Nikah Muda Karena Perjodohan

Nikah Muda Karena Perjodohan
Thirteen


__ADS_3

Flashback 3 tahun lalu.


Saat itu Rafka masih duduk dibangku SMP kelas 2 Dan Roy duduk dibangku kelas 3 SMA.


Suatu malam pukul 22.00 tanggal 24 Juni malam ahad.


Para pemotor jalanan mengadakan balap liar disebuah jalan rahasia.


Rafka, Abhi, & Abdiel mengikuti balap itu.


Mereka memang masih duduk dibangku SMP dan dibawah umur, tapi skill mereka dalam motor patut diacungi jempol.


Mereka bertiga bisa ikut balap itu karena telah mengenal sang Kapten geng motor dan dialah yang membawa mereka bertiga kedunia itu.


Balap itu bertujuan hanya untuk bersenang-senang.


Tapi lain dengan niat Roy.


Roy adalah pemuda yang berusia 18 tahun kala itu, dia mengenal dunia balap ini saat usianya masih seperti Rafka sekarang, dan yang membawanya adalah Kapten geng motor ini juga.


"Dasar bocah ingusan, kita liat apa yang akan Gua lakuin." Roy bermonolog.


Roy punya rencana licik untuk mencelakai Rafka.


Dia memang sengaja ikut balap hanya karena ingin mencelakai Rafka.


Saat balap akan dimulai, Roy mendekat pada Kapten geng motor meminta agar dia bisa balapan dengan Rafka hanya berdua, hanya dia dan Rafka, tidak ada lainnya.


Karena sang Kapten percaya pada Roy dan memang dimata Kapten Roy itu baik, maka diapun meng 'iya' kan.


Rafka yang berniat hanya untuk bersenang-senang, berpikiran positif dengan permintaan Roy.


"Semangat Raf!!." Seru Abdiel heboh yang dibalas acungan jempol oleh Rafka.


Saat ingin memakai helm dan naik kemotor, Roy menghentikan.


"Tunggu Bro, bisa ngga kita balap dengan tekuran motor?." Tanya Roy ramah.


"Kenapa?." Tanya Rafka balik.


"Gua tertarik ama motor Lo, Gua juga pengen ngrasain balap pake motor lawan." Kata Roy beralasan.


Rafka menatap Roy dengan mata tajamnya kemudian menatap Kapten geng motor.


"Bolehlah, tukeran sana, tapi kondisi motor kalian ok kan?." Tanya Kapten memastikan.


"Punya Gua baru tadi siang servis." Balas Rafka.


"Sama punya Gua juga baru tadi siang." Timpal Roy.


Kapten menganggukkan kepala dan Roy Rafka pun bertukar motor.


Mereka mulai menstater motor dan melakukan start.


Setelah Kapten memberi aba-aba 'Mulai' Roy dan Rafka melaju.


Awalnya semua berjalan dengan lancar, sampai pada belokan pertama, Rafka menyadari bahwa motor ini ada yang tidak beres.


Saat Rafka coba mengerem motor, remnya blong dan disitu Rafka mulai geram.


'An**ng, Lo licik Roy, cara Lo kotor buat menang, apa Gua punya salah sampe Lo celakain Gua?, sial! Gimana cara Gua berhenti nih?!.' Rafka membatin dengan geram.


Roy yang berada dibelakang Rafka menyadari bahwa rencananya berhasil.


'Ini akibatnya Lo ngrebut Sari dari Gua! Selamat tinggal bocah ingusan.' Batin Roy.

__ADS_1


Rafka yang kesusahan mengontrol laju motor dia mulai oleng dan Roy melajukan motornya lebih cepat.


'Ngga ada pilihan lain, Ya Rabb lindungi hambamu ini.' Batin Rafka.


Sesaat kemudian Rafka menabrakkan diri kepohon dan...


'Brak.'


Benturan antara motor dan pohon sangat keras terdengar.


Digaris finish semuanya menunggu 2 pembalap itu.


"Feeling Gua ngga enak nih Bhi, yok kita cari Rafka." Kata Abdiel.


Mereka berdua berkeliling dijalan pelombaan tadi, sampai mereka menemukan Rafka yang tergeletak tak berdaya bersimpuh darah dikening.


"Rafka!!." Seru mereka berdua.


"Kok bisa jadi gini sih?!." Geram Kapten yang tadi mengikuti Abhi dan Abdiel.


"Roy!." Kata Abhi penuh emosi.


"Dasar An**ng Lo Roy!!." Umpat Kapten.


"Ngga ada gunanya marah sekarang Ten, ayo kita bawa dia ke RS." Kata Abdiel.


Mereka bertiga pergi ke RS dengan mobil sang Kapten.


