Mahram Untuk Azira

Mahram Untuk Azira
Bab 6.1


__ADS_3

Tubuh kurusnya duduk termangu menatap tirai putih yang diterbangkan oleh angin. Iris hitamnya menatap kosong, memandangi pergerakan angin membawa tirai putih itu menari-nari dengan bebas di depan jendela. Wajahnya yang pucat sedikit pun tak menunjukkan ketertarikan pada kebebasan tarian tirai putih itu. Dia hanya memandang dengan kosong. Bola matanya selalu tertuju menatap tarian tirai putih itu akan tetapi pikirannya berkelana entah kemana. Ada banyak pikiran rumit yang memiliki berbagai macam rasa emosi di dalam hati. Marah, kecewa, sedih, dan penyesalan yang tidak berujung.


Andai waktu bisa diputar kembali.


Kata-kata ini sering terbesit baru-baru ini di dalam hati. Andai waktu bisa diputar kembali maka dia tidak akan mengizinkan wanita busuk itu masuk ke dalam rumah ini. Andai waktu bisa diputar kembali dia tidak akan pernah bersikap baik kepada wanita busuk itu. Dan andai waktu bisa diputar kembali dia tidak akan pernah membiarkan wanita busuk itu terlibat di dalam pernikahannya.

__ADS_1


Wanita busuk itu...


"Humairah, berhentilah menangis, Nak. Mama dan Ayah berjanji akan mendapatkan keadilan untuk kamu."


"Ma... Aku ingin menikah dengan mas Kenzie." Perlahan cairan bening satu demi satu meluap dari sudut matanya.

__ADS_1


Hati Mama langsung sakit melihat air mata yang tumpah dari mata putrinya. Kegagalan pernikahan itu sangat membekas di hati Humairah. Dia tidak bisa melepaskan hinaan dan penghianatan yang telah dilakukan Azira kepada keluarga ini. Gara-gara terlalu berkabung di dalam hati memikirkan pengkhianatan Azira hari itu, tubuh Humairah langsung ambruk dan mengalami demam tinggi selama beberapa malam. Semua orang sangat cemas melihat kondisi Humairah yang drop dan menyalahkan Azira atas semua yang terjadi kepada Humairah.


"Pasti..." Mama meletakkan nampan sarapan di atas nakas, lalu duduk di samping Humairah. Tangannya menjangkau pundak Humairah, meremas ringan pundak putrinya dengan emosi campur aduk.


"Mama dan Ayah akan memperjuangkan pernikahan kamu dengan Kenzie lagi. Kalian berdua adalah pasangan yang cocok dan serasi, kalian memang ditakdirkan bersama. Mama yakin bila Kenzie sebenarnya terpaksa menerima pernikahan itu karena cara curang yang Azira lakukan. Ketika mama dan Ayah berbicara dengan Kenzie nanti, kami berdua memutuskan untuk membantunya mengurus Azira. Kalau perlu kami akan mengirimnya kembali ke tempat asalnya agar dia tidak mengganggu kalian berdua lagi. Percayalah, Nak, setelah hari itu kamu dan Kenzie bisa menikah dengan lancar tanpa gangguan. Untuk menebus pernikahan yang gagal kemarin, keluarga kita sepakat akan membuat pernikahan yang sangat megah untuk kamu dan Kenzie. Lalu kalian berdua juga akan mendapatkan tiket honeymoon ke beberapa pulau di Indonesia dengan gratis karena semua tiket dan biaya telah disponsori oleh keluarga. Dan ketika hari itu tiba Mama janji nggak akan rewel sama kamu. Mama kamu bebaskan kamu pergi honeymoon selama mungkin hingga kamu merasa puas dan baru kembali ke rumah, apakah Humairah senang mendengarnya?"

__ADS_1


__ADS_2