Nikah Muda Karena Perjodohan

Nikah Muda Karena Perjodohan
Seratus limapuluh


__ADS_3

SEBELUM LANJUT BACA, TOLONG BACA YANG DI BAWAH INI.


MINTA MAAF BANGET SAMA KALIAN SEMUA KARENA CERITA KU


MAKIN HARI MAKIN NGACO DAN NGGA AKUNYAMBUNG, TERUTAMA MEMBOSAN KAN, MAAF SEBESAR-BESAR NYA🙏🙏.


******************************


-


-


"Jangan pukul dong Yang, aku kan cuma becanda." Abdiel memasang wajah memelas nya.


"Huuuuuhhhh... ." Akifa menarik nafas dan menghembus kan nya perlahan.


"Akifa? Orang sabar uang belanja nya di tambahin." Ujar Zarine menenang kan.


"Mana ada orang sabar uang belanja di tambahin?." Cetus Rafka ikut berbicara.


"Ya iya lah di tambahin ama suami." Balas Zarine.


"Kode naik belanjaan kah ini?." Tanya Rafka.


"Yaaa bisa di arti kan seperti itu, hahaha... ." Tawa Zarine terdengar menggelegar.


Sekian lama mengobrol, mobil Rafka pun sampau di depan rumah nya.


Abdiel Akifa, dan Alfi Abhi memutus kan untuk pulang ke rumah masing-maisng untuk istirahat.


-


-


-


...L A N J U T A N...


...P A R T...


...K E M A R I N . . ....


-


-


-


Di kediaman Rafka Zarine.


2 sejoli itu duduk di ruang santai, dengan Zarine berbaring berbantal kan paha Rafka sang suami.


"Eh? Kalian udah pulang? Gimana tadi acara lulusan nya?." Bunda datang menyerbu anak menantu nya itu dengan pertanyaan.


"Yaaaa gitu deh Bun, penuh haru tadi di sana, kami lulus semua dan seperti nya dengan nilai baik." Jelas Zarine dengan masih asik rebahan.


"Kok seperti nya? Kalian ngga liat detail nilai nya kah?." Tanga Bunda lagi.


"Males desakkan Bun." Singkat Rafka menjawab.


"Kalo acara nanti malam gimana?." Tanya Bunda lagi.


"Kita ba'da isya' harus udah kumpul di sana, gitu tadi intruksi dari Pak Guru." Jawab Zarine.


"Bunda mau ikut?." Ajak Rafka pada mertua nya ini.

__ADS_1


"Engga deh Raf, Bunda di rumah aja." Tolak Bunda.


"Emm... ok kalo gitu." Balas Zarine singkat.


"Kalian bisa ajak Bang Rafa sama Kak Raina kan? Mereka in syaa allah ngga ada rencana kalo malem-malem gitu." Ujar Bunda.


"Boleh tuh, nanti kita hubungi mereka." Cetus Rafka meng iya kan.


Adzan dzuhur berkumandang, seluruh umat muslim bergegas bersiap untuk melaksanakan sholat dzuhur berjamaah di masjid atau mushollah.


Ba'da dzuhur di rumah Bang Rafa dan Kak Raina.


Meja makan lebih tepat nya.


Kak Raina sedang menyaji kan makan siang kepada suami tercinta nya Bang Rafa.


"Yang? Ba'da Isya' ayo kita ikut 7 serangkai ke sekolah nya." Ajak Kak Raina yang sedang mendarat kan bokong nya di kursi samping Bang Rafa.


"Ngga ada! Duduk diam aja di rumah." Spontan Bang Rafa menolak ajak kan istri nya.


Kak Raina langsung cemberut kesal, dan jengkel.


"Bosen tau Yang di rumah mulu, lagi pula kan pergi nya sama kamu, aku ngga sendiri, mau yah." Kak Raina membujuk suami nya itu.


Bang Rafa diam tak menanggapi.


"Ck! Pelit." Gerutu Kak Raina dengan memaju kan bibir nya ke depan bak Bebek.


'Ting tong... ting tong... .' Bel rumah berbunyi nyaring.


"Eh? Ada tamu, siapa siang-siang ke sini?." Tanya Kak Raina, dia hedak berdiri membuka pintu depan, tapi tangan nya di cekal lembut oleh Bang Rafa dan dia pun terduduk kembali.


