MISTERI DUA PENGINAPAN

MISTERI DUA PENGINAPAN
BAB 156 (BAWOK)


__ADS_3

Pintu kamar terbuka dengan sendirinya, tetapi tidak ada yang masuk ke dalam baik itu makhluk tak kasat maupun yang kasat mata, sementara itu Indah dan Ngot sebagai demit pun mematung, dia tidak bisa bergerak sedikitpun.


Bahkan untuk berpikir pun mereka tidak sanggup, sepertinya ada suatu jaring yang berupa kabut yang hanya ada di sekitar mereka saja yang sekarang membuat mereka terdiam seperti patung.


Pintu kamar itu masih terbuka hingga akhirnya ada seseorang yang masuk ke dalam kamar, orang yang tubuh dan wajahnya penuh dengan darah segar, dia memakai pakaian yang sudah berlumuran darah segar. orang itu sepertinya sedang mencari sesuatu di dalam ruangan dimana Indah dan Ngot sedang terjebak.


Orang itu sepertinya tau kalau di dalam kamar itu ada sesuatu, tetapi mungkin karena yang ada disana adalah Hantu Ngot dan Indah sehingga dia tidak bisa melihat keduanya.


*****


Trimo dan paranormal yang agak aneh itu sedang ada di vila putih, paranormal itu tidak melakukan apapun selain melihat kucing hitam yang ada di sebelah Dogel.


Kemudian paranormal itu membisikan sesuatu kepada Trimo, Trimo hanya manggut-manggut dan tersenyum setelah dibisiki oleh paranormal itu.


“Eh itu kucingmu mas?, siapa namanya, dan beli dimana mas?” tanya Trimo menunjuk ke mbak Bashi


“Iya ini kucing saya pak, saya dapat di Mjkt dan selalu ikut saya kemanapun saya pergi, dia setia sekali dengan saya pak” jawab Dogel  kemudian jongkok dan menggendong mbak Bashi dengan lembut dan mengelus bulu hitamnya.


“Apakah boleh saya pegang mas?” tanya Trimo


“Jangan pak, dia akan menggigit siapapun yang tidak dia kenal dan berusaha memegangnya”


Tanpa bertanya ke Dogel tangan Trimo berusaha mengelus kucing hitam yang ada di tangan Dogel, dan yang terjadi ada adalah mbak Bashi mencakar tangan Trimo hingga berdarah!


“Saya kan udah bilang, jangan memegang kucing ini pak” kata Dogel yang agak marah kepada Trimo


“Dia tidak mau dipegang oleh siapa saja yang tidak dia kenal, coba lihat tangan sampeyan pak berdarah kan karena cakaran kucing ini,  kalau infeksi saya ndak mau tanggung jawab lho pak” kata Dogel sambil memeluk mbak Bashi dengan manja


“Iya maaf mas, saya gemes sama kucing hitam itu mas” kata Trimo


Paranormal itu kemudian membisiki sesuatu lagi kepada Trimo, kelihatannya dia memang lebih hebat daripada dukun yang sebelum sebelumnya, dia mungkin tau tentang siapa itu mbak Bashi.


“Siapa nama kucingmu itu, dan apa yang dilakukan disini” tanya orang yang dianggap Paranormal itu kepada Dogel


“Sampeyan ini aneh pak, kok tanya nama dan apa yang dilakukan disini, memangnya kucing saya ini maling yang bisa di introgasi apa? jelas dia ini milik saya dan kemana-mana selalu ikut saya, kok malah ditanya tanya lagi. Ah sudahlah, saya mau cari rumput lagi”


Dogel manaruh mbak Bashi di tanah yang masih melihat kedua orang yang ada di hadapannya dengan wajah yang garang, memang kucing itu wajahnya kelihatan garang dibanding kucing persia medium lainya, sementara  itu Dogel melanjutkan membabati rumput dengan menggunakan arit yang dia bawa.