Sampai di RS Rafka langsung mendapat pertolongan.


Abhi memberi tahu orang rumah Rafka.


Mama Rafka syok mendengar anak lelakinya kecelakaan dan masuk RS.


Keadaan Rafka cukup parah dibagian kepala.


Orang tua Rafka telah melaporkan kasus ini kekantor polisi.


Polisi mencari keberadaan Roy yang menghilang bak ditelan bumi.


2 minggu pencarian akhirnya Roy ditangkap dirumahnya.


Saat ditanya apa faktor dia melakukan kecelakaan itu. Dia tidak menjawab.


Tapi saat dia ditanyai oleh Rafka 2 bulan setelah Rafka sembuh total, dia menjawab.


"Kenapa Lo lakuin itu sama Gua?." Tanya Rafka dengan nada tajam.


"Denger bocah! Kalo aja Lo ngga ngrebut Sari dari Gua, ini ngga akan terjadi!." Jawab Roy.


"Cih! Cewek ular itu ternyata, denger Roy, Gua ngga pernah tertarik ama dia, alasan Lo ngga masuk akal sama sekali Roy, Lo buta karena cinta Lo ke dia!, renungi semaunya Roy! Dia jahat!." Seru Rafka lalu dia pergi.


Roy membeku ditempat.


Dia mencerna semua omongan Rafka.


Dia dihukum bukan karena kecelakaan itu saja, tapi karena dia terlibat dengan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.


3 tahun waktu yang lama bagi para orang disel tahanan.


Dengan waktu sebanyak itu, Roy melakukan pendekatan pada sang pencipta, waktu yang lama itu juga dia gunakan itu merenungi semua yang dia lakukan.


Roy sadar memang dia telah dibutakan oleh cinta.


Dia jatuh cinta pada orang yang salah.

__ADS_1


Dia beranggapan bahwa Rafka ingin merebut Sari darinya karena dia satu kelas dan satu sekolah kala itu.


Apalagi Roy sering melihat Sari memeluk lengan Rafka manja.


Tapi ternyata Roy salah, sangat salah, benar-benar salah.


Setelah kejadian kecelakaan itu, Roy mengintai semua kegiatan Sari dengan sembunyi-sembunyi agar tak ketahuan oleh Sari juga agar polisi tak mengetahui keberadaannya yang bersembunyi.


Dari 1 minggu mengintai, dia tau semua sifat Sari, dan mencoba melupakan rasa yang dia punya untuk Cewek itu.


Sungguh konyol alasan dia mencelakai Rafka.


Tapi Rafka juga sudah memaafkan semua kesalahnnya.


Dan dia juga berjanji pada dirinya sendiri untuk selalu berpikir dua kali sebelum bertindak sesuatu dengan alasan konyol.


Setelah perubahan, Roy pun bebas tanpa bersyarat dan dia juga sudah meminta maaf pada Rafka tapi belum pada teman Rafka lainnya.


Bulan januari ini dia bebas dan memulai semuanya dari nol lagi.


Dia akan hidup dengan tenang dan tak akan mengacau kehidupan orang lagi.


Flashback End.


Identitas Roy.


Nama: Roy Satria


Umur sekarang: 21 tahun.


Tanggal lahir: 4 April 1999


Anak tunggal dari pasangan Jeni Anggaraini dan Jodi Satria.


Orang tua Roy telah meninggal dari usia Roy 13 tahun.


Roy diasuh oleh ART dirumah peninggalan keluarganya.


Orang tua Roy adalah pengusaha dibidang kuliner yang sekarang akan dikendalikan oleh Roy.


Dulunya usaha itu dikendalikan oleh asisten kepercayaan Papanya.


Orang tua Roy sama-sama anak tunggal, jadi Roy tidak mempunyai sepupu atau lainnya.


Bisa dibilang dia hanya sebatang kara.


Saat Roy merasa sendirian, datanglah Sari yang membuat dirinya jatuh cinta dan membuat hidupnya hidup kembali.


Sari tau kalo Roy mencintainya.


Tetapi dia cuek dan menganggap bahwa Roy itu tak ada.


Tapi kalo dia punya masalah atau kesusahan selalu saja memanfaatkan Roy.


Dan dengan bodohnya Roy membantunya.


Saat kemarin Sari meminta bantuan Roy untuk mengusik kehidupan orang lagi yang ternyata berhubungan dengan Rafka Roy menolak tak mau terlibat lagi.


Sari marah, tapi Roy sudah tak peduli kepada Sari.


Bukan benci. Hanya saja dia sudah muak jahat pada orang lain karena alasan konyol.



Maaf kalo bab ini ngga nyambung🙏.

__ADS_1


Mohon jangan bully🙏.


__ADS_2