
SEBELUM LANJUT BACA, TOLONG BACA YANG DI BAWAH INI.
MINTA MAAF BANGET SAMA KALIAN SEMUA KARENA CERITA KU MAKIN HARI MAKIN NGACO DAN NGGA NYAMBUNG, TERUTAMA MEMBOSAN KAN, AUTHOR MINTA MAAF YANG SEBESAR-BESAR NYA🙏🙏.
******************************
-
-
"Sabarrrr orang sabar banyak uang nya, aamiin." Doa Pamungkas nyleneh.
"Aamiin." Walau pun nyleneh, tapi tetap saja 6 orang di depan mata Bang Pamungkas ikut meng aamiin kan nya.
-
-
-
...L A N J U T A N...
...P A R T...
...K E M A R I N . . ....
-
-
-
Pamungkas mendengus kesal mendengar 6 orang itu malah meng aamiin kan doa nya.
"Ck! Jahat banget kalian semua, ngga baik tau kaya gitu." Pamungkas sok memasang wajah merajuk nya lengkap dengan bibir yang mengerucut sok imut.
6 orang di depan Pamungkas menatap nya dengan pandangan... em... jijik? Ya seperti itu lah kata yang tepat.
"Dih! Sok imut kamu! Ngga usah di gitu in lah tuh muka, mengeri kan tau!." Sembut Kristal apa ada nya.
"Ck! Jangan jujur amat kenapa Kris, ngena banget di hati, sakit tau." Bahasa lebay bin alay Pamungkas membuat Kristal dan lain nya makin enek mendengar nya.
"Dah! Jangan banyak drama, pergi ambil gitar ku di kamar." Perintah Damar telak.
"Yang sopan napa kalo nyuruh, bahasa nya yang halus dikit gitu." Entah kenapa, malam ini Pamungkas agak... baperan, ya sedikit baperan.
"Tumben Bang Pamungkas baperan?." Tanya Wulan dengan tangan nya mengelus kepala Albhi lembut.
"Mungkin karena ke jomblo an nya Pamungkas jadi baperan." Sahut Albhi yang tengah terpejam menikmati sentuhan tangan penuh kelembutan milik Wulan.
Bahkan Albhi sempat tertidur beberapa menit.
"Ck! Ngga usah ngomongin ke jomblo an, iya deh kalian memang punya pasangan aku engga, iya deh iya!." Seru Pamungkas mengalah, dia berjalan ke kamar Damar untuk mengambil gitar di iringi dengan dumelan tak jelas yang keluar dari bibir nya.
"Aku sebener nya kasian liat Bang Pamungkas, tapi gimana lagi? Kak Rain kan ngga mungkin buat nginep." Cetus Wulan yang melihat punggung sepupu nya ada di tengah-tenggah anak tangga.
"Kalo waktu nya udah pas nanti Kak Rain juga bakal nginep di sini, tinggal tunggu waktu yang pas aja." Balas Albhi masih tanpa membuka mata nya ia berbicara.
"Pasti seru kalo ada Mbak Rain di sini." Antusias Agnez sampai-sampai dia menghenti kan elusan tangan nya di kepala Angkasa.
__ADS_1
"Little girl? Ayo elus lagi, aku udah mau tidur tau!." Pinta Angkasa dengan nada manja.
Kontan saja semua orang menatap ke arah Angkasa dengan berbagai pandangan.
Kristal, Damar Wulan, Albhi menatap Angkasa dengan mata terbelalak, pasal nya Angkasa tak pernah berkata dengan nada manja seperti itu.
Sedang kan Agnez? Gadis itu menatap dengan pandangan jengkel pada pria yang tidur beralas kan paha nya ini.
Dengan ketus Agnez berbicara.
"Mas Angkasa tidur di sofa atau di kasur aja sana, jangan di sini, berat tau paha Agnez nyangga kepala Mas Angkasa." Usir Agnez sambil menganggkat kepala Angkasa.
"Engga! Aku mau tetap di sini, tugas kamu ngelus kepala ku sampai aku tidurr!." Titah Angkasa bak Yang Mulia raja yang tak terbantah kan.
"Huh!." Dengus kesal Agnez yang berarti sebuah protes tak terima akan kelakuan Angkasa.