“Kamu tinggal dimana mas?” tanya Trimo tiba-tiba. Pertanyaan yang tidak pernah dipikirkan sebelumnya oleh Dogel yang sama sekali tidak tau daerah disitu


“Kalian berdua itu sebenarnya cari siapa sih, kenapa sekarang tanya dimana saya tinggal, dan apa perlunya bapak tanya dimana saya tinggal, memangnya bapak mau ketemu sama orang tua saya dan mengajak orang tua saya pergi Umroh?” kata Dogel yang masih sibuk dengan aritnya.


“Hehehe ndak gitu mas, siapa tau orang tuamu tau sejarah vila ini dan penunggunya yang bernama Farid dan Ananta itu, saya kan bisa tanya-tanya kepada mereka mas, karena masnya tidak tahu bagaimana memanggil kedua penunggu  yang ada disini itu” kata Trimo


“Sampeyan kan bawa paranormal, coba tanyakan kepada dia saja, bagaimana caranya memanggil penunggu yang ada disini, dia pasti tau caranya lah” jawab Dogel sambil masih memotong rumput dengan santainya

__ADS_1


“Atau gini saja pak, bapak kesini saja tengah malam, siapa tau penunggu yang ada disini mau bertemu dengan bapak, tapi sebenarnya bapak ini ada perlu apa kok ingin ketemu dengan penunggu yang ada disini? biasanya yang seperti bapak ini selalu mencari harta karun mitos itu ya?”


“Pasti betul kan apa yang saya katakan pak, pasti bapak sedang mencari harta karun vila ini kan hahahaha, sudah banyak orang yang kesini pak, tetapi tidak ada yang berhasil. Karena isu tentang harta itu hanya cerita dan bualan rakyat disini” kata Dogel dengan berani


“Tidak mas, saya kesini tidak ada hubunganya dengan harta karun, saya hanya ingin bertemu dengan Farid dan Ananta yang hebat, dia bisa tau kalau dukun yang saya bawa kesini itu tidak mempunyai apa-apa, mereka juga tau kalau ada penguasa disini yang tidak suka dengan apa yang saya lakukan disini”


“Lha memangnya sampeyan disini ada perlu apa pak? tidak mungkin penjaga vila ini keluar kalau bapak tidak melakukan apa-apa disini” tanya Dogel


“Hehehe kamu tidak perlu tau apa yang sedang saya lakukan disini mas, pokoknya saya hanya kepingin ketemu dengan dua orang itu saja mas” kata Trimo yang mulai gerah dengan pertanyaan Dogel


“Saya ini orang daerah sini, saya tau persis orang macam kamu yang selalu datang kesini untuk sebuah tujuan yang hanya satu yaitu mencari harta yang ada disini. Tidak ada orang kesini selain tujuan itu” kata Dogel yang sekarang berdiri dan memandang Trimo


“Lebih baik kamu pergi dari sini saja, dari pada kamu mati dan mayatmu hilang disini, dan kamu yang mengaku paranormal, jangan sok tau dengan keadaan disini, kamu itu tidak pernah menginjakan kakimu disini, disini berbeda dengan alam ghaib yang kamu kenal!” bentak Dogel


“Disini ghaibnya istimewa pakek telor, bukan ghaib di kota yang selalu pamer kesaktian dan sering menampakan diri hanya untuk minta dipelihara oleh manusia macam kamu penyembah setan!” tunjuk Dogel kepada paranormal


Paranormal itu melotot ke arah Dogel, matanya yang sipit dan keruh itu melihat ke arah Dogel, dia tidak terima apabila dikatakan sebagai sok tau dan penyembah setan. tetapi sejenak kemudian dia tersenyum kepada Trimo, dan kemudian berbisik lagi.


“Hehehe masnya ini kalau menghina teman saya mbok ya lihat-lihat dong mas, saya kan bukan orang sembarangan yang suka main dukun murahan, sampean ini hanya penduduk biasa jangan lah suka menghina mas, kalau sampai teman saya ini berbuat sesuatu kepada sampean gimana mas” kata Trimo


“Lho saya ndak menghina pak, karena sudah banyak orang macam bapak yang kesini, bahkan ada juga pejabat kesini juga membawa pasukan paranormal, tetapi mereka pulang dengan kecewa, karena tidak tau siapa yang mereka lawan” kata Dogel


Kata-kata Dogel yang barusan itu membuat Trimo dan paranormal itu berubah wajahnya, mereka berdua tidak tersenyum seperti biasanya, mereka diam tidak berkata apapun.


