MISTERI DUA PENGINAPAN

MISTERI DUA PENGINAPAN
BAB 194 ( CARA TOTOK YANG SANGAT RAPI)


__ADS_3

“Berarti Rochman sudah tau ketika kita ada di rumahnya, dan dia saat itu membuat tiruan Bawok disana, sehingga kita akan merasa aman karena disana ada taman kita” kata pak Han


“Padahal disana tidak ada bawok sama sekali” potong Dogel


“Masalah Indah dan Ngot saya rasa kita kesampingkan dulu saja pak, kita coba untuk membuat kekacauan disini tanpa harus meninggalkan jejak disini”


“Pasti Rochman akan kesini untuk melihat keadaan disini, dan juga semoga dengan ada adanya kekacauan disini tidak ada korban yang akan menjadi tumbalnya Rochman” kata Dogel lagi.


“Benar juga mas, sepertinya yang harus kita lakukan itu adalah mematikan aliran air yang ada di hotel ini, atau kita lakukan sesuatu dengan pusat dari hotel” kata pak Han


“Bawok, dimana pusat dari hotel ini, dimana tempat penampungan air disini?”


“Disini tidak ada penampungan air, air disini langsung dari sumber pegunungan, hanya saja air itu akan dilewatkan di ruang bawah tanah yang ada di bukit kecil itu”


“Ndak..ndak, bukan dilewatkan…. di bawah sana ada semacam tangki yang berisi sesuatu yang saya tidak tau”


“Di bawah bukit kecil itu ada sesuatu yang saya tidak bisa masuk ke sana, tapi saya tau disana ada sesuatu bagi seluruh penyewa kamar disini”


“Setelah pembangunan ini sebagian besar ghaib dikurung di kamar 6+, untungnya saya bisa lari”


“Saya bisa kesini hanya malam hari saja, karena malam hari kekuatan mereka yang jaga disini semakin melemah” kata Bawok


“Eh anak-anak, kita bicara di kamar 5+ saja jangan disini, ndak enak sama penjaga hotel kalau lihat kita ada disini” kata pak Han


“Ayo bawok kita ke sana” ajak Mirah


Nah ternyata dengan adanya Bawok semua menjadi jelas apabila yang ada di rumah Totok itu bukan Bawok, mereka Ngot dan Indah terjebak oleh Bawok palsu.


Penyelamatan Indah dan Ngot akan sulit apabila Totok atau Rochman tidak dialihkan ke hotelnya dulu, karena dia akan memasang kekuatanya disana.


“Totot atau Rochman itu sekarang sedang menunggu kita untuk menyelamatkan mas Ngot dan mbak Indah anak-anak, jadi memang itu tujuan dia agar kita kesana” kata pak Han


“Tetapi apabila kita bikin masalah disini, maka dia akan kesini untuk memberesi yang ada disini, karena disini adalah dapurnya Totok” jelas pak Han


“Ayo sekarang kita balik ke kamar saja, kita bahas di sana sana anak-anak.Mas Bawok bisa ikut kita kesana juga kalau mau”


Maaf, saya belum bisa mendekati kamar6+, saya disini dulu saja” jawab Bawok


Mereka  kembali ke berjalan ke arah kamar, keadaan disini sudah sangat sepi hanya ada suara kecipak air dari arus buatan yang ada di kolam ikan di depan. Arus air itu gunanya agar ada udara di dalam kolam


Tidak ada suara lain selain jangkrik dan beberapa binatang malam. mobil tamu berjejer rapi di sekitar parkiran hotel.


“Kita masuk ke kamar dulu saja anak-anak, jangan ada yang diluar kamar agar tidak menimbulkan kecurigaan bagi yang berjaga malam disini”


Suasana jalan setapak yang menuju ke kamar 5+ benar-benar indah dengan lampu hias taman yang ada di sisi kiri dan  kanannya. tidak ada suara apapun selain beberapa dengkuran manusia hehehe.


