Menikah Dengan Brondong

Menikah Dengan Brondong
saling merindukan


__ADS_3

 “Iye, encing  sebenarnya ayelah yang jadi saksinya,' ujar Sukma dengan raut takut, walau  Ara tidak ingin melibatkannya,  tapi ia sepertinya tidak ingin sahabatnya menanggung  sendiri


“ Lu juga tau mey-mey?"


“Iye, kan sudah bilang saat itu saat engkong encing , maaf”


“Eh, kalian  benar-benar iye” Gerutu emaknya,  akhirnya buka suara  juga,


“Tapi kalau babeh merasa itu salah, saya minta maaf , babeh menyuruh orang tuanya datang percayalah, Be. Mereka tidak akan datang, karena Ibunya tidak pernah  menyukaiku.


Rara juga suruh Bastian agar tidak memaksa mereka  orang tuanya datang , walaupun  nanti  mereka datang yang  ada nanti kalian bersitegang dan saling berantem.


Makanya aye menyuruh, Bastian tidak usah membujuk mereka untuk datang.


Karena tidak ingin ibunya menghina Babeh dan nyak nanti"


“Itu artinya, kamu menyerah pada lelaki itu?”  


“Iya Be, Rara lelah juga, Ibunya  tidak menyukai Ara, karena miskin,  emak sama babe juga tidak menyukainya , jadi biarkan sajalah. Ibunya Bastian bilang ia akan mengembalikan pekerjaan Babe dan Isa juga  dan rizki, iya sudahlah," ujar Rara, ia menyerah.


"Rara  akan menjaga Calvin  dan akan begini selamanya,"ujar Rara terlihat tenang, tapi mereka tau dan paham kalau rara sangat sedih tapi mereka juga tau wanita itu tidak pernah menangis.


“Apa, kamu tidak mau berjuang untuk suami?” Tanya babenya, kali ini, melihat Rara bicara seperti itu, ia  juga ikut sedih  dan merasa bersalah juga.


“Biarkanlah Be, terlalu berat untuk tetap bersama dengannya bukan hanya ibunya yang menjadi lawan saya, bahkan Aktris Viona  juga memberi ancaman padaku, untuk menjauhi  Bastian , Ya, sudahlah cari yang aman-aman saja." Ia lelah.


“Artis, sinetron itu?” tanya emaknya dengan emosi


“Artis yang di sering di digosipkan tunangannya dulu sama Bastian, Mpok?” tanya Aisah ikut terlihat emosi.


“Iya wanita yang banyak sensasi itu," timpal sukma, ikut greget.


“Itu emak benci bangat ama tu orang banyak tingkahnye,  pengen  mak petas-petas itu" Emaknya Rara semua mendukung Rara, suasana jadi cair dan malah membahas artis Viona.


“Iye Mak Aisah juga  kurang suka dengan aktingnya"


Malah membahas topik Viona,


“Maka itu Be, kalau babeh tidak menyetujui , biarkan saja, Paling Rara minta maaf nanti di kuburan engkong, karena tidak bisa tepat janji “ kata Rara.


“Apa, Mpok sudah mengenalkan sama engkong juga?” Rizky menatapnya  tidak percaya.  Mereka  semua diam menunggu jawaban Rara.


Karena sejak engkong meninggal tuduhan berdatangan pada Rara , kalau ia di tuduh sama Pamannya merekayasa pembagian harta. Tetapi Rara tidak pernah mempermasalahkannya, ia membiarkannya begitu saja, kebenaran selalu akan terungkap.


“Aye Uda bawa Bastian ke rumah sakit, mengenalkan pada engkong, sebelum ia meninggal. Ini vidio Bastian sama engkong” Rara ia memperlihatkan video kebersamaan Bastian dengan almarhum Engkongnya

__ADS_1


Entah kenapa setelah engkongnya pergi emaknya malah sering menangis meminta maaf dan menyesal, kali inipun  begitu,  setelah ia melihat vidio orang tua lagi, ia meminta maaf.


Kadang setelah orang yang kita sayangi pergi, baru kita menyadari betapa kita sayang mereka dan penyesalan selalu terlambat.


kalau datangnya duluan itu namanya pengumuman.


“Ra, lu harus mempertahankan Bastian,  emak gak suka ame ibunya, tapi elu  harus mempertahankan  Suami lu, karena emak yakin ia baek”


Rencana Rara  mulai berhasil  ingin memperbaiki hubungan emak dan Babenya. Ia  ingin mempersatukan kedua orang tuanya, itulah keinginan besar. Rara  mengedipkan matanya pada Rizky.


“Iya sih emak, tapi kalau mereka datang nanti mereka datang nanti harus ke rumah yang mana?" Rizki mulai ikut membantu Rara.


“Kerumah sinilah, bang lu mau maafin aye gak? demi anak-anak kita. Iya aye minta maaf bang, aye salah itu semua karena wanita itu,aye ingin Rara bahagia anak-anak kita bahagia ,gak ada rasa benci sedikit pada mereka”  ujar maknya Rara.