“Awas hati-hati nak Dogel, dia akan menyerang nak Dogel sebentar lagi, tenang saja saya akan melindungi nak Dogel dan serangan itu akan beralih ke tubuh Trimo” suara yang tiba-tiba muncul di kepala Dogel dan suara itu bukan berasal dari mbok Ju, melainkan dari mbak Bashi


Dogel, tiba-tiba menaruh sabitnya, kemudian dia berdiri dan menghadap ke paranormal yang sedang melotot melihat ke arah Dogel.


“Sudah saya bilang kamu dukun…. kamu bukan berasal dari sini dan sekarang kamu akan melakukan sesuatu kepadaku. Ingat, apa yang kamu akan lakukan kepadaku saat ini tidak akan berpengaruh kepada kami penduduk desa disini yang aman dan damai”


“Pak Trimo, sebentar lagi kamu akan menerima sesuatu dari dukun temanmu ini, karena sebetulnya di akan mengirim sesuatu itu untukku, hehehe tetapi bagi penduduk sini yang dilindungi oleh penghuni vila, hal itu tidak akan mempan”


“Sesuatu itu akan berbalik ke arahmu, dan untuk penyembuhannya kamu minta saja disembuhkan oleh orang yang ada di sebelahmu, karena dia kirim sesuatu dan dia yang bisa sembuhkan”


Dogel kembali mengambil sabitnya dan kemudian mulai memotong rumput yang ada di depanya, sementara itu sang paranormal kelabakan dan kebingungan ketika Trimo tiba-tiba mengeluh perutnya sakit dan jatuh di sebelah dukun itu.


*****


“Diam kalian berdua dan jangan banyak bicara, dia itu Totok atau Nabil, dia adalah otak dari semua permasalahan yang ada di Waji” kata makhluk tanpa kepala itu.


Ternyata Ngot dan Indah sedang dalam perlindungan Bawok, Bawok memberikan semacam kamuflase sehingga makhluk tak kasat mata akan tidak terlihat oleh makhluk tak kasat mata lainya, yah semacam kamuflase.


Mungkin Bawok sudah menemukan teknologi terbaru dalam kasus perhantuan sehingga dia bisa menyamarkan ghaib menjadi ghaib bagi ghaib. bingung kan, saya saja bingung kok, pokoknya Totok tidak bisa lihat bahwa di ruangan itu ada Indah dan Ngot


“Tadi itu Nabil bisa mendengar suara kalian, makanya dia periksa ruangan kosong ini, untung saya bawa selimut malam pertama pengantin yang terkena darah perawan pada malam kedua…haisssh heheheh”

__ADS_1


“Saya Bawok, saya berasal dari Waji, saya ada disini karena ingin tau rahasia lorong yang ada di rumah ini”


“Lha ini, mas Bawok temanya mbak Mirah kan. Saya juga mati di Waji mas, tapi saya ndak tau matinya kapan di Waji itu” kata Indah


“Heheh saya tau mbak nya ini berasal dari Waji, dari baunya sudah kelihatan kok, kalau mas ini dari mana?” tanya Bawok


Untuk diketahui, cara bicara bawok yang tanpa kepala itu  tidak secara verbal dan bersuara, karena dia tidak mempunyai kepala, dia bisa berkomunikasi dengan kebatinan.


“Saya mati dibunuh oleh Totok mas, jadi kita bertiga ini adalah korban pembantaian Totok” kata Ngot


“Maaf mas Bawok, kenapa mas Bawok tidak merubah tubuhnya seperti semula seperti kami ini, agar tidak menakutkan mas.


