
Nyonya Bara tak berhenti berdecak kesal setelah mendapatkan informasi dari anak buahnya tentang pernikahan Azira. Dia sangat kesal karena buronannya, Azira, kini sudah menjadi istri orang lain. Sekalipun pernikahannya dipenuhi skandal tapi tetap saja, dia telah menikah dan memiliki suami. Padahal Azira adalah 'barang berharga ' terbarunya. Jika Azira bersedia bekerja untuknya, maka para pengusaha kaya itu akan melemparinya banyak uang. Berkali-kali lipat daripada milik barang yang telah usang di sini.
"Apakah betul dia sudah nikah? Coba kamu cek hati-hati." Kata nyonya Bara berharap bila anak buahnya mendapatkan informasi yang salah.
"Sudah, nyonya. Kami malahan sampai nanya ke tetangga rumahnya untuk mengkonfirmasi berita ini. Seperti yang aku jelaskan tadi, dia menikahi calon suami seorang wanita kaya raya, yaitu adiknya sendiri. Gara-gara pernikahan yang gagal dan calon suamimu diambil, wanita itu sakit sampai berhari-hari dan belum keluar dari rumah hingga hari ini." Laki-laki kurus dan bertubuh jangkung yang dipenuhi gambar tato aneh di kedua lengan gelapnya berbicara dengan nada yang meyakinkan.
__ADS_1
Sebenarnya mereka tidak bertanya kepada tetangga melainkan kepada petugas pembersih di salah satu rumah. Logika saja. Memangnya mereka- orang-orang jalanan yang hidup liar memiliki wajah untuk bertatap muka dengan orang-orang kaya itu?
"Cek, Azira ini sama liciknya dengan wanita keras kepala itu. Mereka berdua sama-sama menjunjung perbuatan bersih tapi nyatanya mereka melakukan tindakan kotor. Yang satu menjual tubuhnya untuk laki-laki hidung belang dan satunya lagi merebut calon suami adiknya sendiri, cek...cek, mereka memang berasal dari cetakan yang sama. Sama-sama munafik!" Menaruh kedua tangannya di pinggang dengan sikap dan nada suara angkuh penuh keserakahan.
"Tapi Azira boleh juga. Setidaknya dia memiliki kemampuan untuk merebut calon suami adiknya. Tak heran dia mampu melakukannya. Siapa suruh dia terlahir menjadi wanita yang cantik. Jika dia jatuh ke tanganku, dia pasti akan menjadi primadona di sini. Hanya saja..cek, bahkan seorang anjing tidak akan menggigit tangan orang yang memberikannya makan! Hah, lihat saja nanti. Hidupnya pasti tidak akan bahagia di rumah suaminya karena tidak ada keluarga yang mau memiliki menantu kurang ajar. Pada saat dia diusir nanti, satu-satunya orang yang dapat membantu dia secara murah hati adalah aku seorang. Dia pasti akan datang dan mengemis-ngemis kepadaku agar diberikan pekerjaan. Pada hari itu terjadi, cih...akan ku buat di menyesal!" Ucap nyonya Bara kasar penuh dendam kesumat.
__ADS_1
"Nyonya, dia pasti akan datang memohon kepadamu suatu hari nanti...itu pasti!" Preman itu menjilat bibirnya mabuk tatkala memikirkan Azira.
Wajah yang cantik, tubuh yang lembut mempesona dengan rambut hitam panjang tergerai, bagaimana mungkin laki-laki tidak mendambakan kecantikannya?
Azira adalah incaran banyak laki-laki bagi yang pernah melihatnya. Bahkan para pengusaha tua itu pun tak luput. Namun dulu dia tidak bisa disentuh karena masih ada Ibu, dan sekarang karena dia telah menikah.
__ADS_1
Ini membuat banyak orang frustasi.
"Tentu saja. Terus pantau Azira. Jangan sampai kita melewatkan sesuatu!" Perintah nyonya Bara geram.