Nikah Muda Karena Perjodohan

Nikah Muda Karena Perjodohan
Seratus empatpuluh empat


__ADS_3

SEBELUM LANJUT BACA, TOLONG BACA YANG DI BAWAH INI.


MINTA MAAF BANGET SAMA KALIAN SEMUA KARENA CERITA KU


MAKIN HARI MAKIN NGACO DAN NGGA AKUNYAMBUNG, TERUTAMA MEMBOSAN KAN, MAAF SEBESAR-BESAR NYA🙏🙏.


******************************


-


-


"Ada masalah apa Lu Ta pengen teriak?." Tanya Andi kepo.


"Emang kalo teriak tuh harus ada masalah nya dulu? Aku pengen aja ke sana, apa lagi personil kita tambah satu, Dini kan ngga penah tau rasa nya di sini, bener sih di tempat tinggal nya dulu juga desa, tapi kan aku yakin ngga seseru di sini, bener kan Dini?." Tanya Shita panjang lebar.


"Hmm... Kak Shita bener, di sana ngga seseru di sini, di sana terlalu banyak orang, aku aja kalo ada masalah terus mau teriak ngga bisa, jadi bisa nya cuma nangis sampe ketiduran, hahaha... ." Tawa Dini garing.


Shita Rendra, Panji, Andi hanya terkekeh pelan.


"Ouh iya, Din? Kamu... ke sini udah selesai ujian kan?." Tanya Shita khawatir.


"Udah kok Kak, bahkan aku udab terima Ijazah, hehehe... tinggal cari kerja aku sekarang." Senang Dini karena sudah lulus SMA.


"Kalo boleh tau, kamu dulu SMA apa SMK?." Tanya Panji.


"Aku SMK, ambil jurusan tata boga." Ujar Dini.


"Tata boga? Wawww... kebetulan yang sangat baik banget, aku buka toko kue di jalan besar deket desa Singo Joyo, kamu kerja sama aku aja mau ngga?." Tawar Shita pada Dini.


"Wah! Mau Kak aku mau!." Antusias Dini berucap dengan penuh semangat juga kepalan nya mengangguk dengan cepat, dia bahagia.


-


-


-


...L A N J U T A N...


...P A R T...


...K E M A R I N . . ....


-


-


-


"Kalo mau, besok pagi banget aku jemput buat ke toko." Kata Shita sambil tersenyum manis ke arah Dini.


"Iya Kak." Jawab Dini semangat.


Setelah lama perjalanan mereka sampai di tempat yang Shita kata kan tadi.


"Bagus banget." Puji Dini dengan mulut terbuka agak lebar.


"Di sini juga sepi Din, jadi bebas deh buat teriak." Tambah Shita.


"Kakak langganan teriak di sini kah?." Tanya Dini dengan mata berbinar terang.


"Ya gitu deh, dulu tuh aku sebener nya ngga terlalu banyak masalah, tapi stres aja mikirin seseorang." Kata Shita sambil melirik Rendra.


Rendra yang merasa mendapat lirik kan, langsung memaling kan wajah.


"Kepikiran seseorang?." Beo Dini bingung.


"Ha a, orang nya tuh asli ngeselin, di bilangin 'Berenti ikut-ikut an masalah orang', jawab nya 'Dia CS Gua masa iya ngga bantu in?! Lo yang ngga tau apa-apa diem deh!' Kesel sendiri aku nya kalo inget." Shita menjelas kan tentang masalah lalu nya kepada Dini di sampingnya.

__ADS_1


"Sekarang orang yang bikin Kakak stres dan kesel tuh dimana?." Tanya Dini polos.


"Ada... dia masih bernafas." Shita asal menjawab.


"Kamu berharap nya aku ngga ada gitu?." Sahut Rendra sambil menunjuk kan wajah masam nya.


"Hahahaha... ngga gitu... aku kan becanda Sayang." Ucap Shita sambil memeluk Rendra dari samping, memang kebetulan Rendra duduk di sebelah Shita walau jarak nya agak jauh.


Rendra Shita, Dini Andi, dan panji duduk di atas pick up, mereka tak turun dari mobil, kalo turun di bawa ngga ada tempat duduk, hanya rumout yang ada itu pun basah, jadi mereka memutus kan nangkring saja di mobil.


"Orang yang Kakak cerita in itu Kak Rendra?." Tanya Dini yang baru ngeh.


"He em." Gumam Shita sambil mengangguk.


"Kalo boleh tau, Kak Shita sama Kak Rendra nih benci jadi cinta atau gimana?." Tanya Dini penasaran dengan kisah cinta 2 insan di samping nya ini.


"Sebener nya dulu kita sahabat, terus pas kelas 5 SD ngga tau kenapa dia ngga nyapa sama aku, sampai... pas waktu tahun kemarin baru kita baik kan." Shita hanya menjelas kan inti nya saja.


"Ummm... dan tahun sekarang, Kak Shita nikah sama Kak Rendra gitu kan?." Tebak Dini yang di balas angguk kan Shita benar.


"Asal kamu tau aja Din, hubungan mereka berdua tuh ribet tau dulu nya, yang bikin ribet tuh noh si Rendra." Panji ikut menimpali oembicaraan tentang masa lalu Rendra Shita.


"Ribet gimana maksud nya Kak?." Dini makin penasaran.


