Nikah Muda Karena Perjodohan

Nikah Muda Karena Perjodohan
Seventy-six


__ADS_3

"Bagaimana Pak Selamet tau kalo mobil beliau di sabotase?." Tanya Mama Rafka.


-


-


...L A N J U T A N...


...P A R T...


...T A D I . . ....


-


-


"Saya memeriksa rekaman CCTV di tempat parkir kantor, dan seseorang mengotak atik mobil Pak Adib." Jelas Pak Selamet.


Semua orang diam mendengarkan.


Pak Selamet memberikan map coklat di tangan nya.


di sana ada gambar sesok pria menggunakan pakaian serba hitam sedang mengutak atik mobil Ayah Zarine.


"Apa sebelum ini, Adib punya musuh Pak Selamet?." Tanya Papa Tika.


"Musuh?." Beo Pak Selamet.


Pak Selamet mengingat-ingat saingan bisnis Pak Adib.


"Saya rasa ada seseorang yang sangat berpengaruh-." Ucapan Pak Selamet terpotong.


"Tidak usah di perpanjang masalah ini, biar kan saja Mas Adib istirahat dengan tenang di sana, saya sudah ikhlas dengan kepergian beliau." Bunda memotong perkataan Pak Selamet cepat.

__ADS_1


"Tapi kita harus menangkap nya Bun, kalo di biar kan bebas dia bisa saja menyakiti penerus Ansharri Crop." Kata Bang Rafa.


"Gini aja, kita lakukan penyelidikan saja secara sembunyi-sembunyi, libatkan jangan terlalu banyak pihak berwajib." Saran Papa Rafka.


"Benar kata Bang Rafa Zah, kalo kita ngga nyari pelaku, bisa-bisa penurus Adib juga celaka." Timpal Mami Alfi.


'Huuffffh.' Bunda menghembuskan nafas pasrah.


"Baik lah kalo memang itu yang terbaik, aku setuju." Kata Bunda.


"Siapa orang yang Pak Selamet maksud orang nya tadi?." Tanya Papi Alfi mengulang pembicaraan awal.


"Candra Grup." Sebut Pak Selamet.


"Apa yang membuat Pak selamet yakin kalo mereka pelakunya?." Tanya Papa Rafka.


"Dulu... kalo tidak salah sudah 4 tahun yang lalu, perusahaan itu bekerja sama dengan Pak Adib tapi, pada salah satu proyek besar di suatu kota, karyawan di perusahaan itu membawa kabur uang Pak Adib." Cerita Pak Selamet.


"Ohhh... iya aku ingat waktu itu, Adib pernah cerita dulu, kalian masa udah lupa sih?." Kata Papa Rafka.


"Pak Adib mencari pelaku siang dan malam dengan bantuan para anak buah nya yang ada di berbagai kota bahkan negara, Pak Andre presdir Candra Grup juga ikut menghilang masa itu, dan saat semua nya bukti-bukti terkumpul serta mengarah ke Pak Andre." Panjang Pak Selamet.


"Lalu... perusahaan Candra Grup gulung tikar dan... dia balas dendam gitu maksudnya?." Tebak Bang Idan yang mulai paham sama masalah.


"Ya kurang lebih seperti itu." Jawab Pak Selamet.


"Tapi ini hanya hipotesis saya Pak, karena setau saya musuh yang benar-benar nyata hanya perusahaan itu, untuk musuh lainnya mereka tidak akan mungkin mampu melakukan hal senekad ini." Kata Pak Selamet.


"Ngga ada yang ngga mungkin di dunia ini Pak, kita selidiki dulu yang namanya Pak Andre itu, untuk lainnya bisa kita atasi dengan mudah in syaa allah." Tegas Papa Rafka.


"Apa Pak Candra tidak mendirikan perusahaan lagi setelah gulung tikarnya Pak?." Tanya Bang Rafa.


Pak Selamet mengerutkan dahi nya dalam, dia sedang memikirkan sesuatu.

__ADS_1


"Seperti nya sudah tidak Pak Rafa, kalo untuk bekerja saya juga tidak, karena Pak Adib sudah mem blacklist Pak Andre." Tegas Pak Selamet.


'Huufffffh.' Semua orang menghela nafas lelah.


Pak Selamet melihat jam di tangan kirinya.


"Saya harus pamit dulu semanya, jika ada perkembangan tentang pelaku saya akan memberi kabar." Pak Selamet pamit.


"Iya Pak, mohon bantuan nya." Ucap Bang Rafa.


"Saya permisi, assallammu'allaikum." Salam beliau.


"Wa'allaikum sallam." Jawab Semua orang di sana.


-


-


-


-


-


Bersambung...


Like & komennya ditunggu


Maaf ngga nyambung😢🙏


Maaf ngga dapet feel nya


Maaf kalo garing😢🙏

__ADS_1


Jaga kesehatan selalu readers


Salam sayang dari ViCa😍.


__ADS_2