MISTERI DUA PENGINAPAN

MISTERI DUA PENGINAPAN
BAB 225 (HAMPIR CELAKA)


__ADS_3

“Jangan berhenti anak-anak dan pak Bowo… ayo terus jalan dan abaikan apapun yang berusaha merambat di kaki kalian” kata pak Tembol kemudian berjalan lebih cepat daripada sebelumnya..


Mereka termasuk pak Bowo mengikuti instruksi pak Tembol hingga mereka tiba di sebuah tempat yang rasanya kering dan panas, tidak ada cairan dan sesuatu yang menjijikan.


“Nah kita berhenti disini dulu, tempat ini sudah bersih dari benda lengket dan menjijikan tadi, tapi tempat ini baunya bukan main busuknya”


“Pak Bowo silahkan kalau mau menyalakan senternya, kita juga perlu tau ada dimana kita saat ini”


Ketika pak Bowo menyalakan senternya..


“ALLAHUAKBAR…” pekiknya


Ruangan yang sudah tidak ada benda menjijikan ini ternyata adalah tempat yang mengerikan.


Karena dimana-mana yang ada hanya tulang belulang dan tengkorak manusia, juga ada pakain-pakaian bekas yang berserakan.


“Tempat apa ini” gumam pak Bowo


“Sangat mengerikan, apakah ini ladang pembantaian?” gumamnya lagi sambil mengambil ponsel yang ada di rompinya


Pak Bowo mengambil gambar beberapa tulang dan tengkorak manusia, beserta baju-baju yang berserakan di sekitar sana.


“Ini hanya sebagai permulaan pak, karena yang ada disini itu kelihatannya sudah ada sejak jaman dahulu”


“Coba pak Bowo lihat tulang dan tengkorak itu. Juga lihat lah model pakaian yang berserakan disini” kata pak Tembol


“Iya benar pak Tembol, kalau dilihat dari jenis pakaiannya ini jaman tahun antara 70-80 an semua. Berarti selama ini teror orang hilang kemungkinan besar berakhir disini semua”


Selesai dengan mengambil gambar tulang dan pakaian, mereka melanjutkan jalan menuju ke arah mbak Bashi menuntun mereka.


“Awas, didepan ada beberapa makhluk ghaib yang usil, tetapi kelihatanya mereka pada hormat dengan mbak Bashi” kata mbok Ju


“Bukan… bukan hormat kepada mbak Bashi, tetapi dengan dua nenek-nenek gaib yang ada di depan kita” kata mbok Ju lagi


“Iya mbok, yang di depan itu mbah Saripah, dan mbah Sarijemb, mereka berdua ada di depan kita, sehingga kita merasa aman” kata Novi kemudian


“Siapa kedua nenek nenek itu mbak Novi?” tanya pak Bowo yang keheranan


“Mbah Sarijemb itu yang ada di dalam tubuh Novi, sedangkan mbah Saripah  yang ada di dalam tubuh mbak Bashi kucing hitam yang dibawa mas Dogel itu pak” jelas Novi


“Benar yang dikatakan nak Novi pak, perjalanan seperti ini apabila tidak didampingi para sesepuh ya jelas kita tidak akan bisa melewati aneka gangguan mahluk halus jahil dan jahat yang ada di sekitar sini”


Mereka jalan di dalam kegelapan dan bau yang tetap busuk, untungnya disini ada oksigen sehingga mereka bisa bernafas dengan lega.


Setelah beberapa lama, kini mereka sampai di sebuah persimpangan…


“Kalau tidak salah yang lurus itu ke vila putih pak. kalau ke kanan itu ke rumah mbak Winna, sedangkan yang ke kiri itu yang belum kita masuki pak” kata Dogel


“Tujuan kita sebenarnya mau kemana ini?” tanya Dogel lagi


“Kita tidak mungkin kalau ke rumah kos kosan Winna”


“Kita juga belum perlu ke vila putih”


“Nah apalah yang ke kiri itu ke Waji?”