"Gini, kalo Shita sakit, Rendra kelabakan walau pun ngga nunjukin gelagat khawatir, tapi ya gitu, yang di susahin aku sama Andi, padahal kan tanpa nyusahin temen dia bisa sendiri tuh jenguk Shita, rumit kan? Ribet! Ya ngga Ndi?." Jelas Panji yang meminta persetujuan Andi tentang mengungkit masa lalu mereka.


"Hmmm... bener banget!." Jawab Andi membenar kan perkataan Panji.


"Jadi kalian ngga ikhlas bantu in Gua selama ini?." Tanya Rendra jengkel.


"Bukan ngga ikhlas Dodol! Tapi yah ribet aja kan? Kalo Lo ngga ngibarin bendera perang Lo bisa jenguk dia sesuka hati, bahkan kalo perlu 24 jam di samping Shita!." Ujar Andi menerang kan.


"Emang kenapa Kak Rendra dulu sampe kibarin bendera perang?." Tanya lagi Dini.


"Ada masalah yang mengancam nyawa nya Shita waktu itu, jadi yah sementara aku jauhin Shita." Jawab Rendra tenang.


"Tapi alhamdulillah deh, masa-masa sulit kita dulu udah berakhir, sekarang kita udah bareng, kalo ada masalah atau masa-masa sulit dateng kita bisa hadapi bareng." Ujar Shita tulus.


"Ngeliat Kak Rendra sama Kak Shita yang mesra gini Dini jadi pengen nikah muda." Celutuk Dini tiba-tiba yang membuat Panji, Shita, dan Rendra tertawa sedikit keras.


Sedang kan Andi? Jangan tanya kan raut muka pemuda satu itu, dia memaling kan wajah nya ke samping kiri dengan pipi sedikit bersemu merah malu.


"Kode tuh kode." Ujar Panji disamping Andi, dia berucap sedikit keras.


Dini yang melihat mereka tertawa bingung.


'Kenapa pada ketawa? Lucu kah?.' Batin Dini berucap sambil menaik kan satu alis nya.


"Udah jangan pada ketawa!." Seru Andi menghenti kan tawa mereka.


"Kenapa? Ketawa kan halal, kagak ada yang ngelarang juga, apa hak Lo ngelarang kita ketawa?." Kata Shita dengan sisa-sisa tawa nya.


"Emang apa nya yang lucu sih?." Tanya Dini bingung.


"Nih aku kasih tau yah Din, pas pertama kali ketemu kamu, ada yang jatuh cinta pandangan pertama loh." Beri tahu Shita.


"Jatuh cinta pandang pertama?." Beo Dini sambil mengernyit kan kening nya tak percaya.


Sesaat kemudian dia tertawa lirih, dan mambuat Shita, Rendra, Panji, Andi.


"Kenapa ketawa?." Tanya Shita heran.


"Aku juga sebener nya ada jatuh cinta pandang pertama sih." Jujur Dini dengan menampak kan senyum malu-malu nya.


"Siapa?." Antusias Panji.


"Ada deh, hehehe... ." Dini menyengir kuda merahasia kan orang yang dia cintai diam-diam.


"Apa orang nya jauh?." Tanya Andi.

__ADS_1


Shita Rendra, dan Panji mengelun senyum melihat wajah kecewa Andi, ada rasa iba sedikit tapi di kalah dengan rasa ingin tertawa nya.


"Dia dulu jauh, tapi sekarang deket, in syaa allah setiap hati bakal ketemu." Jawab Dini penuh semangat dan bahagia yang kental.


"Bakal sering ketemu?." Beo Panji dengan dahi mengernyit.


"Dia tinggal di sini dong berarti?." Tanya Rendra.


Dini kembali menunjuk kan senyum malu nya dan kemudian dia mengangguk meng iya kan ucapan suami Shita itu.


"Wuh penasaran Gua Din, siapa sih tuh cowok?." Tanya Shita sambil melirik Andi sekilas.


Andi memaling kan wajah nya menghindari tatapan semua orang atau lebih tepat nya tak mau mendengar omongan Dini yang membahas tentang orang yang di cintai Dini itu.


"Kak Rendra, Kak Shita, Kak Panji, sama Kak Andi kenal banget bahkan deket loh sama dia." Celutuk Dini kembali.


"Deket?." Tanya Shita tak percaya.


"Kamu pernah ketemu berapa kali sama dia?." Tanya Andi lesu.


"Sekali." Jawab Dini tenang.


"Masih sekali?." Tanya Panji tak percaya.


"Ouh udah 2 kali." Seru Dini cepat sambil sesekali melirik ke arah Andi yang sedih.


'Hehehe... Kak Andi, maafin Dini yah, Dini malu kalo harus blak-blak an ngumbar perasaan, kita kan baru ketemu lagi.'


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung dulu ya guys😁.


Like & komennya ditunggu ya guys... .


Maaf ngga nyambung😢🙏.


Maaf kalo garing😢🙏.


Maaf typo di mana-mana🙏😢.


Maaf banget kalo makin hari ceritaku makin ngga menarik.


Maaf cerita nya membosan kan😢.


Maaf gantung cerita nya😂.


Di lanjut besok ya readers😂.


Jangan marah karena di gantung yak guys😂.


Saya penulis yang masih pemula dan amatiran mohon memahami nya😊.

__ADS_1


Jaga kesehatan selalu readers.


Salam sayang dari ViCa😍.


__ADS_2