
Apa yang Azira katakan sangat masuk akal. Ketika bertemu dengan Al, dia tidak pernah berpikir macam-macam dan malah berpikir positif. Karena dia tahu masa lalu singkat yang dia lalui dengan Al, tidak memiliki arti apa-apa. Perasaan Al kepadanya hanyalah cinta monyet sesaat, bukanlah perasaan yang sebenarnya. Dan misalnya Al memiliki perasaan kepadanya, maka perasaan itu pasti sudah terhapus bertahun-tahun yang lalu. Sebab selama kurun waktu ini mereka tidak pernah bertemu ataupun bertukar sapa. Baru kemarin Allah mentakdirkan mereka bertemu kembali. Dan itupun Azira tidak berpikir macam-macam.
"Aku percaya sama kamu. Okay, aku yakin kamu nggak akan memiliki hubungan lebih dengan dia, aku sangat percaya. Tapi aku mohon sama kamu, tolong jangan terlalu dekat dengannya. Aku nggak suka dan aku nggak tenang. Aku akan merasa marah bila kamu sampai dekat lagi dengannya, aku nggak terima, istriku." Kenzie akhirnya memilih untuk tidak meneruskan lagi pembicaraan ini.
Azira sudah menegaskan berkali-kali jika istrinya tidak memiliki hubungan apapun dengan laki-laki lain, dia percaya, sungguh. Tapi itu bukan berarti dia baik-baik saja melihat Azira dekat dengan laki-laki lain. Jangan bilang kecemburuannya ini tidak wajar atau berlebihan, karena normalnya pasangan suami istri harus seperti ini. Cemburu terhadap pasangan merupakan sesuatu yang wajar dalam hidup berumah tangga. Cemburu terhadap pasangan dapat dibenarkan dalam agama karena Allah dan orang beriman secara harfiah disebutkan dalam hadits juga memiliki rasa cemburu.
Sahabat Abu Hurairah Ra meriwayatkan hadits cemburu Allah dalam sebuah hadist,
وقال رسول الله صلى الله عليه و سلم إن الله تعالى يغار والمؤمن يغار وغيرة الله تعالى أن يأتي الرجل المؤمن ما حرم الله عليه
Artinya: “Dari sahabat Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Allah memiliki cemburu. Orang mukmin pun cemburu. Cemburu Allah adalah ketika seorang mukmin melakukan larangan yang diharamkan oleh-Nya," (HR Muttafaq alaih).
Meski dibolehkan, Islam tetap memberikan batasan untuk rasa cemburu agar tidak jatuh pada cemburu buta. Cemburu yang berlebihan atau cemburu buta, hanya dengan mengikuti prasangka saja, merupakan cemburu yang tidak wajar dan merupakan cemburu yang dilarang dalam agama. Cemburu buta membuat hubungan atau komunikasi pasangan menjadi tidak sehat. Misalnya seperti mencurigai pasangan berbuat yang tidak tidak, atau menuduh pasangan sudah melakukan tindakan tercela di belakang, tidak, rasa kecemburuan Kenzie tidak seperti ini. Rasa cemburu yang dia rasakan sekarang lebih kepada tidak senang melihat istrinya dekat dengan lawan jenis. Dia tidak suka dan lebih lagi merasa tidak ridho, sebab istrinya adalah haknya pribadi.
__ADS_1
Kenzie memiliki landasan atas kecemburuannya saat ini karena telah dijelaskan melalui kutipan Imam Al-Ghazali dari pesan Sayyidina Ali bin Abu Thalib Ra agar pasangan tidak sering-sering menaruh rasa curiga atau cemburu kepada pasangan karena itu memang tidak baik dalam hubungan pasangan rumah tangga.
وقال علي رضي الله عنه لا تكثر الغيرة على أهلك فترمي بالسوء من أجلك وأما الغيرة في محلها فلا بد منها وهي محمودة
Artinya: “Sayyidina Ali bin Abi Thalib berkata, ‘Jangan banyak cemburu kepada keluargamu sehingga kamu menuduh buruk.’ Adapun cemburu pada tempat tentu saja keharusan dan itu terpuji,” (Al-Ghazali, 2018 M/1439-1440 H: II/53)
Kecemburuannya tidak buta dan jelas terpuji karena ingin melindungi rumah tangganya.
