Menikah Dengan Brondong

Menikah Dengan Brondong
Memikul banyak masalah.


__ADS_3

Kangker paru-paru sudah menggerogoti tubuh tuanya.


‘Bagaimana lelaki tua ini  kuat menahan rasa sakit itu?’ bisik Rara dalam hati.


“Engkong kita cari rumah sakit yang lebih bagus saja iya, untuk mendapat pengobatan yang baik,” ujar Rara.


“Tidak usah Ra”


“Jangan  seperti itu engkong, jangan membuat  aye  menangis lagi  dong Kong, Rara bersedih  karena keadaan babeh dan sekarang jangan sakit lagi,”


Tapi Dokter bilang engkongnya tidak bisa bertahan lama karena kangker paru-parunya  sudah parah, ia tidak tau kalau engkongnya sakit.


Rara sangat sedih saat ini,  lelaki yang banyak berjasa besar dalam hidupnya seperti  malaikat pelindung baginya selama ini,


Terapi orang tua itu, saat ini lagi sakit keras,  ia  terlambat mengetahui kalau sang kakek sakit.


Banyak penyesalan dari Rara, setelah dua hari  di rawat kondisinya semakin buruk.


Ia ingin mewujudkan keinginan terakhir  kakeknya , mungkin jika permintaan terakhir kakeknya ia turuti, rasa bersalah  di hati Rara berkurang.


Memaafkan hal yang mudah saat mengucapkan tetapi terasa saat sakit saat di jalani. Rara  berniat memaafkan kelakuan ibu mertuanya pada sahabatnya demi kakeknya yang sekarat. Rara ingin memperkenalkan Bastian pada kakeknya sebagai suami.


Setelah  kakeknya tertidur setelah habis minum obat


Rara duduk di kursi taman pikiran  di penuhi banyak beban.  Ia sudah  membayangkan kalau kakeknya akan meninggal, tetapi ia belum bisa membalas kebaikan kakeknya.


‘Maafkan aku kakek’ ucap Rara dalam hati, wajahnya sangat sedih.


Tiba-tiba ada seseorang yang menghalangi pandangannya berdiri tepat di depannya,  dengan wajah ditutupi masker dan memakai kaca mata dan tidak lupa juga Topi.


 “Apa kamu sakit?” Pertanyaan itu  tiba-tiba terdengar tanpa ada kata kata-kata awal atau kata sapaan


Rara belum menjawab, karena ia belum mengenalnya pemilik tubuh tersebut. Tapi  tiba-tiba orang itu berjongkok  di depan Rara menunjukkan wajahnya,  tangannya membuka sedikit maskernya.


“Bastian …?”


Rara terkejut.


Karena  memang Rara memikirkannya


 “Bagaimana kamu ke sini? Pasti omah nya yang memberitahukan,” tebak Rara.


“Bukan, tahu saja kalau istriku di sini,” ucapnya tersenyum  ceria.

__ADS_1


“Karena omahkan?”


“Tidak”


Matanya menatap dengan tatapan rindu pada Rara.


Merasa dilihatin karena Rara dari tadi pagi belum mandi, ia merasa malu dan tidak percaya diri. Ia menundukkan kepala dan hidungnya sedikit  di dijulurkan ke lengan baju yang ia pakai memastikan bau tubuhnya tidak bikin orang  pingsan.


“Bagaimana kabarmu?” tanya Rara , mencoba mengalihkan tatapan mata lelaki itu darinya, Tatapan mata Bastian membuat Rara serba salah, ia ingin rasanya mengisut dan menghilang karena bertemu dengan Bastian dengan pakaian kucel seperti saat ini, hal yang memalukan untuknya karena berbanding balik dengan  Bastian  yang terlihat segar


“Tidak baik, sungguh tidak baik. Sebab istriku meninggalkanku, aku mencoba bersabar bertahan menunggunya, berharap dia datang sendiri tapi sebulan  bersabar tapi ia tidak datang malang menghilang. Makanya aku memutuskan datang sendiri karen tidak tahan lagi.” Bastian menjawab panjang lebar satu pertanyaan dari Rara.


