
Rissa keluar dari toilet dan kaget melihat James yg sudah berdiri dengan muka cemas...
" sayang kamu kenapa... kenapa bisa muntah seperti tadi..." tanya James cemas..
" emm.. hanya kurang enak badan aja.. ayo kita kumpul bareng mereka lagi.. " ajak Rissa..
kini mereka kembali berkumpul bareng semuanya.. tanpa di ketahui Rissa dan Sandra mereka sudah bersiap untuk terbang ke Indonesia..
" eh tunggu.. Abang sudah sejak kapan kalian di negara ini..." tanya Rissa..
" emm.. udah seminggu.. dan kami membantu suamimu ini untuk menyelesaikan masalah.. " kata Ardi..
" oh.. trus habis ini kita kemana..." tanya Rissa..
" kita pulang.. emang James tak bilang padamu..." tanya Ardan...
" bilang apa sih... kalian bikin penasaran aja ahh..." kata Sandra..
" kita semu akan pulang.. untuk pertunangan kalian dan juga resepsi kalian berdua.. bahkan mama dan papa sudah menyiapkan semuanya..." kata Arka..
" what... " kaget Sandra dan Rissa kompak..
kini Sandra dan Rissa menatap tajam pada James dan Edward.. sedang yg di tatap cuma tertawa...
" maaf tuan.. pesawat sudah siap.." kata Jhon..
" baiklah.. mari kita berangkat.." kata James..
mereka naik pesawat milik keluarga Smith.. pesawat Boeing pribadi milik James.. Rissa sedang tak ingin berada dekat dengan James..
entah kenapa dia merasa selalu badmood saat James di dekatnya.. sedang dia terus menempel pada Ardi..
" sayang.. aku suamimu.. kenapa kau memeluk Ardi sih..." protes James..
" gak mau.. aku mau sama bang Ardi aja.. sana jauh jauh.." kata Rissa..
" hahaha.. Rissa mungkin marah karena kak James tak ada kabar saat kami melakukan fashion show tadi... dan kamu sana jauh jauh dari ku.." kata Sandra yg juga memeluk manja Ardan...
" aish.. dua wanita ini..." kata Arka..
" sayang..." bujuk James..
" bang suruh dia pergi.. aku ingin bersamamu.. please..." kata Rissa memohon..
" James lebih baik kau menjauh sebentar.. nanti juga blok ke kamu kok..." kata Ardi..
__ADS_1
" ahh.. kenapa ku juga mengusirku..." kata James..
sedang semua orang tertawa melihat tingkah James yg terus mencoba membujuk Rissa.. sedang Sandra juga cuek terhadap Edward..
" sabar aja.. jangan sampai pertunangan kalian gagal oke.." nasehat Arka..
kini James. Arka dan Edward melihat dua wanita itu yg sudah tertidur di paha Ardi dan Ardan..
setelah perjalanan jauh pesawat mereka mendarat di bandara Indonesia.. dan bertepatan dengan pesawat Arthur Folke yg juga datang di acara sang keponakannya...
kini keluarga Folke menempati mansion milik James.. karena pertunangan di lakukan di Surabaya.. ya semenjak kematian Bu maka sandi dan Wulan memutuskan untuk tinggal di Surabaya meski kadang juga datang ke Jakarta...
Rissa terus menempel pada Ardi.. sedang James mulai kesal melihat tingkah istrinya...
" dek.. itu kasihan suamimu.. kamu lagi marahan ya..." tanya Ardi..
" gak kok.. cuma aku benci banget Deket sama kak James.. entah kenapa.. lagian kebanyakan yg di sembunyikan dari ku.. huh.." jawab Rissa
" maaf kan aku dong sayang.. aku akan melakukan apapun buat mu.. " kata James..
" kalau gitu.. bang Ardan. bang Arka. kak James dan Jhon pakai baju kelinci warna pink dan joget ala boyband Korea..." kata Rissa..
" hahaha... itu kamu ngerjain Rissa..." kata Sandra tertawa..
" papa..." teriak Rissa berhambur ke pelukan sandi..
" kenapa sayang..." tanya sandi..
" gendong..." kata Rissa..
" aduh.. kamu Segede ini minta gendong.. bisa encok papa..." jawab sandi..
" papa gak mau turutin Rissa..
" kata Rissa sudah dengan mode mau nangis..
" iya iya sini.. papa gendong..." kata sandi mengalah..
kini Rissa sudah nemplok di punggung sandi.. dan Sandra makin yakin jika tingkah Rissa akibat hormon kehamilan nya..
" hei.. kenapa kalian belum ganti baju.. sana sebelum Rissa makin ngambek.. dan ku pastikan kalian akan lebih sengsara..." kata Sandra..
akhirnya ke empat pria itu pun dengan terpaksa mengikuti keinginan Rissa dan yg lucu wajah dari ke empat pria itu yg nampak tak suka..
Sandra memutar lagu Mr,simple dari super junior.. dan kini mereka mengikuti gerakan dance dan begitu kaku..
__ADS_1
sedang Sandra beserta yg lain tertawa melihat ke empat pria itu..
" martabat ku hancur...." teriak Arka..
" hiks.. hiks.. hiks.." tiba tiba Rissa menangis..
" aduh aduh.. iya iya ini Abang ngedance lagi.. cup cup jangan nangis ya..." kata Arka..
Rissa memeluk James erat.. sedang Sandra hanya mengeleng melihat tingkah Rissa.. Sandra mengirim hasil video pada Edward dan Edward tertawa melihat James yg terkenal datar, dingin, dan arogan harus nge-dance ala boyband..
" maafin Rissa ya.. sekarang kakak harus kasih hadiah ke bang Arka. bang Ardan dan Jhon karena sudah mau Rissa ganggu.." kata Rissa memeluk James..
" iya sayang.. maafin aku yg menyembunyikan semua darimu.." kata James.. Rissa hanya mengangguk..
" ma.. mangga di samping berbuah gak.. kebetulan aku pingin makan rujak nih.." kata Sandra..
" berbuah sayang.. ayo kebetulan mama juga mau bikin rujak.. " ajak Wulan..
" eh.. wolfy ikut gak.." tanya Sandra..
" mau dong.." kata Rissa..
jadilah para pria itu di buat benggong melihat kepergian dari tiga wanita itu.. sandi pun bertanya tentang keluarga Edward yg memiliki nama Folke pada James..
sandi mengingat tentang ayah dari Syarif yg keturunan Amerika dan memiliki nama keluarga Folke.. dan ternyata dugaan sandi benar.. paman dari Edward adl ayah Syarif..
sandi makin kaget saat mendengar jika paman Edward tak menikah karena kekasihnya yg orang Indonesia menghilang..
James mengatakan jika selama ini Arthur Folke bekerja di rumah sakit di sebuah tempat terpencil.. dia mengabdikan diri untuk kemanusiaan.. meski dia adl pemilik beberapa rumah sakit terkenal..
.
.
.
mampir di Secret Daddy ya.. itu cerita tentang Ardi dan princess di babang..
.
.
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih
__ADS_1