Nikah Muda Karena Perjodohan

Nikah Muda Karena Perjodohan
S2 ==> NMKP 195


__ADS_3

SEBELUM LANJUT BACA, TOLONG BACA YANG DI BAWAH INI.


MINTA MAAF BANGET SAMA KALIAN SEMUA KARENA CERITA KU MAKIN HARI MAKIN NGACO DAN NGGA NYAMBUNG, TERUTAMA MEMBOSAN KAN, AUTHOR MINTA MAAF YANG SEBESAR-BESAR NYA🙏🙏.


******************************


-


-


"Duh Daddy apa an sih, nikah-nikah belum saat nya Dad." Kata Damar sok bijak.


"Hahaha... Bang Damar ngeles aja nih." Tawa Mommy Za pelan.


-


-


-


...L A N J U T A N...


...P A R T...


...K E M A R I N . . ....


-


-


-


"Abang ngga mau minta apa-apa deh Momm Dad, Abang ikut Adek aja yang pengen ke Lumajang." Kata Damar yang mendapat angguk kam paham dari Rafka dan Zarine.


"Ok ok kalo gitu, kita susun dulu jadwal nya, kalo jadwal kalian penuh, di jadiin liburan aja di akhir Desember." Timpal Zarine pada ke dua anak-anak nya ini.


Suasana ruang santi pun hening sesaat, hanya suara TV yang menyala dengan menggemah di ruangan ini.


Lalu... .


"Hmmm... sayang? Kata Adek Bang Pamungkas sedari pulang taman senyum-senyum sendiri, emang Bang Pamungkas liat apa sampe kaya gitu?." Tanya Mommy kepo.


"Tapi Momm sama Dad jangan bioang Aunty Raina sama Uncle Rafa yah." Sebuah syarat di layang kan oleh Wulan.


"Iya in syaa Allah Momm sama Dad akan diam ngga akan bilang sama Aunty dan Uncle." Ucap Zarine sambil mempratik kan mengunci mulut nya.


"Bang Pamungkas liat Kakak penyanyi Cafe di taman, dan kata nya dia jatuh cinta pandang pertama sama Kakak itu." Jelas Wulan.


"Siapa nama Kakak panyanyi Cafe itu Dek?." Tanya Momm Za.


"Nama nya sama kaya Aunty Raina Momm, Rain Anatasya." Jawab Wulan sambil tersenyum.


Mommy Za mendengar nama itu diam seketika.


"Why Momm?." Tanya Damar yang paham diam nya Mommy nya karena terkejut.


"Momm kaya pernah denger nama itu deh, tapi di mana yah?." Kata Zarine sambil mengingat-ingat nama itu.


3 menit kemudian.


"Ouh iya Mommy inget, Aunty Raina pernah cerita soal gadis itu, dia gadis panti asuhan yang letak nya di dekat taman bermain, Aunty Rain hanya tau bahwa nama nya Rain, bahkan Aunty memberi nya kalung bertulis kan nama Rain pada gadis itu." Cerita Zarine panjang.

__ADS_1


"Kapan Aunty cerita nya Momm?." Tanya Wulan.


"Hehehe... entah lah, Momm lupa, kapan." Kekeh Zarine pelan.


Wulan, Damar dan Daddy hanya menggeleng kan kepala mendengar penuturan Mommy Za.


"Tapi seperti nya harapan Aunty Raina terkabul deh." Tambah Mommy Za yang tak di pahami oleh 3 orang di samping nya ini.


"Harapan apa Momm?." Tanya Daddy Rafka.


"Aunty Raina berharap kalau Bang Pamungkas berjodoh dengan Kak Rain penyanyi Cafe itu." Jelas Mommy Za menjabar kan.


"Tapi kan Momm, jarak usia Kak Rain sama Bang Pamungkas lumayan jauh loh, 5 tahun." Kata Wulan yang di angguki Damar membenar kan ucapan sang adik.


"Ya terus?." Tanya Mommy Za sambil tersenyum dan mengangkat ke dua alis nya tinggi-tinggi.


"Ya... apa ngga sebaik nya kalo cocok nya jadi Kakak aja." Cetus Wulan.


