Menikah Dengan Brondong

Menikah Dengan Brondong
Kemana Bastian


__ADS_3

Kemana Bastian?


Rara merasa  dunianya tiba-tiba Runtuh, ia mendapat Jabatan yang tinggi, uang tidak lagi masalah untuknya.


Ini  hari keempat Bastian tidak bisa di hubungi. Jika semua  data  bisa retas dan ia  bisa  acak-acak, tapi untuk menemukan suaminya,  ia seperti kehilangan kemampuannya  dan kehilangan petunjuk.


Hatinya sakit dan jiwanya di landa rindu, ia sangat khawatir


Rara  menangis sendirian,  tapi ia akan bersikap tegar di hadapan semua orang, terlebih di hadapan  karyawannya, tapi ia juga manusia manusia biasa punya hati yang bisa sakit dan bisa bersedih juga, sama seperti yang lain pada umumnya.


Dalam ruangan bernuansa putih itu,  meja kerja dari kayu yang kokoh dan di depan mejanya berdiri papan bertuliskan Direktur,  dan di sampingnya lemari  kaca tempat penyimpanan file penting  dan di mejanya  sofa empuk untuk tamu  yang akan datang ke ruangan Direktur


Ruangan itu sangat mewah dan pilihan furniturnya sangat berkelas, berlebel mewah. Itu ruangan yang ditempatin  Rara saat ini, harusnya ia tertawa dan bahagia saat ia menjabat sebagai Presiden Direktur.


Tapi hati saat ini,  hatinya kosong ia terluka karena merindukan suaminya yang mendadak hilang saat ia mendapat jabatan yang baru,  ia tidak ingin semua ini keinginannya hanya untuk bertemu Bastian dan hanya ingin  menjadi istri Bastian.


Tentang pekerjaan tidak usah di ragukan,  ia  bisa memperbaiki dan meningkatkan kualitas perusahaan itu,  hanya beberapa hari saja,  sepertinya ia bahkan bisa mengimbangi  rating televisi yang sudah punya nama top di tanah air.


Ini  bahkan gebrakan pertama bagi perusaan Group Salim yang bisa bersaing dengan Pertelevisian lainnya hanya dengan hitungan hari. Karena itu juga Bardi salim menambahkan saham Rara di perusaan itu sebagai rasa terimakasihnya pada menantunya. Tapi sayang hati Rara tidak begitu senang menikmati hasil kerja kerasnya.


Karena ada harga yang harus di bayar untuk semua itu. Ia tidak bisa menghubungi suaminya.


Apa artinya ini aku tidak begitu menyukainya, aku hanya ingin Bastian, aku melakukan ini semua untuk nama Bastian apa kah ia salah paham padaku? Kata Rara dalam hatinya.


Bahkan Bardi salim juga memberinya satu unit rumah besar di daerah Pondok Indah. Ayah mertuanya  memberi sebagai hadiah pribadi,  bukan hanya dia, Sukma , Mario, supir mereka juga dapat hadiah dari Bardi Salim .


Beberapa hari ini,  ia sudah bekerja keras mencari suaminya, ia  bertanya juga pada Ibu mertuanya tapi bilangnya tidak tau, tapi ia  yakin,  kalau Ibu mertuanya lah yang  menyembunyikan Bastian ia berjanji akan datang lagi mencarinya.


Kenapa kamu tidak  menghubungiku  kenapa kamu tidak memberiku kabar, Kamu di mana Bastian?  kata Rara  lagi-lagi ia terlihat sedih.


Ia kali ini menangis, ia menumpahkan air mata yang beberapa  hari ini ia simpan , ia merasa tidak kuat lagi membendungnya,


ia merasa sepertinya Bastian  menghindarinya. Ia menduga Ibu mertuanya sudah mencuci otak Bastian  ia mungkin sudah memutar balikkan fakta agar Bastian membencinya .Hal itu membuat Rara terlihat depresi, tiap hari ia mengirim pesan pada Bastian walau tau pesan catingnya tidak pernah di baca, tapi tetap saja ia mengirimnya tiap jam.