“Apa tidak lebih baik kalau ke Waji atau Asri kita gunakan mobil saja… lebih aman nak”

__ADS_1


“Betul pak, kalau ke waji atau Asri kita gunakan mobil saja. tapi kalau mengungkap apa yang ada di Asri apa tidak lebih baik kita lewat bawah tanah saja pak?” kata Dogel


“Apa saya nyalakan senter ini dulu pak Tembol?” tanya pak Bowo


“Jangan pak, lebih baik dalam keadaan seperti ini saja” jawab pak Tembol


“Ayo kita putuskan anak-anak, kita kembali ke toko atau kita belok ke kiri ke tempat yang kita tidak tau?”


“Itu mbah Sarijemb dan mbah Saripah mengajak kita belok ke kiri pak, kata mereka di sebelah sana ada yang akan membuat kita tertarik”


Akhirnya mereka pun belok ke arah kiri.  lorong atau terowongan yang ke arah kiri ini jalurnya agak menanjak, dan hawanya tidak sepanas lorong yang lainya.


Hanya saja ada yang aneh dengan jalur yang satu ini…


“Kenapa saya merasa jalur ini semakin naik dan perasaan saya semakin tertekan ya anak-anak” kata pak Tembol


“Tidak hanya pak Tembol, saya juga merasakan hal yang sama pak, saya merasa sangat sedih sekali dan rasanya saya ingin menangis” kata Saeful


“Iya benar mas Saeful hiks…. No..Novi merasa sangat sedih sekali  mas hiks”


“Ada apa ini kenapa perasaan kita rasanya tertekan, seolah ada kejadian sedih yang sedang kita alami, pak Bowo bagaimana pak?”


“Sama pak Tembol, saya merasa sedih sekali, perasaan seperti ini mirip sekali ketika saya kehilangan ibu saya beberapa tahun lalu”


“Nak Dogel, tolong tanyakan kepada mbah-mbah yang mengajak kita kesini, sebenarnya ada apa disini ini, kenapa kita merasakan kesedihan yang amat sangat?”


“Iya pah hikss, ini saya dari tadi juga tanya ke mbah Saripah kenapa saya kok rasanya tertekan sedih sekali, tetapi mbah Saripah belum menjawab pertanyaan saya”


“HIks..huuu huu… kita harus pergi dari sini sekarang, kita tidak boleh ada disini atau arwah penasaran yang ada disini mempengaruhi  kita semua hikss hu..hu” kata Novi tiba-tiba


“Kata mbah Sarijemb… kita harus kembali ke Gemezzz sekarang pak huaaaaa hiks hiksss”  kata Novi lagi


Pak Tembol yang merasa bahwa pak penegak hukum Bowo ini semakin aneh kemudian menarik pak Bowo dan mengajak semuanya untuk kembali ke toko Gemezzz sebelum ada yang akan terjadi dengan mereka semua.


“Anak… Anak ayo kita pergi dari sini, saya merasa ada yang tidak beres  disini” kata pak Tembol menarik  tangan pak Bowo yang mulai semakin aneh


Saat ini yang masih tersadar penuh adalah Ali, dia yang mulai awal sudah merasa aneh kemudian tidak berhenti berdzikir. sehingga di antara mereka semua, dia yang paling sadar.


Pak Tembol lari sambil menarik pak Bowo yang masih terlihat aneh….


“Cepat lari ke tempat awal pak. saya akan tarik Novi dan Saeful semampu saya” teriak Ali yang berusaha menarik Novi dan Saeful yang sekarang mulai menangis


Dengan susah payah pak Tembol akhirnya bisa membawa pak Bowo ke area yang aman, yaitu di pertigaan lorong.


“Mas Aliiii butuh bantuan saya atau tidak” teriak pak Tembol yang berusaha menyadarkan pak Bowo yang masih terdiam


“Tidak usah pak, saya juga sudah berhasil menyadarkan Saeful, tinggal Novi saja yang masih aneh pak” balas Ali dari dalam terowongan


Lalu bagaimana dengan Dogel….


Ternyata Dogel sudah duluan ada di pertigaan lorong, dia segera pergi dari sana setelah mbah saripah merasa belum bisa mendeteksi apa yang ada disana.


“Saya tadi dituntun sama mbak Bashi pak, dia selalu menggigit kaki saya untuk membuat saya sadar” kata Dogel yang sedang duduk di lantai  terowongan


Semua sekarang sudah berkumpul di pertigaan lorong, sebelum kembali ke toko Gemezzz mereka beristirahat sejenak untuk memulihkan psikis mereka dahulu.