Mommy Za memandang sang putri tercinta yang tengah merebah kan kepala nya di pangkuan Daddy nya, tangan lembut Zarine menyentuh pucuk kepala Wulan yang terbalut hijab itu.


"Kamu benar, tapi jika Bang Pamungkas dan Kak Rain berjodoh, gimana? Kalo Allah yang menyatu kan, walau pun usia nya beda 10 tahun pun bakal bersatu, iya kan?." Kata Zarine yang di jawab angguk kan oleh Wulan.


"Kita doa kan saja yang terbaik buat Bang Pamungkas dan Kak Rain penyanyi Cafe itu." Ujar Daddy Rafka yang spontan mendapat jawaban Aamiin secara bersamaan dari Mommy Za, dan Damar Wulan.


Waktu berlalu begitu cepat.


Sinar matahari begitu terang menerangi manusia.


6 serangkai sudah siap untuk berangkat sekolah pagi, semua nya sudah berkumpul di teras depan rumah Mommy Za dan Daddy Rafka.


"Eh? Udah ijin belum kalo nanti sepulang sekolah kita mau ke Cafe Rainbow?." Tanya Kristal.


"Udah dong pasti nya." Jawab Wulan mewakili Damar sang Abang.


"Bang Bhibhi? Udah ijin?." Tanya Wulan yang tak mendengar suara pujaan hati nya ini.


"Udah, bahkan Mami pesen minuman sama aku." Cetus Albhi lembut menjawab pertanyaan gadis nya.


"Dah ayo berangkat ke sekolah, kalo telat kita sendiri yang repot." Ajak Bang Damar sambil melangkah kan kaki nya masuk ke dalam mobil.


"Albhi? Ganti an nyetir nya." Dengan hanya membalas acungan jempol Albhi pun segera melaksana kan perintah calon Kakak Ipar nya itu.


"Wulan... boleh duduk di depan ngga?." Ijin Wulan dengan memancar kan wajah polos nya dan memohon nya.


Bang Damar dan lain nya saling pandang.


Lalu... .


"Ya duduk aja di depan sama Bang Bhibhi." Damar mengijin kan Wulan sambil melempari candaan pada adik nya ini.


Wulan menunduk malu dan buru-buru masuk ke dalam mobil.


"Udah Gua bilang jangan panggil Gua Bang Bhibhi!." Seru Albhi kesal pada Damar. Setelah itu dia berjalan ke arah pintu mobil bagian kemudi.


Damar, Pamungkas, Kristal dan Angkasa tertawa pelan mendengar ketidak sukaan Albhi itu.


Perjalanan ke sekolah di lalui dengan mendengar kan musik dari radio dalam mobil dan suara merdu Kristal juga Wulan.


🎶Cintaku...


Tak pernah memandang siapa kamu

__ADS_1


Tak pernah mengingin kan kamu lebih


Dari apa ada nya dirimu selalu


Cintaku...


Terasa sempurna kar'na hati mu


S'lalu menerima kekurangan ku


Sungguh indah cinta ku... .🎶


Para pria memejam kan mata nya menikmati suara 2 gadis itu dan membiar kan suara mereka masuk ke dalam hati untuk mereka resapi.


"Kalo kalian lagi nyanyi gini, jadi inget suara nya si Gadis gitar." Cetus Pamungkas di akhiri dengan kekehan kecil nya.


"Huuuu... yang lagi jatuh cinta... iya deh nikmatin sepuas nya deh, bikin orang iri aja, Ya Allah!! Segera datangan kan jodoh ku!." Seru Angkasa memohon.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung... .


Lanjut besok ya readers tersayang ku, tercinta ku, wkwkwk😁.


Like & komennya ditunggu ya guys... .


Maaf ngga nyambung😢🙏.


Maaf kalo garing😢🙏.


Maaf typo di mana-mana🙏😢.


Maaf banget kalo makin hari ceritaku makin ngga menarik.


Maaf cerita nya membosan kan😢.


Maaf gantung cerita nya😂.


Di lanjut besok ya readers😂.


Jangan marah karena di gantung yak guys😂.


Saya penulis yang masih pemula dan amatiran mohon memaklumi kalo banyak kekurangan nya yah🙏😊.

__ADS_1


Jaga kesehatan selalu readers.


Salam sayang dari ViCa😍.


__ADS_2