TO: Bastian


Ini perusaan kamu Bastian, aku tidak pernah ingin memilikinya, kalau kamu marah padaku karena aku menjabat sebagai Direktur itu untuk sementara, tunggu kamu datang,

__ADS_1


Datanglah!  tempati lagi posisimu , aku mohon jangan menyiksaku dengan cara seperti ini kata Rara dalam  isi pesan lagi kali ini.


From :Rara


Ini isi pesan yang kesekian kalinya  ia kirim ke nomor   suaminya, bukan hanya  pesan chating bahkan ia juga mengirim dari email .


Banyak hal yang ia kirim tiap hari, ia mengirim kabar pada suaminya,  ia bahkan curhat setiap hari melalui pesan chating itu,  walau tanpa balasan,  bahkan  pesan  itu belum di baca. Tapi Rara tiap hari memberi kabar, ia berharap suatu saat suaminya akan membacanya dan membalas pesan catingnya dan memberinya kabar dan menghubunginya.


Bagi orang lain itu mungkin buang-buang waktu dan sia-sia, karena hampir tiap jam Rara memberi kabar pada suaminya,  seperti kebiasaanya tiap hari saat bastian bersama.


Selamat pagi sayang! makan apa hari ini?  selamat tidur sayang, aku merindukanmu, cepat pulang sayang, aku berharap kamu baik-baik saja. Isi pesan Rara pada nomor Bastian. Tiap hari,  ia seperti orang gila mengirim pesan pada nomor suaminya yang jelas-jelas nomor itu sudah tidak aktif lagi .


Sukma yang melihat itu, merasa kasihan pada Rara tidak sedikitpun ia meninggalkan Rara melihat sahabatnya seperti orang depresi membuat ia dan Mario tepaksa mengawalnya  kemanapun ia pergi. Mencintai Bastian terlalu dalam,  membuatnya  seperti orang gila


“Haa, hatiku sedih melihat Rara seperti ini, kata Mario  “Kemana pak Bastian?.” Kata lelaki berbadan tegap itu


“Harusnya aku tidak mencintai sedalam itu,  saat ia pergi rasanya sakit.”  Kata Rara, ia mengakui kalau ia sangat mencintai Bastian.


“Cinta  memang seperti itu , Ra, ayo cepat makan,”  kata sukma terpaksa menyuapinya,  karena wajahnya sudah terlihat sangat kurus setelah hampir  satu minggu Bastian tidak bisa di hubungi.


“Apa  yang gue harus lakukan ,iya,  kemana aku harus mencarinya lagi?.” Tanyanya  kemudian.


Ia dan Mario ikut lelah juga karena  menemani Rara  mencari Bastian.


“Tapi aku tidak bisa berdiam diri,  gue harus mencarinya ,  kalau   seperti ini,  bisa-bisa gue gila nantinya,”  kata Rara ia terlihat berbeda dari Rara yang tangguh yang  mereka kenal,


Ia  sangat terpukul atas menghilangnya suaminya  masalahnya  apa Bastian sengaja menghilang atau  memang di sembunyikan ? Kalau ia menghilang mungkin kelurganya sudah melapor ke polisi,  tapi  saat Rara mendatangi kantor polisi tidak ada laporan  kepolisian kalau bastian menghilang.  Itu artinya  keluarga dari ibunya mengetahui keberadaan Bastian.


“ Tapi kita sudah mencarinya kesemua penjuru Ra, aku  curiga,  ia di pengaruhi keluarga ibunya ,  agar ia membencimu,” Kata sukma  Mario juga sependapat dengannya.


“Ra, kalau ia benar hilang,  pasti semua keluarga besarnya akan mencarinya, tapi ini semuanya, adem-adem saja, malah kita yang seperti orang gila mencari, kesana - kemari,”  kata Mario terlihat  kesal menilai Bastian tidak gentleman,


“Iya, Ra, tapi  apa pak Bardi juga tidak tau kemana Bastian?” lagian  Bastian  bukan anak kecil lagikan misalkan ia di  tangkap kelurganya, masa tidak ada niatnya untuk memberi kabar untuk Kamu,  Bastian sangat jahat  jika ia  sengaja bersembunyi,”  kata Sukma, ia menjelaskan menurut pemikirannya sendiri mengungkapkan apa yang di dalam  hatinya.