Tapi rupa nya pria tampan di pangkuan Agnez ini cuek bebek tak peduli dengan dengusan itu dan malah melanjut kan acara hendak tidur nya.
Sedang kan Damar Wulan, Kristal, Albhi diam memandang pemandangan langkah itu.
"Angkasa ngerengek manja minta sesuatu itu adalah sebuah fenomena alam yang langkah bahkan mustahil terjadi, Angkasa aja meski pun sakit ngga pernah ngerengek manja gini." Kat Kristal panjang lebar.
"Cuma sama Agnez doang sifat kekanak kan Angkasa muncul, jika dalam ke adaan jauh dari Agnez maka sifat dingin Angkasa muncul." Imbuh Damar yang di angguki oleh semua orang.
"Nih gitar nya!." Seru Pamungkas yang baru datang dari kamar Damar dengan menenteng gitar di tangan kanan nya dan memberi kan nya pada Damar.
Bukan nya nerima Damar malah menyuruh Pamungkas yang memain kan nya.
"Yang jomblo dong yang mainin, masa kita-kita yang lagi pada nyantai sih yang mainin." Cetus Damar dengan seringai jahil nya.
"Allah! Ampunn!." Seru Pamungkas merasa frustasi.
"Hitung-hitung amal jadi tukang penghibur yang kaya di restaurant-resntaurant itu loh Bang, lagian kan ngga ada salah nya berbaik hati sama kita-kita di sini." Ujar Wulan yang memang sangat pandai memanipulasi lawan nya.
Pamungkas tak menjawab permintaan Wulan sang sepupu dengan kata-kata.
Dia langsung duduk bersila sambil memangku gitar dan bersiap memetik nya agar menghasil kan bunyi.
Tapi... .
"Abang mau nyanyi lagu apa?." Tanya Wulan menghenti kan gerak kan Pamungkas.
"Ngga tau, aku aja mau asal metik senar nya, lagu bisa di pikir kan setelah senar di petik." Entang Pamungkas berucap.
"Biarin aja dia mau ngapain dengan gitar itu Lanlan, kita dengar kan saja." Kata Albhi yang pandangan nya mengarah pada Pamungkas.
"Hmmm... benar, biarin aja deh Dek dia mau ngapain, maklumin aja jomblo." Ejek Damar telak.
"Diam! Jadi ini maksud nya nyuruh aku ambil gitar? Ck! Ngga punya hati kamu Damar!." Pekik Pamungkas pelan.
"Huh! Jangan baperan! Main kan saja gitar nya." Pinta Damar datar.
Petik kan gitar di mulai.
Dan lagu juga mengalun merdu dari bibir Pamungkas.
'🎶Aku akan menjaga mu
Semampu dan sebisa ku
__ADS_1
Walau ku tau raga mu tak utuh
Ku t'rima ke kurangan mu
Dan ku tak akan mengeluh
Kar'na bagi ku engkah lah nyawa ku... .🎶'
Setelah lagu nya selesai suara Kristal merusak moment pas yang di cipta kan Pamungkas.
"Kok melow sih lagu nya? Yang happy gitu loh!." Kata Kristal.
"Ck! Ganggu aja sih! Orang lagi pas juga moment nya." Sungut Pamungkas yang sudah merebah kan tubuh nya ke belakang kesal.
"Hihi... maaf-maaf, udah dari pada kita ngga jelas gini, mending kita tidur aja, para pria di sana, kita para wanita di sini." Pembagian wilayah telah di atur sedemikian rupa oleh Kristal yang di angguki pasrah oleh para pria.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Bersambung... .
Lanjut besok ya readers tersayang ku, tercinta ku, wkwkwk😁.
Like & komennya ditunggu ya guys... .
Maaf ngga nyambung😢🙏.
Maaf kalo garing😢🙏.
Maaf typo di mana-mana🙏😢.
Maaf banget kalo makin hari ceritaku makin ngga menarik.
Maaf cerita nya membosan kan😢.
Maaf gantung cerita nya😂.
Di lanjut besok ya readers😂.
Jangan marah karena di gantung yak guys😂.
Saya penulis yang masih pemula dan amatiran mohon memaklumi kalo banyak kekurangan nya yah🙏😊.
__ADS_1
Jaga kesehatan selalu readers.
Salam sayang dari ViCa😍.