Nikah Muda Karena Perjodohan

Nikah Muda Karena Perjodohan
Seratus duapuluh


__ADS_3

"Kalian kenapa baru sampe di sini? Habis lari? Kenapa lari-lati?." Tanya beruntun Zarine.


"Kita habis keliling nyari kalian ber 4." Jawab Abdiel setelah nafas nya normal.


"Ouh iya lupa kita ngga kasih tau posisi ke kalian hahahaha... maaf yah." Ucap Akifa tak merasa bersalah.


"Hayo kita ke ruang BK dulu nganterin 4 ciwi-ciwi ini." Ajak Zarine kemudian.


"Kita tunggu di taman belakang sekolah deh, capek kita habis lari-lari." Tolak Rafka.


"Ok, kita berangkat dulu, assallammu'allaikum." Salam Akifa.


"Wa'allaikum sallam." Jawab para cowok.


8 wanita itu berjalan meninggal kan area gudang.


-


-


-


...L A N J U T A N...


...P A R T...


...K E M A R I N . . ....


-


-


-


"Eh? Ada apa ya mereka ke ruang BK?." Abdiel bertanya-tanya.


"Yang pasti ada perlu sama Pak Tanto." Jelas Abhi.


"Tapi tadi ngga ada penggilan buat istri kita, apa jangan-jangan mereka ada kasus sama 4 cewek yang tadi?." Terka Abdiel, dan guratan cemas di wajah nya jelas terlihat.


"Kaya nya ngga mungkin deh, tadi aku liat ada 1 cewek yang menunduk berambut berantak kan kaya habis di jambak gitu, apa dia habis dapat kekerasan?." Tebak-tebak Rafka.


"Ngga mungkin Alfi, Akifa, Zarine, ama Tika melakukan pembully an, Gua curiga yang ngelakuin hal itu 3 cewek yang di giring ama mereka." Jelas Abhi yakin.


"Ya udah lah ayo kita ke taman belakang, capek Gua pengen duduk sambil nikmatin angin sepoi-sepoi di sana." Abdiel membayang kan sambil memejam kan mata dan merentang kan tangan nya.


"Dah ayo." Ajak Rafka.


Mereka berjalan ke arah taman belakang sekolah dan mulai duduk di bangku yang tersedia di sana.


Di depan ruang BK.


"Kak kita balik aja yuk, aku takut sama Pak Tanto." Ujar Sandra.


"Kamu bully Rida kok ngga takut?." Ketus Alfi.


Sandra dan dua teman lain nya yang hanya diam tak berbicara sepatah kata pun sedari tadi.


"Pak Tanto ngga bakal makan kalian, daging kalian pahit!." Seru Akifa tak kelah ketus.


"Kalian ber tiga paling nanti cuma di kasih hukuman skor dari Pak Tanto." Kata Zarine.

__ADS_1


"Berapa hari kira-kira di skor Kak?." Tanya seorang gadis yang berdiri di sebelah kanan Sandra.


"Ya mana kita tau! Udah terima aja hukuman skor nanti, asal ngga di keluarin dari sekolah kalian masih untung." Kata Tika menyahut.


Akifa mengetuk pintu ruang BK.


"Masuk!." Seruan dari dalam.


8 cewek itu pun masuk sambil bersamaan mengucap salam.


"Assallammu'allaikum Pak Tanto." Salam mereka.


"Wa'allaikum sallam, silah kan duduk di sofa." Kata Pak Tanto.


Beliau ikut duduk di sofa, dari 8 cewek yang masuk ke dalam ruang BK hanya Sandra, kedua teman nya dan Rida saja yang duduk.


"Ada masalah apa ini?." Tanya Pak Tanto tegas.


"Kita ber 4 mempergoki Sandra dan dua teman nya bertindak kasar pada junior bernama Rida di dalam gudang Pak." Beritahu Alfi tanpa rasa takut.


Alfi juga menunjuk orang yang berstatus korban dan pelaku.


"Sebelum mengintrogasi mereka ber 4, saya mau tanya dulu ke kalian, apa yang kalian lakukan di dekat gudang?." Pak Tanto menatap dengan pandangan tajam nya.


"Kita jalan-jalan di dekat sana Pak." Jawab Zarine polos.


"Bener? Kalian ngga ikut bully kan?." Masih curiga saja Pak Tanto.