Babehnya diam, wajahnya menatap Rara dengan tatapan iba, tatapan seorang yah yang tidak ingin anaknya menderita.


“Apa kamu mencintainya Ra?” tanya babenya kemudian, dengan  wajah tenang, tidak ada kemarahan lagi.


“Tadinya tidak ada Be, tapi setelah Rara tau, ia bisa menerima Rara dan ia ... ayah Alvin, Ara mulai menyukainya, Be.


Tapi kalau babe tidak menyukainya, aye mundur  Beh, akan mengikuti apa kata babeh” Kata  Rara terlihat pasrah pada keluarganya.


“Baiklah, Babe menyetujuinya, Babe mendukungmu," ujar babenya kemudian


Rara akhirnya berhasil meminta restu dan dukungan dari kelurganya dan sekalian di momen ini ia ingin kedua orang tuanya berbaikan kembali.


“Tapi, be,  kalau misalkan, Bastian bisa membawanya datang, Apa babe sama nyak sudah siap menghadapi  si Nenek lampir itu?”


“Emak siap Ra," ujar emaknya dengan semangat ber api-api


“Berarti emak harus ke sini,  tidak mungkinkan, satu di sana satu di sini, itu akan membuat keluarga kita terlihat tidak harmonis," ujar Rara tujuannya ingin mempersatukan keluarganya.


Rizki dan Aisah mendukung juga, baik Sukma mereka bekerja sama mempersatukan kedua orang tuannya


“ Barusan Bastian memberi kabar, ia memaksa  keluarganya datang Mak” ujar Rara kemudian,


“Wah kita harus beres-beres dong agar keluarga kita tidak malu nanti” Aisah bersemangat


“Bagaimana Be, apa emak dan kita boleh tinggal disini?” Rizki mulai memasang rencana


“Be, bulan depan mas Bram juga akan datang kerumah kita," ujar Aisah


"Baiklah, urus saja semuanya babe lelah"


“Beh , apa itu artinya emak bisa tinggal di sini bukan? Rara lelah, kalau harus dua rumah, emak tetep ibu Rara"

__ADS_1


ingin kalian berdua bersama-sama .


“Baiklah, emakmu bisa tinggal disini,” kata Babehnya kemudian hal yang  ia di takutkan, tidak mau kehilangan cucunya Calvin


Rara dan kedua adiknya terlihat sangat terharu akhirnya mereka berhasil menyatukan ke dua orang tuanya, apa lagi Aisah.Matanya berkaca-kaca menatap Rara, ucapan terimakasih keluar dari bibirnya


Ia yang paling sedih saat emak dan babehnya hampir berpisah,


 


Tapi kali ini berkat Rara akhirnya kedua  orang tua mereka bersatu kembali


“Tapi emak, udah taukan sifat nenek lampir itu nanti”


“Huss ... jangan memanggil mertuamu nenek lampir, nanti suamimu dengar”  kata emaknya yang  di ikuti tawa mereka semua


“Bagaimana kalau begini Mpok, kita gak bolehin ia masuk” Rizky memberi masukkan.


“Begini  aja, kita harus terlihat kompak, terlihat bahagia, karena ia tidak menyukai keluarga yang harmonis, karena sebenarnya ia dan suaminya tidak pernah akur, mereka suami istri hanya kiasan  tidur juga pisah”  Kata Rara. “Itulah yang membuat Bastian sedih dan selalu membela ibunya karena ayahnya selalu menyakiti ibunya.


Makanya emak ,  jika ibunya besok jadi datang, apapun yang ia  katakan,  tak usah di ambil hati , intinya kita di lihat kompak dan keluarga yang harmonis ,ia akan membuatnya kejang-kejang”  kata Rara.


“Benarkah?” wajah emak dan babehnya terlihat serius menatap Rara.


Hingga sudah malam mereka masih terlihat  bersama dengan suasana ceria


“Bang, maafin Imah  iye,  saya salah, saye janji akan menjadi istri yang lebih baik lagi demi anak-anak dan cucu kita"ujar emaknya dengan tulus


Rara dan adik adiknya  terlihat terharu saat babehnya memeluk emaknya dan saling memaafkan berbaikan  kembali


Ada hikmah di setiap masalah . Keluarga Rara terlihat akur kembali, babenya akhirnya  mau tertawa, Siap mengahadapi  hari esok


Bersambung ….


Bantu Vote iya kakak untuk karya ini tolong tekan like dan  jangan lupa berikan hadiah juga.


Baca  juga karyaku yang lain.


-Cinta Untuk Sang Pelakor (Tamat)


-Menikah dengan Brondong (ongoing)


-Bintang Kecil untuk Faila


-Menjadi tawanan bos  Mafia (ongoing)

__ADS_1


__ADS_2