
setelah kejadian yg menghilangkan Rissa dan juga membuat kedua putranya trauma.. kini mereka menata hidup kembali..
James menjadi seorang yg kejam dan tanpa ampun.. bahkan semua orang takut padanya.. sedang Lui tumbuh dalam pengawasan Ardan dan Ardi.. kini Lui sudah menjadi seorang musisi yg terkenal di dunia seperti cita citanya...
sedang Ken mewarisi semua sifat yg di miliki oleh James.. mulai dari kejam. dingin dan juga tanpa ampun bahkan di usianya kini, Ken sudah menjadi pewaris yg sempurna bagi James..
dua bocah itu telah tumbuh dewasa tanpa kasih sayang seorang ibu karena kejadian di mana Rissa jatuh dan tidak di temukan hingga sekarang...
sudah 10th berlalu.. Ken dan Lui sudah sukses di bawah asuhan dari sang Daddy dan juga para ayah kecil dan maminya..
Sandra juga sering menjadi tempat curhat untuk kedua keponakannya itu... karena Ken dan Lui sudah menganggap Sandra seperti ibunya sendiri..
hari ini Sandra dan Edward tengah pulang ke Belanda.. mereka memutuskan kembali ke Belanda sebelum menetap di Indonesia..
" pagi semua... " sapa Sandra yg baru selesai masak..
" pagi mami..." sapa Lui..
" pagi mami.. pagi Lui.." kata Ken..
" pagi mommy..." sapa meli dan Devan...
" pagi.. dan semua mari sarapan.. dan mana para ayah dan Daddy kalian..." tanya Sandra..
" aku di sini sayang..." kata Edward mencium pipi Sandra dan duduk di samping putranya Devan..
tak lama James turun dengan setelan jas yg sudah rapi.. kini semua sedang sarapan bersama hingga James buka suara...
" ken.. kamu harus kembali ke Indonesia untuk memimpin perusahaan kita di sana karena ayah Ardi mu sudah kuwalahan.. dan aku ingin kamu membuat perusahaan di Indonesia berkembang..." kata James
" baik Daddy..." jawab Ken datar..
" permisi.. bisakah kalian membahas pekerjaan di lain tempat.. ini meja makan..." protes Sandra..
semua hanya memandang ke arah Sandra yg cemberut karena James membicarakan pekerjaan saat sarapan...
" maaf mami..." kata Ken dingin..
"ya Tuhan... maafkan aku Rissa yg tak sanggup menghadapi dua pria dingin ini..." kata Sandra..
__ADS_1
" sayang..." kata Edward sambil melirik ke arah James..
" maafkan aku... " kata Sandra kebinggungan..
" iya.. lain kali jangan terjadi lagi..." kata James dingin....
James meninggalkan meja makan menuju ke ruang kerjanya... sebenarnya di ruang kerjanya ada sebuah ruangan yg berisi semua foto kenangannya bersama Rissa...
James berdiri di depan foto Rissa yg cantik dengan kebaya saat mereka menikah dulu.. James tersenyum melihat foto itu..
" sayang... kamu di mana.. anak anak kita sudah dewasa.. dan apa kamu dan calon anak kita selamat atau aku kehilangan kalian... tapi selama aku belum melihat jasad mu aku yakin jika kau masih hidup..." kata James...
James selalu menyempatkan melihat semua kenangan Rissa sebelum berangkat ke kantor.. karena itu membantunya menjalani hidup selama 10th terakhir ini..
kini James berangkat bersama Jhon dan crish.. sebenarnya banyak wanita yg ingin menjadi istri dari James.. tapi James tak menggubris bahkan tak melirik sedikit pun.. karena baginya nyonya Smith hanya milik Rissa....
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
di sebuah rumah sederhana seorang wanita sedang menyiapkan sarapan untuk ketiga anaknya...
" Aline.. Jacob... Jessica... ayo sarapan sayang..." panggil wanita cantik di usianya..
kini tiga orang itu sudah siap di meja makan.. Aline sudah bekerja di sebuah kantor meski usianya masih 20th tapi Aline sudah lulus S1..
sedang Jacob dan Jessica masih duduk di SD kelas 6... bahkan mereka menjadi murid yg berprestasi dengan terus mendapat beasiswa dan akselerasi...
" bunda tumben masih di rumah.. biasanya sudah ke warung bakso..." tanya Aline..
" ini masih pagi sayang.. lagian warung juga tak jauh dari rumah..." jawab Rissa..
" bunda mau anterin kita ke sekolah..." tanya Jessica..
" gak usah bunda... kami bisa berangkat sendiri.." jawab Jacob...
" tak masalah sayang.. karena bunda juga akan keluar karena ada keperluan, jadi kalian sekalian berangkat bareng bunda ya..." kata Rissa..
" baik bunda..." jawab mereka bertiga...
kini mereka masuk ke dalam mobil dan Rissa mengantar kedua putranya ke sekolah.. dan mengantar Aline ke kantornya..
__ADS_1
kemudian Rissa menuju ke sebuah pemakaman.. di sana Rissa sedang duduk di samping sebuah makam.. Rissa menabur bunga dan juga berdoa..
Rissa ingat bagaimana pria itu dan orang tuanya menolong Rissa dari laut dan juga kandungannya..
bahkan pria itu rela meninggalkan desa demi melindungi Rissa dan juga kedua anaknya... dan disinilah mereka sekarang..
Rissa memiliki warung bakso yg dulu di rintis dengan pria itu.. dan sekarang Rissa yg meneruskannya.. dan juga menjaga putri tunggal dari pria yg menyelamatkan nyawanya dan juga anaknya...
" terima kasih mas Aris.. berkat dirimu... sekarang aku dan juga anakku hidup damai tanpa kekurangan apapun.. dan juga putri mu Aline juga sudah dewasa.. bahkan aku bangga padanya karena sekarang dia juga sudah mulai bekerja di perusahaan yang cukup besar.." kata Rissa menghela nafas..
" terima kasih.. atas pertolonganmu dan juga bapak dulu.. kalau tidak mungkin aku dan kedua anakku sudah mati di tengah laut.." tambah Rissa...
kini Rissa bangun dari duduk nya.. Rissa berubah saat ini.. dia berpenampilan tomboi dengan rambut Bob sebahu.. dan juga mengunakan kaca mata..
Rissa mencoba melindungi identitasnya karena tak ingin membahayakan nyawa keluarga nya lagi... apalagi Rissa juga bahagia bersama putra putrinya...
kini Rissa mengarahkan mobilnya kearah pasar untuk belanja bahan makanan yang di sukai para putra putrinya..
mobil Rissa sampai di parkiran saat dia masuk ke dalam pasar tak sengaja ia bertabrakan dengan wanita yg tengah hamil sambil membawa belanjaan yg banyak...
" maafkan saya..." kata Rissa..
" tak masalah... saya yg juga kurang hati hati..." jawabnya..
Rissa yg tau wanita itu buru buru meninggalkan nya karena tak mau bertemu dengan saudaranya yg tengah memilih bahan yg lain...
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih