Nikah Muda Karena Perjodohan

Nikah Muda Karena Perjodohan
S2 ==> NMKP 188


__ADS_3

SEBELUM LANJUT BACA, TOLONG BACA YANG DI BAWAH INI.


MINTA MAAF BANGET SAMA KALIAN SEMUA KARENA CERITA KU MAKIN HARI MAKIN NGACO DAN NGGA NYAMBUNG, TERUTAMA MEMBOSAN KAN, AUTHOR MINTA MAAF YANG SEBESAR-BESAR NYA🙏🙏.


******************************


-


-


"Nih! Bang Albhi pegang sendiri." Suruh Wulan. Albhi dengan kebingungan nya hanya menerima roti itu dan lanjut memakan nya dengan masih fokus menatap wajah Wulan yang cantik dan imut itu.


Bang Damar dan Kristal melihat 2 sejoli itu hanya menggeleng kan kepala.


Lalu pandangan Kristal mengarah pada Damar.


"Damar? Kamu ngga mau makan juga kah?." Tanya Kristal pelan.


-


-


-


...L A N J U T A N...


...P A R T...


...K E M A R I N . . ....


-


-


-


Damar yang mendapat pertanyaan itu sontak mata nya menatap ke Kristal yang duduk nya tepat di samping kanan nya.


Mata mereka bersirobak. Jantung ke dua nya berdetak tak normal, alias berdebar dua kali lebih cepat dari biasa nya.


Kristal tersenyum manis menatap Damar.


"Ehem!." Damar berdehem memecah pandangan mereka, tanpa menjawab pertanyaan Kristal, Damar mengambil lalu membuka kemudian memakan roti yang masih ada di dalam kantung kresek di depan mata nya.


Kristal yang tak mendapat balasan senyuman dari Damar hanya menghela nafas dalam-dalam dan setelah itu dia memakan roti dalam diam.


Hanya kicauan suara Wulan yang banyak tanya pada Albhi yang terdengar jelas.


"Bang Albhi tadi sarapan pake apa dari rumah?." Tanya Wulan semangat.


"Nasi goreng sama telur mata sapi." Jawab Albhi singkat.


Wulan menanya kan hal-hal yang unfaedah sampe dalam hati Albhi terkekeh geli, dia tau gadis mungil nya ini ingin mencari perhatian nya dan mendengar suara nya, eh tunggu! Sedari tadi pagi Albhi selalu menyebut Wulan gadis nya?! Sejak kapan? Hahahaha... entah lah sejak kapan, Albhi sudah menganggap Wulan Gadis mungil nya sejak lama, mungkin sejak mereka masih kecil.


"Sttt!." Damar membungkam bibir mungil adik nya dengan tangan nya yang sedari tadi mengoceh dan mengganggu Albhi.


"Apa an sih Bang Damar?! Ganggu aja!." Ketus wulan jengkel.

__ADS_1


'Ring... ring... ring... .' Bel tanda masuk berbunyi, segera 4 serangkai ini balik ke tempat bangku masing-masing.


Pukul 10 pagi bel tanda pulang berbunyi. Seluruh sekolah dari kelas 10 sampai kelas 12 berbondong-bondong keluar kelas untuk pulang ke rumah masing-masing.


4 serangkai saat ini sedang berjalan ke parkiran mobil, mereka bercanda di tengah jalan sampai... .


"Permisi Kak?." Sapa seorang siswa cowok yang seperti nya junior mereka, identitas nya dapat di lihat dari bet yang terpasang di lengan kiri (Entah kanan atau kiri Author lupa, wkwkwkwk).


"Iya? Ada apa?." Tanya Wulan di serta senyum ramah nya pada juniornya ini.


"Mau kasih ini sama Kakak, mohon di terima yah Kak." Ucap siswa junior di depan Wulan itu.


Wulan yang melihat satu bungkus coklat batang di depan nya berbinar senang, tangan nya sudah terulur hendak mengambil makanan manis itu, tapi... .


"Ouh makasih, entar di makan kok." Albhi menyahut coklat itu dan berbicara dengan nada dingin nan datar nya pada junior nya yang masih kelas 10 ini.


