MISTERI DUA PENGINAPAN

MISTERI DUA PENGINAPAN
BAB 70 (PENGAKUAN YANG MENGEJUTKAN)


__ADS_3

Malam mnjelang pagi, mereka kembali menyusuri lorong untuk kembali ke lorong atau ruangan biru, disana mereka akan menunggu siapa saja yang akan masuk  vila putih


Sampai sekarang pak Pho belum juga terus terang sebenarnya apa yang dicari oleh mereka itu, pak Pho hanya bilang mereka sedang mencari benda berharga, tetapi detail benda berharga itu belum dijelaskan oleh pak Pho.


“Yang dikatakan Malwoto itu ada benalnya, tetapi ada yang lebih mengelikan yang kalian halus lihat dan halus cegah, yang dipanggil Tok itu, dia tinggal di Waji daerah Pct”


“Dia yang akan kembali lagi ke sini dengan membawa anjing siluman itu ya pak Pho? Kalau saya lihat dia itu bukan manusia pak, dia itu iblis pak” tanya pak Han


“Ya benar itu Handoko, dia selalu datang kesini untuk melihat galian yang dibikin oleh olang yang tinggal di sebelah lumah ini, yang namanya Supaldi itu


“Untuk ulusan Mak Nyat Mani dan Soebloto, akan saya hadapi dulu, kalena meleka tidak akan bisa melakukan apa-apa selama ada saya disini, tpi saya butuh tubuh Dani ini untuk mengopelasikan alat yang ada didalam itu” kata pak Pho


“Paling tidak disini ada Dani dan UKik, untuk sisa dari kalian bisa segela ke Waji untuk melihat olang yang kalian sebut iblis itu” kata pak Pho


“Ai takut suatu waktu nanti meleka akan bekelja sama untuk menelobos pelindungan yang sudah ai buat selama ini”


“Begini saja pak, malam Ini  kita lihat dulu bagaimana Mak Nyat Mani dan Soebroto datang dulu, saya khawatir kalau mereka berdua datang bersama ornag yang paham dengan keadaan disini pak. Jadi ada baiknya agar kita lihat dulu keadaan disini” kata Ali


“Kalau menurut Novi nih pak, untuk saat ini kami disini dulu, karena Novi merasa yang datang kali ini tidak main-main pak, ada yang membisiki Novi kalau kita tetap tinggal disini saja dulu sementara, karena yang akan menyerang vila ini tidak hanya Soebroto dan Mak Nyat Mani, tetapi ada juga yang lianya pak”


“Lainnya, bukan liannya Nov” koreksi Ukik


“Ah kan cuman salah sedikit mas kik, lainya dan lianya kan cuman kebalik  hihihih” kata Novi yang dari tadi dilihatin Dani yang di dalam tubuhnya ada pak Pho


“Siapa yang ada di dalam tubuh kamu Novi cantik? Ayo coba tunjukan kepada ai. Hehehe. Sepeltinya ai kenal saya yang sekalang sedang ada di dalam tubuh Novi itu hehehe” kata pak Pho tiba-tiba setelah Novi memberikan pendapatnya


Tidak lama kemudian, sesosok perempuan tua muncul di hadapak kami, sosok perempuan tua yang dipanggil mbah Sari , dia pemilik depopt Rawon yang sebelumnya sempat berbicara dengan Novi.


“Haiyaaaa sudah kuduga kamu Saliiii…. Kamu yang ada di dalam tubuh Novi ya Salii”


“Kie Pho kita bergabung lagi setelah beberapa puluh tahun kita berpisah hihihii. Saya ikut dengan Novi karena yang akan dihadapi anak-anak ini bukan mainan mereka, musuh mereka sudah level dengan kita” kata mbah Sari


“Kalau saya tidak masuk ke dalam tubuh Novi cantik ini mana bisa kita ketemu  Kie pho ku. Kamu ternyata tidak berubah ya, setelah puluhan tahun kamu  tidak ketemu dengan  saya” kata mbah Sari lagi

__ADS_1


“Iya Saliii ai tau yang mereka hadapi itu bukan mainan melekaanak-anak ini lhaaa, makanya ai juga mau bantu meleka Saliii”


“Sudah jangan banyak bicara kamu Kie Pho, kita tunggu saja disini, siapa yang akan datang bersama dengan Mani dan Soebroto, saya kok penasaran dengan mereka” kata mbah Sari


Ketika mereka sedang asik berbincang, tiba-tiba mbah Sari merasa ada yang datan di halaman vila putih.


“Diam kalian, saya merasa ada kekuatan yang masuk lewat pintu gerbang vila” kata mbah Sari


“Benar mbah, saya juga merasakan ada energi yang besar sedang ada di halaman vila mbah” kata pak Handoko


“Handoko, kamu juga bisa merasakan adanya energi yang besar juga, lumayan juga apa yang ada di dalam dirimu Handoko” kata mbah Sari


“Haiyaaaa, ai dan Ukik  tadi sudah siapkan lolong ini untuk membuat meleka telsesat, jadi meleka tidak akan bisa menembus masuk ke dalam sini kecuali meleka membawa olang yang paham akan peta lumah ini” kata pak Pho


“Hmmm energi ini milik Mani, dan dia bersama orang..eh bukan orang, tapi dia iblis yang menyamar sebagai manusia hmm energinya benar-benar hitam kalau yang ini” kata mbah Sari


“Anak-anak… energi hitam ini milik orang yang kesini bersama Supardi, orang yang dipannggil dengan nama pak Tok” ujar pak Handoko dengan suara gemetar


“Ai tau kedua enelgi ini, yang satu milik Mani yang satunya milik iblis penguasa hotel yagn ada di pct yang belnama Waji itu, dia kesini lagi , dan sekalang belsama Mani, bisa belbahaya kalau sepelti ini


Memang benar apa kata pak Pho, tapi pak Pho tidak memperhitungkan apabila yang datang itu adalah orang yang pernah ada di ruangan bawah tanah, dan dia juga pernah melihat peta atau denah ruangan bawah tanah ketika dokumen itu diperlihatkan oleh Trimo di sebuah bank.