Rara hanya tersenyum kecil walau hatinya masih sakit atas kenyataan tentang sahabatnya, tetapi demi sang kakek ia akan mengalah.


“Kamu sakit apa Ra?” Wajah Bastian  terlihat sangat khawatir.


“Apa omah yang bilang aku sakit?”


“Kok Omah sih, ini tidak ada hubungannya sama omah,” ucap Bastian.


“Terus kok kamu tau aku di sini?” Rara menatap Bastian dengan mata menyelidiki.


“Memang oma sakit?” Bastian balik bertanya.


“Benaran Rara, aku   membuat GPS yang bisa mencari tau keberadaan mu di ponselku, saat aku melihat titik keberadaan mu di rumah sakit ini makanya aku datang,” ujar Bastian.


“Maksudnya?” Wajah Rara  menatap tidak percaya.


“Aku bukan orang yang gampang melepaskan, apa yang kudapatkan dengan susah payah, saat kamu meninggalkanku kamu pikir aku meninggalkanmu dan melupakanmu? Sesuai keinginanmu aku tidak pernah meninggalkanmu Rara, aku meminta orang mencari kamu”


Tiba-tiba Bastian memeluk Rara.


”Maaf iya Ra karena aku tidak bisa mengerti kamu.”


Bastian  masih memelu Rara, tetapi wanita bertubuh ramping itu malah mematung.


“Permintaan maaf Bastian untuk apa? Tanya Rara.


“Semuanya. Aku tau apa yang di lakukan ibu pada keluargamu.”


“Dari mana kamu tahu?”


“Aku  yang datang sendiri ketempatmu saat itu Ra”

__ADS_1


“Kamu bilang, kamu tidak bakalan datang ketempat kumuh itu”,


“Iya karena aku mencintaimu aku datang untukkmu dan anakku.Ra Alvin dan keluargamu pindah kemana?”


“Bastian … bisa aku jujur padamu?”


Tanya Rara wajahnya sungguh tidak bersemangat terlihat memikul beban yang sangat berat.


“Iya, katakan saja Ra, aku siap mendengar.”


“Aku belum bisa memaafkan keluargamu. Aku tidak bisa”


“Aku membiarkanku sampai tenang Rara, aku tidak ingin menambah beban dalam pikiranmu, makanya aku tidak menemui mu, aku menuruti semua yang kamu minta, aku tersiksa menunggu sebulan lebih Ra, saat itu kamu bilang memberi kamu waktu, aku sudah melakukanya, tidak bisakah kamu  menerimaku kembali.


Lihat bahuku ini siap jadi sandaran mu saat kamu sedih seperti saat ini, jangan memikul sendirian,”


Wajah Bastian memerah matanya di penuhi genangan air. Ia tidak ingin meninggalkan Rara.


“ Apa kamu tidak merinduku. Ra?”


“Aku tidak punya waktu memikirkan diriku sendiri, aku hanya memikirkan kakek dan babeku  mereka orang yang paling  dalam hidupku.


Saat ini mereka sakit, itu  membuatku sangat sedih”


“ Maaf aku tidak bisa jauh lagi darimu ,jangan lakukan itu lagi padaku, aku tidak mendapatkan penolakan berulang kali darimu Ra”


Saat melihat bekas luka yang sudah mengering itu, wajah Bastia  sangat sedih.  


“Aku janji tidak akan ada lagi hal seperti itu padamu Ra.”gumam Bastian pelan.


”Bersambung ….


Bantu Vote iya kakak untuk karya ini tolong tekan like dan  jangan lupa berikan hadiah juga.


Baca  juga karyaku yang lain.


-Cinta Untuk Sang Pelakor (Tamat)


-Menikah dengan Brondong (ongoing)


-Bintang Kecil untuk Faila


-Menjadi tawanan bos  Mafia (ongoing)

__ADS_1


__ADS_2