"Tapi itu cokl-." Ucapan siswa itu terhenti saat melihat Albhi menyeret lengan baju Wulan agar menjauh dari nya.


"Huufffhh... ." Helaan nafas kecewa terdengar dari hidung siswa junior itu.


'Puk puk puk.' Kristal menepuk-nepuk pundak siswa junior di depan nya ini seperti memberi semangat.


Dan interaksi tersebut di sambut tatapan tajam oleh Damar. Kristal membeku di tempat dan segera menjauh kan tangan nya yang sudah lancang hinggap di bahu cowok lain.


"Hilangin rasa tertarik mu pada Adik ku, jangan ulangi kebodohan yang sama lagi kalo tidak mau kau malu." Dingin Damar memperingati siswa junior nya ini.


Siswa yang di peringati itu menjawab dengan angguk kan kepala dan raut kecewa yang kental terlihat.


Setelah mengatakan hal itu, Damar menarik tali tas Kristal dan menyeret nya agak kuat agar menjauh dari siswa junior itu.


Di tempat parkir.


'Bisa-bisa kamu tersenyum pada pria lain tepat di depan ku lagi!.' Batin Albhi marah, pandangan nya tajam mengarah pada Wulan. Adik Damar itu tak berani mendongak kan kepala nya.


'Huufffhhh... .' Helaan nafas pelan terdengar dari hidung Albhi.


"Jangan senyum kaya gitu lagi di depan cowok lain!." Tegas Albhi pada gadis mungil nya ini.


Wulan hanya mengangguk kan kepala menjawab perkataan Albhi.


"Sebagai ganti coklat nya tadi, aku akan bikinin ABC di Cafe ZAARA." Ucap Albhi membujuk Wulan.


Mendengar nama ABC senyum manis Wulan terpatri indah di bibir nya. Dia mendongak menatap Albhi dengan mata berbinar senang.


"Maaf udah bikin takut tadi." Ucap Albhi tulus, terselip penyesalan di sana.


"Iya ngga papa, yang penting Bang Albhi mau bikin Wulan ABC." Semangat Wulan senang.


"Ayo masuk mobil dulu, kita tunggu Bang Damar sama Kristal di dalam." Ajak Albhi pada gadis nya ini.


Mereka pun masuk ke dalam mobil dan menunggu Damar juga Kristal yang entah kemana 2 orang itu. Albhi bisa masuk mobil karena tadi dia merampas dari Damar saat menyeret Wulan ke mari.


Di wastafel dekat tempat parkir.


"Cuci lagi." Suruh Damar pada Kristal.


"Damar?! Ini tuh udah 4 kali yah! Aku mau nyusul Wulan!." Jengkel Kristal tapi menuruti perintah Damar.

__ADS_1


"Ini yang ke 5 dan terakhir." Balas Damar cuek.


'Khem!.' Kristal mendengus kecil dan melanjut kan cuci tangan nya.


Hening sesat.


Sampai setelah Kristal menyudahi kegiatan mencuci tangan nya baru Damar berbicara.


"Jangan pernah sentuh cowok lain, kalo sampe kamu laku in itu, aku bakal suruh kamu cuci tangan 7 kali sekalian ama pasir!." Tegas Damar berucap memperingati Kristal.


"Iya maaf." Balas Kristal sambil memanyun kan bibirnya.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


B E R S A M B U N G . . .


Lanjut besok ya guys😁.


Like & komennya ditunggu ya guys... .


Maaf ngga nyambung😢🙏.


Maaf kalo garing😢🙏.


Maaf typo di mana-mana🙏😢.


Maaf banget kalo makin hari ceritaku makin ngga menarik.


Maaf cerita nya membosan kan😢.


Maaf gantung cerita nya😂.


Di lanjut besok ya readers😂.


Jangan marah karena di gantung yak guys😂.


Saya penulis yang masih pemula dan amatiran mohon memahami nya😊.


Jaga kesehatan selalu readers.

__ADS_1


Salam sayang dari ViCa😍.


__ADS_2