Dokumen itu diperlihatkan Trimo waktu proses jual beli, dimana pembeli ingin  melihat keaslian dokumen, pembeli harus mendepositokan sejumlah uang agar bisa melihat keaslian dokumen yang ditawarkan oleh Trimo waktu itu.


“Energi itu semakin dekat dengan kita anak-anak, keliatanya mereka sekarang ada diatas kita” kata pak Han


“Iya betul handoko, meleka beldua ada di atas kita” jawab pak Pho membenarkan omongan Handoko


“Maaf pak Pho, kalau boleh tau, di atas kita ini apa ya?”  tanya pak Handoko


“Saat ini atas kita adalah luang kelualga, tetapi hanya saat ini, kalena sebenal lagi akan belubah sesuai  dengan yang sudah Ai atul sebelumnya” kata pak Pho lagi


“Luangan kita akan telus belubah secala acak, setelah ini atas kita adalah halaman belakang vila heheheh” kata pak Pho

__ADS_1


“Eh Saeful, kamu tidak apa-apa kan? Kok daritadi  diam saja?” tanya pak Handoko


“Saya bingung mau ngapain pak, karena semua yang saya lihat adalah hal yang tidak pernah saya perkirakan sebelumnya pak” jawab Saeful


“Ya sudah kamu diam saja dulu sementara ini , sambil melihat apa yang sedang  terjadi disini” kata pak Han


“Eh Novi mau tanya pak Pho, apa bisa kita mendengarkan pembicaraan mereka? Novi penasaran dengan orang yang ada disana itu, siapakah yang sebenarnya dipanggil pak To itu” kata Novi


“Tidak bisa,kecuali salah satu dari kalian ada di dekat sana, paling tidak ada di satu lantai di bawah meleka laaa”


“Kalau begitu tolong aturkan pak, biar Novi sama mas Seful yang kesana hihihi” kata Novi dengan senyum setanyan


“Hahahaha ndak usah pak Pho, mbak Novi ini pingiin berduaan sama mas Saeful hahahah, biar saya dengan salah satu teman disini saja yang ke atas pak, karena   kita tetap harus tau apa rencana mereka yang ada diatas itu pak” kata pak Handoko


“Ali sama pak handoko saja pak yang ke atas” sahut Ali


“Ok Ali, kamu dengan Handoko siap di dinding yang ada di sebelah sana, segela masuk ketika pintu di dinding itu sudah telbuka, nanti kamu lulus saja, jangan belok belok, setelah sampai di ujung lolong dengalkan meleka ada di atas kalian” kata pak Pho yang buru-buru masuk ke ruangan pengedali”


Sesuai dengan instruksi dari pak Pho mereka berdua menuju ke lorong yang ditunjukan oleh pak Pho. Kini Ali dan pak Handoko sudah sampai di ujung lorong yang gelap, mereka berdua hanya membawa satu buah senter milik pak Handoko yang   hanya dinyalakan sekali kali saja.


“Kita tunggu disini saja mas, karena menurut energi yang ada ,mereka berduua ada di atas kita mas, mungkin mereka sedang mencari jalan untuk masuk ke dalam lorong rumah ini mas” kata pak Handoko


“Sebentarlagi mereka sudah ada tepat di atas kita mas, itu sesuai dengan energi yang semakin besar yang saya rasakan mas” kata pak Handoko


Benar saja tidak  lama kemudian mereka berdua mendengar suara langkah dari orang yang ada diatas mereka, mungkin jarak ketebalan dinding atas antara pak Han dan Ali dengan yang diatasnya hanya berbatas beberapa centimeter saja.


“Bagaimana Mak Nyat Mani, apa yang harus kita lakukan berikutnya?” kata orang yang bersama Mak Nyat Mani


“Hmm kenapa kamu pakai Nama Totok, bukan Rochman lagi, apakah kamu sedang berusaha melupakan masa lalu?” tanya suara perempuan yang berwibawa


“Hahaha Mak Nyat, memang setelah saya dibuang oleh anak-anak bngsth itu, saya berusaha bangkit lagi dengan menggunakan kekuatan saya yang tidak seberapa untuk membangun koloni saya hahahah, dan saya mengganti nama saya dengan nama Totok”


“Nama Totok itu saya ambil dari nama orang yang pertama kali saya rasuki tubuhnya dan saya pergunakan untuk melakukan pencarian tumbal untuk mengumpulkan kekuatan saya lagi hahahah” kata Totok yang ternyata adalah Rochman

__ADS_1


 Ali hanya bisa terdiam setelah mengetahui bahwa yang dimaksud pak Tok itu adalah Totok dan Totok itu adalah Rochman.


__ADS_2