"Biar Bibi yang buka, kamu makan aja." Lembut Bang Rafa berucap memberi perintah yang di angguki Kak Raina dengan senyum manis nya.


"Bi?! Tolong bukain pintu depan dong!." Pinta Rafka pada ART yang dengan sigap langsung meng iya kan dan bergegas membuka pinth untuk tamu yang tak di undang itu.


'Ceklek!.' Pintu rumah di buka.


"Assallammu'allaikum Bi?." Sapa 7 serangkai dan Bang Idan kompak.


"Wa'allaikum sallam, saya kira tamu nya siapa, ayo masuk semua." ART Kak Raina ramah mempersilah kan 8 orang itu masuk.


"Mereka di mana Bi?." Tanya Bang Idan.


"Ada di meja makan lagi makan." Jawab Bibi singkat.


"Wah... pas nih waktu nya, kuy lah ngikut makan, laper bat aku nih." Ajak Abdiel yang tak tau malu.


"Makan mulu dah Lu perasaan Diel!." Cetus Bang Idan sambil menggelang kan kepala heran.


"Gua sama Akifa tadi kagak makan di rumah, ya bisa di bilang kita emang niat mau numpang makan di sini, hahaha... ." Tawa Abdiel terdengar.


"Emang Lu udah makan siang Bang?." Tanya Rafka.


"Belum juga sih, hehehe... ." Bak bocah yang tanpa dosa Bang Idan cengengesan menampak kan deretan gigi putih bersih nya.


"Huuu... sama aja ternyata." Sorak Akifa sambil menyenggol lengan Bang Idan.


"Udah ayo ke meja makan!." Seru Abdiel.


Di meja makan Bang Rafa Kak Raina.


"Yuhuuuu... orang ganteng dateng nih!!!." Teriak Abdiel memenuhi ruang meja makan rumah Bang Rafa.


"Berisik Abdiel!." Ketus Bang Rafa sambil melotot kan mata nya ke arah Abdiel tajam.

__ADS_1


Abdiel hanya nyengir kuda tanpa dosa.


"Ayo kalian semua duduk, mari kita makan bersama." Ajak Kak Raina.


Tanpa di suruh dua kali 8 orang tamu tak di undang yang baru saja datang itu langsung duduk di kursi meja makan.


Makan siang pun di mulai. Kali ini bukan suara dentingan sendok garpu beradu dengan piring saja yang terdengar, senda gurau juga ikut serta meramai kan meja makan Bang Rafa.


"Bang? Lu nanti dateng yah di acara sekolah kita." Pinta si Rafka adik ipar nya.


Zarine mengangguk antusias dengan berucap "Abang sama Kak Raina wajib dateng, Bang Idan aja dateng."


"Bener tuh Bang Rafa, Gua juga ikut liat, Lu juga ikut liat lah." Tambah Bang Idan mengajak.


"... ." Tak ada balasan apa pun dari Bang Rafa.


Kak Raina memanyun kan bibir nya dengan berkata "Percuma tau kalian bujuk Bang Rafa, dia ngga bakal mau pergi, aku aja udah minta dari tadi, dia spontan langsung nolak."


"Ayo lah Bang, Kak Raina juga butuh hiburan, toh pergi nya sama Abang juga." Bujuk Zarine memohon.


"Kasian tau kalo Ibu hamil sampai ngga di bolehin keluar rumah, nanti kalo Ibu nya stres baby nya juga ikutan loh Bang." Akifa memprovokasi Bang Rafa agar mau memenuhi ajakan mereka.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung dulu ya guys😁.


Like & komennya ditunggu ya guys... .


Maaf ngga nyambung😢🙏.


Maaf kalo garing😢🙏.


Maaf typo di mana-mana🙏😢.


Maaf banget kalo makin hari ceritaku makin ngga menarik.


Maaf cerita nya membosan kan😢.


Maaf gantung cerita nya😂.


Di lanjut besok ya readers😂.


Jangan marah karena di gantung yak guys😂.


Saya penulis yang masih pemula dan amatiran mohon memahami nya😊.


Jaga kesehatan selalu readers.

__ADS_1


Salam sayang dari ViCa😍.


__ADS_2