
pagi itu Aline sudah bersiap menyambut kepulangan Lui dari rumah sakit bersama Ken dan juga Jacob dan Jessi.
"selamat datang Louis..." teriak semua orang.
saat Lui masuk bersama James dan Rissa dia terkejut melihat sambutan dari Ken dan yang lain.
Ken langsung menghampiri Lui dan memeluk saudara kembarnya itu. Rissa bahagia bisa melihat semua anaknya kompak.
Aline membawa kue penyambutan untuk Lui dan Lui pun tersenyum dan meniup lilin itu.
"terima kasih kau telah menyadarkan ku Aline." kata Lui.
"kita kan saudara jadi harus selalu saling membantu kan jika ada saudara yang kesusahan." jawab Aline.
kini semua sedang berbincang dan datanglah pak Ale menghampiri keluarga yang tengah berbincang itu.
"maaf nona muda Aline, di luar ada seorang gadis yang mencari nona dan mengatakan jika namanya adalah Mecha putri mentari." kata pak Ale.
"suruh masuk pak," jawab Aline.
pak Ale pun mengangguk dan menyampaikan pada satpam untuk mempersilahkan Mecha masuk ke dalam.
Mecha masih binggung karena melihat rumah yang begitu besar dan luas. Mecha terlihat begitu kagum saat melihat rumah yang berjajar itu.
pak Ale sudah menyambut kedatangan dari Mecha. Mecha pun menyapa dengan sopan.
"assalamualaikum pak, apa benar ini rumah Aline dan suaminya?" sapa Mecha.
sedang pak Ale tersenyum melihat kesopanan dari Mecha.
" benar nona, anda sudah di tunggu oleh nona muda dan nyonya besar di dalam." kata pak Ale mempersilahkan Mecha masuk.
saat Mecha masuk dia kaget karena Aline dan Rissa sudah tersenyum menyambut nya.
"assalamualaikum Mecha, masih ingat bunda kan?" tanya Rissa.
"waalaikum salam bunda, Mecha kangen." jawab Mecha yang langsung mencium tangan Rissa dan memeluknya.
begitupun dengan Aline mereka langsung berpelukan dengan bahagia, melepas rindu yang sudah lama.
"bagaimana kabar keluarga mu Mecha?" tanya Rissa.
"mereka semua baik bunda, tapi ayah sudah sakit sakitan maka dari itu Mecha bekerja di sini," jawab Mecha sedih.
__ADS_1
"kamu kerja apa Mecha?" tanya Rissa lagi.
"saya kerja di rumah makan bunda dan juga pekerjaan lain, bisa di bilang saya bekerja serabutan bunda." jawab Mecha sambil tersenyum.
"mau bekerja sebagai perawat Mecha?" tanya Aline.
"tentu asal aku tidak merawat bayi singa ya, bisa mati aku di makannya."kata Aline bercanda.
"tenang kok, kamu gak akan di makan paling juga di gigit gigit manja aja." tambah Aline.
kini suasana terlihat hangat tak lama para pria datang, dan alangkah terkejutnya Lui melihat gadis bar bar itu.
"kau!" teriak Lui saat melihat Mecha.
"kau mengenalnya Lui?" tanya Ken yang duduk di samping Aline.
sedang Lui sudah menjalankan kursi roda canggihnya. sedang Mecha juga tak kalah terkejut melihat Lui.
"kalian sudah saling mengenal Lui?" tanya James pada putranya.
"dia gadis yang pernah melempar buah coklat merah dan itu membuat kepalaku benjol." jawab Lui.
"itu karena anda tak meminta maaf karena bola basket anda mengenai ku dan aku jatuh karenanya." jawab Mecha.
"huh.. jika bukan karena Aline dan bunda udah aku bejek bejek nih cowok." batin Mecha.
sedang Rissa pun tersenyum melihat Lui dan Mecha yang sudah bersitegang bahkan sebelum pekerjaan di mulai.
"bagaimana Mecha? kamu mau menjadi seorang perawat?" tanya Rissa
"aku selalu siap bunda, tapi siapa yang harus saya rawat?" tanya Mecha.
"kak Lui yang harus kau rawat sampai sembuh." kata Aline yang mengejutkan semuanya.
"gak, aku gak mau hadis bar bar ini merawat ku bukan sembuh bisa makin sakit aku kalau dia yang merawat ku." protes Lui.
"dia akan merawat mu sebagai istri bukan sebagai pembantu." kata Rissa.
"apa maksud mu Rissa?" kaget James.
"mommy jangan nge-prank ya, gak lucu!" kata Lui sedikit tinggi.
"mommy gak sedang bercanda, dan kemarin kau sudah setuju menikah dengan gadis pilihan mommy. dan dia gadis pilihan mommy." jawab Rissa.
__ADS_1
"mommy tapi Lui..." kata Lui sedih.
"Aline bawa Lui ke ruangan baca, dan kalian semua tinggi di sini." kata Rissa.
kini Aline, Lui dan Rissa menuju ke ruang baca, sesampainya disana Aline mengunci pintu dan duduk di samping Rissa.
Rissa memberikan sebuah amplop coklat pada Lui, Lui pun membukanya dan terkejut melihat semua informasi dari Mecha.
"mommy tak pernah main main mencari menantu untuk keluarga Smith Lui, dia gadis yang akan cocok berada di samping mu." kata Rissa.
"tapi mommy Lui bahkan tak mengenal nya," lirih Lui.
"kak, aku dan Ken dulu juga tak saling mengenal dan lihatlah kami yang kini bahkan tak terpisahkan, jika kakak keberatan kalian bisa memulainya sebagai teman, dan aku mohon demi diriku.." kata Aline.
"apa maksudmu?" tanya Lui.
"sebenarnya aku sudah tau cerita yang sebenarnya kalau Mecha akan di nikahkan dengan pria tua kaya di kampungnya, dan hanya dengan pernikahan ini dia selamat dan bisa merawat kakak. tak mungkin kan kakak di rawat oleh perempuan yang bahkan bukan istri kakak." bujuk Aline sambil duduk bersimpu di depan Lui.
"bangun Aline, kau kakak ipar ku." kata Lui
"Aline mohon ya kak, demi kami dan membantu gadis itu.." rayu Aline.
"baiklah akan aku lakukan demi kalian, dan dia hanya boleh merawat ku dan aku tak yakin jika aku bisa menerima nya nanti setelah pernikahan kami." kata Lui.
Aline dan Rissa menyetujui itu, kini giliran Rissa dan Aline membujuk Mecha untuk setuju.
(ahh... pasangan ibu dan menantu yang sempurna, Aline dan Rissa kalian luar biasa... ) 😂😂😂😂😂
.
.
.
.
.
.
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍 terima kasih
__ADS_1