Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S2_ Wulan... Zahra.. dan leah


__ADS_3

"apa.. 20th..." kata sandi..


" kau bisa diam sandi... kau membuatku pusing..." kata Zain melempar bantal..


" kalian tak menikah karena melunasi hutang lagi kan..." tanya sandi...


" memang kami seperti kalian bertiga..." kata Zain..


" trus kenapa kau tiba tiba menikahi Zahra yg notabene temen dari Fahry..." tanya sandi..


" aku menikahinya karena sudah jodoh dari Alloh..." jawab Zain..


Wulan dan Zahra tertawa melihat sandi yg kecewa karena penjelasan Zain..


" Zahra ayo aku bantu untuk dandan... dan hari ini kamu harus cantik.. agar mereka tau siapa istri dari zainudin Nawawi..." kata Wulan


" iya mbak..." jawab Zahra..


" panggilan nya kebalik sayang..." protes Zain..


" iya iya.. ayo kakak ipar... puas bang zainudin Nawawi..." kata wulan..


Zain dan sandi kompak mengacungkan jempol pada Wulan yg berjalan bersama Zahra..


kini Wulan sedang membuat kakak ipar kecil nya menjadi cantik dan membuat Zain makin jatuh cinta...


" mbak aku boleh tanya sesuatu..." tanya Zahra..


" iya silahkan..." jawab Wulan sambil menyelesaikan jilbab pashmina milik Zahra...


" mbak hamil trio Ar umur berapa.. dan apa mbak langsung mesra dengan om sandi..." tanya Zahra...


" pertanyaan mu menjebak kakak ipar... aku harus berjuang dulu sebelum membuat mas sandi mencintaiku.. bahkan aku baru memberi haknya setelah 3 bulan setelah menikah.. dan aku hamil trio Ar di umur 18th.." jawab Wulan..


" mbak.. apa salah belum bisa memberikan hak dari mas Zain.. aku telah melakukan dosa ya mbak..." tanya Zahra..


" gini ya Zahra.. aku juga tak bisa menilai tapi jika kamu sudah merasa mencintai mas Zain dan kamu siap lahir batin menerima semua keburukan dan kekurangannya.. dan pasrahkan semuanya pada Alloh dan percaya bahwa cinta kalian akan menguatkan ikatan pernikahan ini..." kata Wulan..


" terima kasih ya mbak.. mungkin aku akan siap menjadi ibu bagi Fahry dan anak2 ku nanti.." kata Zahra..


tok...tok.. tok..


" momsy.. mama.. tamu nya udah datang dan ayah dan papa minta kalian turun..." kata Fahry pada Wulan dan Zahra..


" mbak aku turun dulu ya.. " pamit Zahra..


" Fahry.. mama mau tanya boleh.." kata Wulan..

__ADS_1


" iya ma.. " kata Fahry duduk di sofa..


" Fahry jika ayahmu dan Zahra punya anak apa kamu akan membenci mereka..." tanya Wulan..


" tentu tidak ma.. aku bahkan ingin seperti trio Ar yg punya si kembar Sandra dan Rissa.. bahkan aku berharap mereka cepat punya momongan..." jelas Fahry..


" kau putra yg baik Fahry.. mama sayang kamu..." kata Wulan memeluk Fahry..


" aku selalu berharap ayah bisa bahagia bersama Zahra.. meski pernikahan mereka terpaksa.. dan aku sudah menganggap Zahra sebagai teman dan ibu sambung yg baik ma..." tambah Fahry..


" ya Alloh begitu mulia hatimu sayang.. kenapa kamu tak jadi putra mama saja sih..." kata Wulan..


" ah mama .. Fahry juga putra tertua mama dulu.. " kata Fahry..


" ya.. kamu tu pria tampan mama dulu yg selalu tidur bareng mama... kenapa kamu cepet gede sih.. mama kangen Fahry kecil ganteng mama..." kata Wulan menangis dan memeluk Fahry..


Fahry membalas pelukan Wulan erat.. Fahry menghapus air mata Wulan dan menggeleng agar Wulan tak kembali menangis...