"Mas Kenzie...ya Allah, mas orangnya terlalu jujur. Tapi aku suka karena mas Kenzie mau berbicara jujur. Ngomong-ngomong mas Kenzie harus tahu mungkin inilah yang aku rasakan saat melihat mas Kenzie mengobrol dengan Amara. Tiba-tiba sampai di villa mas Kenzie dan Amara langsung mengobrol, tampak sangat dekat. Perlakuan mas Kenzie sore itu membuatku merasa terabaikan. Mungkin lebih tepatnya aku tersisihkan. Kukira mas Kenzie mengerti apa khawatiran hatiku saat itu, tapi ternyata mas Kenzie tidak perduli dan malah memilih meninggalkanku sendiri, lalu pergi bergabung dengan Amara serta yang lainnya. Terlalu kekanak-kanakan mungkin yang ada di dalam pikiran mas Kenzie sekarang karena lagi-lagi aku mengungkit masalah yang sudah berlalu. Tapi apa yang harus aku lakukan, mas? Masalah ini meninggalkan jejak yang dalam di hatiku. Mungkin karena kegagalan pernikahan Ibuku yang membuat diriku menjadi orang yang penuh kekhawatiran saat ini. Kalau dibilang marah, mungkin tidak semarah beberapa waktu lalu. Anggap saja aku sudah tidak marah lagi. Tapi mengingat bagaimana cara mas Kenzie memperlakukan ku hari itu begitu sulit untuk dilupakan. Jujur, setiap kali teringat hatiku akan berdenyut sakit karena kecewa. Bahkan sekalipun mas Kenzie melakukannya dengan tidak sengaja, tetap saja tidak dapat mengubah fakta bahwa aku berhasil menangis dibuat oleh mas Kenzie." Makin ke sini Azira makin teringat dengan permasalahan yang mereka berdua lalui beberapa waktu lama.
Bolehkah dirinya bertanya apakah ada wanita atau seorang istri yang bisa melupakan kekecewaan yang mereka rasakan kepada suami yang pernah menorehkan luka di dalam hati. Bahkan sekalipun itu dilakukan tanpa kesengajaan, Azira bertanya-tanya apakah ada wanita atau istri yang bisa melupakan penyebab lukanya berasal?
Azira ragu. Dia percaya semua orang tidak bisa tapi setiap orang menyikapinya dengan berbeda-beda. Ada yang acuh tak acuh, ada pula yang memilih ikhlas atau mungkin balik memendamnya.
__ADS_1
Semua orang punya cara.
Azira pun begitu.
Dia sudah tak marah tapi tak bisa melupakan bagaimana Kenzie memperlakukannya dengan buruk hari itu. Karena pelajaran masa lalu, dia sulit melepaskan setiap luka.
"Maaf...maaf, aku tahu seberapa banyak maaf yang aku katakan kepadamu tak mungkin menghapus jejak luka yang aku tinggalkan. Tapi aku tidak berdaya istriku, selain mengucapkan maaf berkali-kali kepadamu, diam-diam aku melayangkan doa kepada Allah agar hatiku selalu dijaga untuk kamu dan rumah tangga kita senantiasa berada dalam lindungan Allah subhanahu wa ta'ala. Karena aku tidak mau kehilangan kamu dan di sisi lain aku hanya ingin kamu menjadi pendamping hidupku. Betapa bodohnya aku hari itu, aku tidak bisa memang pernah di waktu meskipun aku sangat berharap bisa. Tapi aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dan lebih berpikir kritis lagi sebelum mengambil tindakan. Aku malu karena waktu itu permainan tidak ada di tanganku, aku gagal dan malah membuat kamu terluka. Maafkan aku istriku..." Suaranya penuh keseriusan.
Entah sudah berapa kali dia merutuki dirinya karena ceroboh. Mentang-mentang mengkhawatirkan nyawa Amara, bodohnya dia sampai meragukan istrinya sendiri. Bodoh sungguh bodoh, karena kesalahannya ini dia telah membuat istrinya menangis dan kecewa hanya dalam waktu yang singkat.
Sungguh, dia merasa menjadi laki-laki keji di dunia.
Azira tersenyum malu, hatinya begitu mudah melembut setiap kali melihat wajah memohon suaminya yang tak berdaya. Salahkan dirinya yang terlalu mencintai suaminya.
__ADS_1
"Ih...aku udah bilang, mas, kalau aku enggak marah. Aku cuma ingat, itu aja." Dirinya merasa bersalah melihat wajah memelas suaminya.