Tapi Rara sudah di tutup  matanya oleh cinta, setiap nasehat yang di berikan Sukma padanya tidak ia hiraukan lagi.


Kemana Bastian pergi?  Kenapa ia mendadak menghilang setelah aku  diangkat menjadi Presiden Direktur yang baru,  apakah Bastian marah padaku ? ia bertanyalagi dalam hatinya

__ADS_1


Apa karena ia menerima jabatan itu, jabatan yang harusnya di berikan pada suaminya,  tapi, apa karena  itu Bastian mendadak  tidak bisa di di hubungi?.


Padahal ia berniat jabatan itu akan  di berikan  Pada Bastian


Rara tidak mendengarkan  nasehat Sukma agar ia berhenti mencari Bastian dulu. Tapi Rara masih saja mencarinya  juga,  kali ini ia datang ke rumah keluarga Bastian


Ia sampai memohon pada ibu mertuanya agar  memberitahukan dimana  keberadaan Bastian


“Ibu, Bastian suami saya, hanya ingin tau bagaimana keadaanya, apa ia baik-baik saja,  aku hanya ingin bicara padanya,” kata Rara tapi wanita itu terlihat tidak perduli.


“Kamu saja tidak tau, bagaimana saya tau! kata Ibu mertuanya  setengah hati dan seolah tertawa puas melihat rara depresi seperti itu.


“ Apa ibu menyembunyikannya?” Rara terlihat sendu dan matanya memohon menatap pada wanita itu


“Dengar, walau aku tau,  aku tidak akan  memberitahumu,”  kata ibu mertuanya kemudian dengan nada ketus.


“Apa yang saya perbuat agar bisa ibu memberitahukannya,  aku hanya ingin tau, apa ia  baik-baik saja bu?  Tanya Rara  lemah kali matanya sayu.


“Kamu cukup jauhi dia, itu cukup membuatnya  akan  bahagia,” katanya meninggalkan Rara di teras, tapi rara seperti  orang putus asa walau sudah di usir kasar sama ibu mertuanya ia masih mengekor, bahkan memohon dikakinya,


Cinta mampu membuat orang menjadi lemah, hal itu tepat di tujukan pada Rara. Ia mendadak melempem seperti kerupuk di siram air. Karena biasanya ia  pintar dan tangguh,  tapi kali ini,  ia rapuh. Ia mau menuruti semua yang di katakana ibu mertuanya,  asalkan ia bisa bertemu dengan Bastian lagi.


“Lepaskan perusaan itu, tinggalkan jabatan Direktur aku akan memberitahukan Bastian,”  kata wanita itu dengan licik


Tapi Rara yang tidak  mungkin kan jabatan dari awal,   ia setuju meninggalkan semuanya,  asalkan ia bisa bertemu dengan suaminya.


Tapi Bardi salim yang mengetahui hal itu


marah besar pada istrinya , ia bahkan mengusir istrinya dari rumah keluarga,    karena menganggap belum berubah sama sekali, ia menganggap istrinya lebih memilih harta dari pada kebahagian  anaknya sendiri.


Tapi hal itu menjadi masalah besar  jadinya, Hartati bilang ke media,  ia di usir atas permintaan Rara menantunya ia memfitnah Rara.


Apakah Bastian mengetahui hal itu,  apakah ia  tambah marah mendengar ibunya di usir. Itu sudah pasti,   karena mungkin ia sudah dipengaruhi


Tapi kenapa Bastian tidak bicara langsung  pada istrinya. Tidak ada yang tau pasti  dimana  Bastian  berada hanya ibunya mungkin yang tau, tidak pernah ada yang melihatnya.


Tapi  Rara yakin kalau ia baik-baik saja, mungkin hanya tidak ingin menemuinya .

__ADS_1


Karena pernyataan ibunya  sebelum di usir dari keluarga Salim . Ibu mertuanya sempat bilang kalau ia akan sampaikan pada Bastian itu artinya ia tau keberadaan suaminya  Rara sedikit merasa lega karena Bastian baik-baik saja.


Tapi Rara  berpikir,  ia akan tetap berusaha menemui suaminya dan menjelaskan semua kebenaranya.


__ADS_2