Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S3_ duo kembar si penganggu


__ADS_3

Jessi terus melihat kearah Ken yg tengah serius memeriksa beberapa dokumen.. Jessi membisikkan sesuatu pada Jacob.. Lui menyadari itu dan mengacungi jempol pada dua kembar itu..


" papa.. itu kenapa kok gak bisa senyum..." tanya Jessi seraya menunjuk Ken..


" dia memang begitu.. terlalu serius..." jawab James..


tak di duga Jacob sudah hilang entah kemana.. Lui sibuk dengan iPad ya.. sedang James sibuk menjawab semua pertanyaan Jessi..


Jacob sudah merangkak ke bawah kursi Ken.. Ken terlalu sibuk hingga tak menyadari Jacob di bawahnya...


Jacob melepas tali sepatu Ken dan menyatukan tali sepatu itu.. Jacob berdiri di belakang Ken kemudian berteriak...


" dor..." teriak Jacob kemudian berlari..


Ken yg kaget merasa marah langsung berdiri dan akan mengejar Jacob.. tapi sayang di malah tersungkur akibat tali sepatunya...


Jessi tertawa begitu senang.. Jacob mengejek Ken.. sedang semu tertawa..


" awas ku anak nakal...." teriak Ken melepas sepatunya dan mulai mengejar Jacob..


" huh.. dasar patung.. gak bisa senyum... tangkap kalau bisa.. masak gitu aja capek..." kata Jacob mengejek Ken..


" dasar bocah nakal.. awas kau ketangkap aku kasih pelajaran kau..." teriak Ken mengejar Jacob..


kini Jacob berlari keluar dari ruangan itu.. bahkan semua orang di buat kaget melihat Ken mengejar Jacob yg berlari.. kini Jacob masuk ke ruang sekertaris dan membuat Aline kaget...


" Jacob.. kamu kenapa di sini..." tanya Aline..


" hi kak.. Jacob lagi lari dari patung batu raja setan..." kata Jacob..


" hei anak nakal.. jangan sembunyi kau.. keluar kalau berani..." teriak Ken mengema..


semua terkejut sedang Jacob malah tertawa.. kini Jacob mengejek Ken dengan berjoget sambil menjulurkan lidahnya..


Ken mengejarnya bahkan Ken terlihat mulai kelelahan mengejar bocah itu.. Jacob berlari kembali ke dalam ruangan CEO dan duduk di samping James.. sedang Jessi sudah bersama Lui..


Ken kembali sambil mengatur nafas yg tersenggal sengal.. semua kembali tertawa melihat Ken..


" papa.. lindungi aku dari monster itu... aku takut papa..." kata Jacob meminta perlindungan James..


" Ken.. kenapa kau begitu.. mereka hanya anak kecil..." kata James..


" AAAAA.... dasar monster kecil..." teriak Ken frustasi...


sedang di rumah Rissa panik saat menerima telpon dan mengatakan jika kedua anaknya tak berada di sekolah..


wali kelas menelpon guna menanyakan kenapa Jessi dan Jacob tak masuk.. tapi malah membuat Rissa super panik...


Rissa mulai mencari tapi dia mendapat pesan dari Aline.. Aline mengatakan jika dia melihat Jacob di kantornya..


Rissa langsung mencoba menelpon Aline..


Aline pun langsung menjawabnya..


" iya bunda.. " kata Aline..


" Aline.. benar kedua adikmu ada di sana.. kalau iya bunda mau bicara dengan mereka.." kata Rissa..


" tapi mereka sedang berada di ruang CEO bunda.." jawab Aline..


" aduh... bunda belum bisa tenang saat belum tanya sendiri sama dua bocah itu..." kata Rissa sudah dengan penekanan..

__ADS_1


" iya Bun.. Aline coba bentar ya..." kata Aline..


" aish.. dasar kembar bikin masalah aja.. sekarang aku juga ikut kena kan..." gerutu Aline...


Aline pun terpaksa mendatangi ruangan CEO untuk memanggil Jacob agar berbicara dengan bunda mereka..


tok... tok.. tok.. Aline membuka pintu dan semua tatapan menuju ke arahnya.. Aline menelan ludah nya...


", maaf bisakah saya berbicara dengan Jessi dan Jacob..." tanya Aline..


" kamu siapa mereka..." tanya Leo..


" saya kakak dari dua anak ini tuan.. permisi bunda mencari mereka karena bolos dari sekolah..." kata Aline..


" kak Aline bunda marah..." tanya Jessi mulai takut..