Mereka bertiga berjalan dengan mata awas, karena siapa tau malam ini mereka akan menemukan ghaib yang sedang berkeliaran.


Pak Han sempat berhenti di kamar nomor 3+ karena dia sempat melihat sesuatu yang menyelinap masuk ke dalamnya.


“Siapa itu mbok Ju, kok tadi saya lihat ada yang masuk ke kamar itu?”


“Asing itu pak, bukan dari sini, sepertinya itu adalah peliharaan yang menginap di kamar itu”


“Tapi apa peliharan itu tidak berpengaruh dengan yang ada disini?” tanya pak Han


“Tidak bisa pak, peliharaan yang ada di kamar itu tidak akan bisa melihat apapun yang ada disini, saat ini yang ada disini hanya hawa positif saja. tidak ada makhluk mengerikan yang berkeliaran disini pak”


“Halus juga cara kerjanya Rochman, dia sampai memikirkan juga tentang makhluk ghaib penghuni hotel yang diperbolehkan berkeliaran disini hihihi” balas pak Han


“Iya pak Han, tidak ada kunti atau sejenisnya disini, sehingga menimbulkan hawa yang nyaman dan sama sekali tidak menakutkan” kata Dogel


Mereka saat ini sudah ada di depan kamar 5+ tempat mereka menginap.

__ADS_1


“Coba kalian rasakan kamar ini dari luar. seolah olah kamar ini hangat dan welcome dengan manusia, tidak ada kesan seram sama sekali ketika kita menginjakan kaki disini” kata mbok Ju


“Ayo kita masuk dulu anak-anak, bikin agar seolah olah kita sedang tidur, tapi mbok Ju tetap berjaga di sekitar sini saja, siapa tau bertemu dengan peliharaan penghuni kamar 3+ itu”


Mereka bertiga masuk ke dalam kamar, kamar yang sama sekali tidak ada kesan mengerikan bahkan yang ada mereka merasakan kenyamanan ketika merebahkan tubuh mereka ke tempat tidur atau sekedar duduk di sofa.


Mbok Ju keluar dari kamar, tapi mbok Ju tetap ada di sekitar kamar agar kalau ada apa-apa tidak begitu sulit untuk memberitahu kepada yang ada di dalam kamar.


Pukul 23.20 mbok Ju masuk ke dalam kamar…


“Sebentar lagi sepertinya akan ada yang akan berjalan di sekitar hotel ini, saya tadi sempat  merasakan sebuah energi besar yang sedang menuju ke arah sini” kata mbok Ju


“Semacam akan ada pembersihan ghaib yang dibawa atau terbawa dengan tidak sengaja oleh para tamu yang menginap disini”


“Dan untuk saat ini saya harus menyelamatkan diri dulu Handoko, saya akan keluar dari area hotel dari pada saya ditangkap oleh mereka”


Mbok Ju cepat-cepat pergi keluar dari area hotel, dia merasa akan ada yang membersihkan hotel ini dari ghaib yang ikut bersama tamu yang menginap.


Memang bagus juga yang dilakukan oleh manajemen hotel, untuk menghilangkan kesan mengerikan…


Takutnya mereka yang ikut dengan tamu yang datang akan kerasan tinggal disana, karena disana keadaannya kosong, sehingga ghaib akan merasa nyaman apabila ada disana.


“Bagaimana dengan pak Han dan Blewah pak?” tanya Dogel


“Kami tidak akan terdeteksi mas, karena kami kan sudah wujud manusia, kecuali mbak Mirah keluar dari tubuh mas Blewah itu beda lagi” jawab pak Han


“Sekarang kita harus tidur tetapi ingat untuk tetap waspada, karena Totok atau Rochman sekarang makin  pintar dan makin canggih juga cara mainnya”


“Dia bisa membuat hotel ini sebegitu indahnya hanya digunakan sebagai lumbung pangan baginya, tapi nanti akan kita bongkar yang tersembunyi di dalamnya mas”


Malam semakin larut, suara jangkrik dan binatang malam masih memamerkan suaranya, tapi ada yang aneh dengan keadaan disini.