Tidak ada lima menit  mereka kembali melanjutkan perjalanan menuju ke toko Gemezzz, tidak ada yang menghalangi mereka hingga mereka akhirnya sampai di lemari hitam yang ada di kamar toko Gemezzz.

__ADS_1


“Bagaimana keadaan kalian semua?” tanya pak Tembol


“Bagaimana pak Bowo.. apa sudah enakan perasaannya?”


“Fiuuuhh…. saya bingung sekali pak Tembol… saat ini sudah baikan pak” jawab pak Bowo


“Ya sudah..lebih baik misi hari ini kita batalkan dulu saja, kita balik ke rumah nak Dogel, dan kita bahas disana saja” kata pak Tembol


*****


Menjelang pukul 03.00 di rumah mbah Putrinya Dogel…


“Sebenarnya tadi itu apa yang terjadi kenapa perasaan saya begitu hancur, begitu sedih hingga saya merasa harus bunuh diri?” tanya pak Bowo


“Menurut kata mbah Saripah, disana tadi adalah kumpulan arwah-arwah yang mati karena ulah  Rochman, mereka semua sedih karena tidak bisa pergi dari terowongan itu menuju ke alam mereka”


“Mereka terkurung disana hingga sekarang…”


“Sebenarnya mereka semua yang ada disana itu tidak jahat, mereka hanya ingin memberitahu kita keadaan mereka yang sedang sedih itu disana”


“Hanya saja energi yang ada disana itu sangat besar karena berasal dari kumpulan ratusan arwah dan hampir semuanya tadi berusaha memberitahu kepada kita kesedihan mereka”


“Akibatnya diri kita tidak bisa menerima energi sedih yang begitu besar. tapi tadi kayaknya Ali masih bisa bertahan ya”


Dogel berusaha menjelaskan apa yang tadi sempat menyerang mereka….


“Lha tadi mbok Ju ada dimana mbok?” tanya pak Tembol


“Saya berusaha melepaskan diri pak. mereka tidak terima apabila ada ghaib yang bisa bebas kemana saja seperti saya ini” kata mbok Ju


“Saya tadi tidak tau, bagaimana bisa mereka terkurung disana dan tidak bisa kemana-mana. padahal tadi saya bisa keluar masuk dari sana kan” tambah mbok Ju


“Ya sudah untuk saat ini kita batalkan dulu saja anak-anak, karena di dalam sana cukup berbahaya juga”


“Yang penting pak Bowo sudah mengambil gambar apa yang  terjadi disana, dan bisa dijadikan acuan untuk melakukan penyidikan lebih lanjut”


“Pagi ini kita istirahat saja dulu pak Bowo, karena kita tidak akan punya waktu untuk istirahat apabila melawan mahluk-mahluk dari alam ghaib pak”


“Pagi nanti kita akan menuju ke hotel Waji saja, karena kelihatannya disana sedang akan ada pertemuan yang cukup menakutkan” kata pak Tembol


“Oh iya pak, jangan lupa untuk mengecek tahanan bapak, jangan sampai tiba-tiba hilang tanpa bapak ketahui”


“Karena tahanan bapak itu sangat penting agar tidak terjadi penyatuan energi antara milik Rochman dan tahanan bapak yang didalamnya bersemayam mbok Ginten”


“Saya akan cek sekarang pak Tembol”


“Lho kok sekarang, apa tidak mengganggu petugas jaga yang sedang istirahat pak?”


“Tidak pak Tembol. akan saya cek sekarang”


Karena posisi antara mjkt dan pct yang jauh, akibatnya pak Bowo menggunakan ponselnya untuk menghubungi petugas jaga di sana”


“... APA .. SUDAH KELUAR TADI SORE? ATAS PERINTAH SAYA!” bentak pak Bowo


*****


untuk para pembaca… saya mohon maaf apabila ada keterlambatan update dan jumlah kata yang hanya sedikit, karena sedang ada kesibukan yang menyita waktu saya, sehingga jadwal mengetik malam saya terganggu.

__ADS_1


mohon maaf dan terimakasih


mbak Bashi


__ADS_2