"Ngga ada guna nya kita ngelakuin bully-bully kaya mereka gini Pak, ngitorin tangan, apa lagi bentar lagi kita lulus, mau nya mencetak nama baik diri sendiri, bukan mencetak nama jelak." Panjang Alfi menjelas kan yang di angguki Zarine, Tika, Akifa kompak.


"Ya sudah kalian boleh pergi, tapi nanti saya akan meminta keterangan dari kalian, jangan ada yang menolak!." Tegas beliau.


"Siiap Pak, ya udah kita pergi dulu, assallammu'allaikum." Salam 4 wanita itu bersamaan.


Zarine juga lain nya keluar ruangan dan melangkah kan kaki ke arah taman belakang sekolah.


Sesampai nya di tempat tujuan.


Para wanita itu langsung duduk dan memakan camilan yang ada di dekat mereka tanpa menunggu di persilah kan oleh para pria.


Para pria menggeleng kan kepala melihat tingkah istri masing-masing.


"Ada apa tadi di gudang?." Tanya Rafka setwlah dia ingat dengan hal di depan gudang.


"Ada junior kita anak kelas 10 nama nya Rida, dia di bully sama anak kelas 11." Jawab Zarine.


"Bully?!." Kompak 3 pria itu bertanya sambil saling pandang.


"Iya bully." Jelas Tika.


"Gua kira sekolah kita terbebas dari hal-hal gitu an." Gumam Abdiel.


"Apa kali ini akar masalah nya?." Tanya Abhi.


"Cowok." Jawab singkat Akifa malas.


"Siapa? Anak sini bukan?." Kepo Abdiel.


"Kenal si Pras ngga?." Tanya balik Akifa, dia sebenar nya malas membicara kan cowok itu.


"Playboy cap Kadal itu jadi rebutan?! Kaya kagak ada cowok lain aja!." Ketus Rafka.

__ADS_1


"Kita ber 4 juga mikir nya gitu Yang." Timpal Zarine.


"Hadoyyy... si Pras emang ngga bisa menatap ama satu cewek." Sahut Abhi malas.


"Kalo boleh tau si Pras itu ganteng banget kah?." Tanya Zarine dengan wajah polos nya.


"Kamu ngapain tanya gitu? Dia jelek, masih gantengan aku!." Ketus Rafka menjawab, nada cemburu sangat amat kentara dalam perkataan Rafka.


Zarine terkekeh mengetahui suami nya ini cemburu.


"Bukan gitu maksud ku Yang, maksud aku tuh, dia kaya gimana perangai nya? Kok sampe Sandra gitu benget?." Jelas Zarine.


"Biar kita jelasin yah Zarine yang cantik, jadi gini, Pras itu cowok tinggi, kulit nya kuning langsat tapi cuakep nya minta ampun, satu sekolah pas dia pertama masuk sini khusus nya para cewek tersepona melihat dia-." Tika menjelas kan, tapi tiba-tiba ucapan Tika terpotong.


"Salah sebut Ketiak, bukan tersepona, tapi terpesona!." Akifa menekan kata Terpesona.


"Sama aja, Gua lanjut dulu cerita nya, si Pras itu pas kelas 10 awal sekitar 6 bulanan semua dalam diri dia tertutup rapat, tai setelah semester 2 kelas 10, sifat asli dia keluar semua nya, yang paling terkenal adalah playboy nya." Detail Tika menjelas kan.


"Detail banget Lo jelasin nya." Salut Akifa.


"Hoho iya dong." Sombong Tika.


"Ayo makan jajanan nya, bentar lagi masuk kelas." Kata Rafka menyuruh.


Setelah pembicaraan itu, mereka sibuk ke makanan.


15 menit kemudian bel tanda masuk kelas berbunyi dan 7 serangkai masuk kelas masing-masing.


-


-


-


-


-


Bersambung dulu ya guys😁.


Like & komennya ditunggu ya guys... .


Maaf ngga nyambung😢🙏.


Maaf kalo garing😢🙏.


Maaf typo di mana-mana🙏😢.


Maaf banget kalo makin hari ceritaku makin ngga menarik.


Maaf cerita nya membosan kan😢.


Maaf gantung cerita nya😂.


Di lanjut besok ya readers😂.


Jangan marah karena di gantung yak guys😂.


Saya penulis yang masih pemula dan amatiran mohon memahami nya😊.


Jaga kesehatan selalu readers.

__ADS_1


Salam sayang dari ViCa😍.


__ADS_2