Semakin malam bukanya semakin dingin , hawa disini semakin menghangat. Memang mereka sengaja tidak menggunakan AC, ditakutkan hembusan AC sudah diberi sesuatu oleh Rochman.


“Bagaimana kalau kita buka saja jendela kamar sedikit pak, kamar ini makin panas saja pak, seperti di kota besar hawanya” kata Dogel


“Tapi menurut saya ini memang disengaja mas, agar semua yang ada di kamar bungalow ini menyalakan ACnya, hanya saja saya tidak bisa menebak ada apakah di dalam pendingin udara yang ada disini itu mas”


“Atau lebih baik kita buka saja jendela kamar ini”


Dogel membuka jendela kamar yang ukuranya lumayan besar, tetapi dia hanya membuka kecil saja, tidak terlalu lebar lah, pokoknya ada udara luar yang masuk ke dalam.


“Hmmm udara di luar dingin pak, aneh juga ya di dalam sini udaranya seperti di kota Sby pak, harusnya malam hari disini bisa jauh lebih dingin kan”


“Sssttt diam kalian, coba dengarkan suara aneh yang berasal dari luar” kata Blewah yang dari tadi menunjukan wajah yang serius


“Suoro opo Wah?”


“Sttt diem Gel, perhatikan ada suara aneh di sekitar sini c*k


Pada awalnya memang mereka tidak mendengar suara apapun disini hingga ada suara yang sangat pelan, suara itu berasal dari kamar nomor 6+


“Suara langkah kaki… suara langkah kaki yang ada di sebelah. Suara itu berasal dari kamar sebelah”


Kebetulan jendela  kamar yang mereka buka itu menghadap ke kamar 6+, jadi mereka bisa mendengar apa saja yang sedang dengarkan di kamar sebelah.


“Ada orang yang sedang berjalan di dalam kamar sebelah anak-anak, Sayangnya saat ini tidak ada mbok Ju, coba kalau ada mbok Ju, kita kan tidak akan mengalami kesulitan dengan suara langkah kaki yang tadi terdengar itu”


“Wuih, untung pak Han ndak milih kamar 6+ rek hehehe”


“Saya akan keluar pak, saya penasaran dengan yang ada di kamar sebelah itu” kata Dogel


“Lebih baik jangan dulu mas, tunggu hingga keadaan di sebelah menjadi sepi, baru kita akan keluar ke sana” kata pak Han

__ADS_1


Tidak lama kemudian suara langkah kaki manusia itu tidak bersuara lagi. sunyi sepi saja yang terjadi di sana. Tetapi sebaliknya terdengar suara lagi, tetapi bukan dari kamar sebelah.


“Itu bukan dari kamar sebelah pak, itu dari bawah tanah” kata Blewah


“Ada suara seperti air yang sedang mengisi bak kosong anak-anak”


“Mungkin itu suara penampungan air pak” kata Dogel


“Memang benar mas itu suara penampungan air, hanya saja suara itu berbeda, sepertinya dasaran dari penampung air itu terbuat dari logam, bukan dari beton atau dari plastik” kata pak Han


“Tapi tadi kata Bawok tidak ada penampungan air pak?” kata Dogel


“Eh tapi Suara itu terdengar di bawah tanah dan dekat dengan daerah sini pak”


“Biasanya penampung air yang berbahan logam itu digunakan untuk pemanas air yang letaknya ada di atas mas,  biasanya dibuatkan semacam tower juga”


“Tapi yang saya dengar ini bukan dari atas, melainkan dari bawah tanah”


“Bagaimana, apa kita keluar ruangan ini dan mencari sumber suara itu?” tanya pak Han


“Tapi apa kalian yakin, kita kan tidak punya penunjuk jalan disini?” kata pak Han lagi


“Jangan keluar dulu tunggu hingga lewat dari pukul 01.00 baru kita bisa keluar dari sini” kata Blewah tiba-tiba


“Kenapa mas?”