" ayo ma.. kita sudah di tunggu oleh mereka..." kata Fahry..


kini Wulan bergandengan tangan dengan Fahry.. sandi dan semua tertuju pada dua orang yg baru turun tersebut..


" aduh.. bang lepasin mama sih..." protes Arka..


" kenapa sih.. hari ini mama mau sama Abang kok..." kata Fahry...


" aish.. Abang.. ini itu mama kami..." kata Ardan sudah berkacak pinggang..


saat sudah di depan sofa... Wulan tersenyum menyambut Herdianyah Sanjaya bersama istrinya azalea samudra Sanjaya dan putri mereka Ivy Anastasia Sanjaya...


" maaf kan saya terlambat.. ada sedikit keperluan..." kata Wulan sopan..


" tak masalah nyonya Shiddiq.." jawab herdi..


" terima kasih tuan Sanjaya.." jawab Wulan..


kini mereka melakukan makan malam bersama... tapi Ivy terus melihat ke arah Ardi yg sedang makan dengan tenang...


Ivy terpesona dengan ketampanan Ardi.. sedang tak sengaja arka dan Ardan tersenyum melihat tingkah Ivy yg terus memandangi Ardi...


setelah selesai kini semua pria sedang membahas masalah kerja sama perusahaan mereka..


sedang Ivy bersama Sandra dan Rissa bermain di taman belakang sedang para pria remaja itu main game di ruang keluarga..


sedang para ibu ibu kini sedang bergosip dan berbincang...


" maaf nyonya Shiddiq.. bagaimana anda bisa punya putra putri kembar.. rasanya aku ingin juga..." kata Leah..

__ADS_1


" aku juga mbak.." tambah Zahra..


" itu sudah takdir nyonya Sanjaya dan bahkan demi mereka saya harus berjuang untuk cinta mas sandi berulang kali..." kata Wulan..


" maksudnya..." tanya Leah..


Wulan memulai menceritakan perjuangannya untuk cinta sandi.. hamil trio Ar.. mati suri saat melahirkan karena gagal jantung.. serta kelahiran Sandra dan Rissa saat sandi sadar dari koma dan tak mengenalinya... dan perjuangannya untuk ingatan sandi dan masalah yg terakhir...


" maaf kan aku mbak... aku tak tau perjuanganmu begitu berat.. bahkan aku sudah mengeluh..." kata Zahra..


" tak apa kakak ipar.. dan nyonya Sanjaya juga seperti nya begitu di cintai oleh tuan Sanjaya.. " tanya Wulan..


" aku juga tak semudah itu nyonya... aku harus memperjuangkan cintaku.. mulai dari anak-anak suamiku.. cinta suamiku.. hingga perpisahan kami saat aku mengandung Ivy dan pernikahan kami kembali..." terang Leah..


(bisa baca DEMI NAMA BAIK.. AKU MENIKAHI DUDA KAYA)


" dan nyonya Nawawi pasti juga di cintai oleh tuan Zain kan..." tanya Leah..


" tentu nyonya.. bahkan aku akan menjaganya agar tak di sakiti walau hanya oleh semut..." jawab Zain yg menghampiri tiga wanita itu bersama sandi dan herdi...


" kalian sedang membahas apa.." tanya herdi yg duduk di samping Leah..


" kami hanya saling bertukar cerita tentang perjuangan kami memperoleh cinta suami kami yg begitu berharga..." jawab Wulan..


" aku beruntung memilikimu dek..." kata sandi..


saat mereka sedang berbincang.. tiba tiba Ivy berlari ke depan kedua orang tuanya..


" papa.. mommy... Ivy mau menikah sama Anang ganteng itu..." kata Ivy..


" apa sayang... Ivy masih 8th... kenapa mau menikah..." kata Leah binggung..


" Ivy mau sama sama dengan Abang ganteng yg baca buku itu mommy... tadi Abang udah setuju kok..." kata Ivy penuh harap..


mereka melihat pria yg di maksud ivy.. dan yg sedang membaca adl Ardi... semua pun tersenyum melihat Ivy yg masih merengek..


.


.


.


mampir ke novel SINGLE MOTHER..


.


.

__ADS_1


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘 terima kasih


__ADS_2