" menurut kamu.. dan kak Aline gak mau bantuin kalian kalau sampai bunda marah sama kalian akibat bolos sekolah..." kata Aline..


" Jacob.. Jessi takut sama bunda..." kata Jessica..


" ah.. sini kak Aline biar aku yg ngomong sama bunda .." kata Jacob..


kini Jacob mengambil telpon Aline dan mulai berbicara dengan Rissa..


" hallo bunda cantik..." sapa Jacob..


" kenapa kalian bolos sekolah.. dan bunda tak suka dengan apa yg kalian lakukan..." kata Rissa...


" bunda maafkan kami... kami hanya merindukan papa.. dan Jessi terus merengek.. jadi kami pergi dari sekolah saat kak Aline sudah jauh..." jawab Jacob..


" apa kalian menemukan papa kalian itu..." tanya Rissa..


" iya.. bahkan kami bertemu keluarga papa.. mereka tak punya mama bunda.. jadi boleh ya kami undang mereka makan malam.." rayu Jacob..


" baiklah undang papa dan keluarganya.. biar bunda yg menyiapkan makan malam untuk kita semua nanti..." jawab Rissa pasrah..


" oke bunda.. nanti kami akan ajak papa dan anak monster nya datang..." kata Jacob..


" Jacob tak boleh ngomong seperti itu.. bagaimanapun mereka keluarga papa okey..." kata Rissa


" iya bunda maaf.... aku mencintaimu bunda serigala manis Jacob..." kata Jacob berteriak..


" aku juga mencintaimu... salam untuk mereka semua ya... bye sayang..." kata Rissa menutup telpon nya..


" ini kak.. bunda udah gak marah.. malah ngundang papa dan kak Lui makan malam.. dan juga pria monster itu..." kata Jacob melihat Ken..


" dasar rubah licik kau bocah..." kata Ken mencibir..


" baiklah.. kakak kembali bekerja.. permisi semuanya..." kata Aline..


Jacob kembali duduk di samping James.. sedang Lui penasaran dengan panggilan serigala manis yg di ucapkan Jacob..


" Jacob.. kenapa memanggil serigala manis pada bunda mu.." tanya Lui..


" itu karena bunda dari kecil suka di panggil serigala manis oleh semua saudaranya...." jawab Jessi...


" Jessi..." bentak Jacob..


" maaf..." kata Jessi sedih karena keceplosan..


" serigala manis.." kata James...

__ADS_1


" iya.. karena bunda yg selalu punya ide brilian dan juga tak mudah di kalahkan..." jawab Jacob..


" huh.. apa kalian putra dan putri Clarissa Azzalea Sandiaga..." tanya Leo penasaran..


" bagaimana om tau nama bunda kami..." kata Jacob..


semua orang kaget sedang Leo sudah bisa menebak dari awal...


" ya.. seharusnya kalian bertanya.. apa om tau Daddy kalian..." kata Leo..


" kata bunda... ayah sedang bekerja di Belanda.. dan akan pulang saat kaki bunda sembuh..." kata Jessi polos..


" hei kenapa kalian bertiga diam seperti orang bodoh... mereka adalah adik kalian..." kata Leo..


" tunggu tapi gadis tadi bilang mereka adik nya.. mungkin hanya namanya saja yg sama.." kata James..


" terserah James... terserah..." kata Leo..


" ayo pulang.. aku ingin bertemu bunda kalian.. " kata Ken langsung mengendong Jessi..


" Lui kau bea bocah nakal itu.. terserah Daddy kalau tak percaya kami cuma mau pastikan itu mommy atau bukan..." kata Ken melangkah keluar...


Jessi diam di gendongan Ken karena takut melihat wajah Ken yg marah.. Lui mengikuti langkah Ken bersama dengan Jacob...


" hei kau tak mau menyusul mereka atau kau tak ingin bertemu dengan Rissa..." tanya Leo..


" aku tak tau.. aku binggung..." jawab James..


", hei jangan gila ya.. semalam kau habis menikmati malam dengannya sekarang kau bilang binggung.. pria macam apa kau..." kata Leo..


" jadi semalam bukan mimpi.." tanya James..


" menurut mu tuan.. apa kau bermimpi.. bahkan aku yg mengirim baju untuk Rissa dan dirimu... cih..." kata Leo berdiri..


kini Leo dan James mengikuti mobil yg di kendarai Lui.. mereka menuju ke perumahan tempat tinggal dua bocah itu..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih


__ADS_2