“Karena pada jam ini sedang ada demit  yang  mencari demit yang kesasar atau yang macam mbok Ju itu, lebih baik kita disini dulu hingga mereka pergi dari sini”


“Ya sudah kalau begitu, kita jangan memaksakan diri dulu untuk keluar dari sini, eh sebenarnya tadi itu suara apa mbak mirah?”


“Tadi itu memang suara penampungan air pak, itu penampungan air yang sudah diberi sesuatu, hanya saja info dari teman Mirah ini tidak valid pak, karena teman Mirah juga belum tau bagaimana mereka dan apa yang diberikan kepada air itu”


“Nah sedangkan Bawok kan sekarang tidak bisa ke arah sini, dia hanya bisa ada di depan sana saja, sehingga yang diketahui bawok tidak detail pak”


“Tapi posisi tandon air itu di mana mbah MIrah ?”


“Di bawah bukit mini itu pak, disana letak tandon air itu, kalau mau kesana agak susah, karena harus masuk lewat dapur yang ada di ruangan utama” kata Mirah.


“Kita tidak perlu masuk ke sana, air tandon itu pasti berasal dari air pegunungan. kita tinggal matikan saja aliran air itu atau matikan pasokan listrik yang ada disini” kata pak Han


“Heheheh tapi saya penasaran dengan yang ada di bawah tanah ini anak-anak”


“Mbak mirah, saya bisa tau dimana letak pompa air untuk hotel ini?”


“Pompa air itu ada di dekat kolam renang pak, tetapi saat ini masih ada beberapa orang disana, kemungkinan mereka adalah anak buah Rochman  yang sedang berjaga malam”


“Ya sudah ndak papa Mirah, nanti setelah lewat tengah malam kita ke sana, saya ingin merusak pompa air dan mematikan pasokan listrik yang ada disini”


“Nanti apabila orang penjaga malam itu panik, kita bisa masuk ke dapur yang menuju ke ruangan yang ada di bawah bukit itu”


“Tapi apakah setelah tengah malam kita bisa memanggil mbok Ju dan Bawok?”


“Saya tidak tau pak, karena mereka semua belum berani masuk ke dalam area hotel. Sekarang mbok Ju dan Bawok ada di depan pintu gerbang hotel” kata Mirah


“Pokoknya di sekitar sini keadaanya sudah steril dari yang namanya makhluk ghaib dan sejenisnya, sehingga kepercayaan orang tentang hotel ini semakin baik” jawab Mirah


“Hehehe halus juga ya cara Rochman, dia benar-benar jenius untuk urusan ini. Rating hotel ini akan semakin naik dan akan banyak orang yang akan kesini” kata pak Han


“Dan akan banyak korban juga yang berjatuhan heheheh, Tapi nanti kita harus melakukan aksi ini, saya harus bisa merusak bak penampungan air yang ada di bawah tanah itu”


“Paling tidak kita bikin Totok atau Rochman datang kesini dan akibatnya rumah dia yang ada disana itu kosong, dan itu kesempatan kita untuk selamatkan teman kita disana”


“Tapi yang aneh ini pak, kenapa keadaan kamar ini semakin panas, apakah dia menggunakan sesuatu yang mengharuskan kita menyalakan pendingin udara?”

__ADS_1


“Udara panas ini bukan berasal dari dinding disini, tetapi dari atas atap hotel, atau dari plafon itu pak kayaknya” kata Dogel


“Karena dinding rumah dan lantai ini tidak ada yang panas sama sekali, dan udara di luar itu lumayan dingin, sehingga kesimpulan saya hawa panas ini berasal dari plafon hotel”


__ADS_2