“Saya suka dengan tubuh seperti ini , agar selalu mengingatkan peristiwa kenapa kepala saya bisa putus seperti ini “ jawab Bawok


“Apa yang kalian lakukan disini hingga kalian terperangkap di kamar ini?” tanya Bawok melalui kata batin


“Kami tergabung dalam kelompoknya pak Tembol dan pak Handoko, kami sedang mencari jalan masuk menuju ke pusat lorong yang ada disini sehingga nanti teman-teman kami bisa melemahkan Totok atau nama sebenarnya adalah Rochman”


“Hahahaha, saya yang sudah ada disini semenjak beberapa hari lalu saja belum bisa menemukan dimana pusat atau ruangan sebenarnya Totok itu, saya hanya berputar-putar di sekeliling sini saja hingga saya ada di kamar ini untuk berpikir apa yang akan saya lakukan lagi” jawab Bawok


“lebih baik kalian kembali saja dan tunggu kabar baik dari saya. saya akan temui kalian di vila putih kan. Biarkan saya kerja sendirian disini, karena disini itu bahaya, ghaib yang tersesat selamanya akan ada disini tanpa bisa keluar dari sini, pokoknya jangan sampai kalian masuk ke dalam kolam renang atau ruangan yang ada di sebelah kolam renang”


“Mas Bawok, bagaimana kalau kami ada disini dan membantu mas Bawok, kita kerja tenang dan samar mas, kami disana tidak diperlukan, jadi lebih baik kami ada disini sehingga kami bisa  lebih berguna”


“Tapi kalian bisa lama sekali ada disini, dan kalau kalian nekat ada disini, kalian harus minta ijin kepada pak Tembol, pak Han dan lainya dulu, sehingga mereka tidak akan menunggu kalian tiap hari di depan sana” kata Bawok


“Kapan teman kalian akan datang kesini untuk menjemput kalian”


“Nanti malam mas Bawok, nanti malam mereka akan kesini untuk menjemput kami, nanti untuk meyakinkan mereka bahwa kita sudah bertemu dengan mas Bawok lebih baik kita bertiga yang menemui mereka mas” kata Indah


“Tapi  gimana cara kita keluar masuk dari rumah ini mas, takutnya kalau sudah keluar kita tidak bisa masuk lagi mas” kata ngot


“Disini itu pada intinya masuk ke manapun harus melalui pintu, jangan menembus tembok, karena jebakan itu ada di tembok, sekali kalian masuk melalui tembok atau dinding rumah, maka kalian tidak akan bisa keluar dari sana lagi”


“Jdi di tembok dan dinding yang ada di rumah ini bagi mahluk halus di dalamnya ada semacam lorong yang tidak ada ujungnya dan berbelok belok mirip labirin. Bagi mereka yang masuk dan menembus dinding rumah ini bakal tidak bisa kembali ke asal mula dia datang” jelas Bawok


*****


Trimo jatuh pingsan karena tidak bisa menahan sakit akibat kiriman benda yang sekarang ada di dalam tubuh Trimo, sedangkan paranormal itu bingung melihat kiriman meleset masuk ke dalam tubuh bosnya yang ada di sebelahnya, dia bingung harus berbuat apa untuk menyembuhkan Trimo


“Kenapa, sekarang bingungkan. Tadi sombong sampek mau serang saya segala, sekarang seranganmu malah masuk ke tubuh bosmu, ayo cepat sembuhkan bosmu itu, dalam sepuluh menit kalau tidak bisa sembuh maka dia akan mati karena yang kamu kirim itu akan menembus jantungnya hahahah” kata Dogel


Dukun itu tidak komentar atas apa yang Dogel katakan dia hanya melihat dengan melotot ke arah Dogel yang kemudian duduk di depan dukun itu.


“Yakin bisa sembuhkan dia kamu dukun palsu, kalau yakin ya cepat sembuhkan jangan sampai kamera tersembunyi yang ada di tiap pohon disini digunakan untuk menuntutmu di meja hijau  hihihihi” gendeng Dogel iki, mana ada cctv di sana, dia hanya menakuti dukun yang dibawa Trimo itu saja agar dia bekerja keras menyembuhkan Trimo

__ADS_1


__ADS_2