Nikah Muda Karena Perjodohan

Nikah Muda Karena Perjodohan
S2 ==> NMKP 248


__ADS_3

SEBELUM LANJUT BACA, TOLONG BACA YANG DI BAWAH INI.


MINTA MAAF BANGET SAMA KALIAN SEMUA KARENA CERITA KU MAKIN HARI MAKIN NGACO DAN NGGA NYAMBUNG, TERUTAMA MEMBOSAN KAN, AUTHOR MINTA MAAF YANG SEBESAR-BESAR NYA🙏🙏.


******************************


-


-


"Hahaha... sok-sokan mau nikahin anak orang, kerja dulu baru pikirin nikah, inti nya! Jaga gadis kalian masing-masing, wajib dan harus, kalau ada yang nyakitin 4 gadis itu maka siap-siap harus menyingkir jauh dari mereka!." Tegas Daddy Rafka menatap 4 pria di depan nya ini.


-


-


-


...L A N J U T A N...


...P A R T...


...K E M A R I N . . ....


-


-


-


"Kita juga bakal mikir dua kali Uncle kalo mau nyakitin mereka." Kata Pamungkas sambil menatap ke depan.


"Ya itu bagus! Ancaman yang terlontar dari mulut Daddy ngga main-main, ouh iya ada sesuatu yang mau di sampai kan nih, Daddy Rafka, sama lain nya mau ke Jepang, ngga semu sih Papa Zaidan sama Ayah Rafa tetap tinggal buat jaga-jaga Haris, Daddy Rafka sama Papi Abhi ada kerjaan juga di kantor sini, seperti biasa yah, Daddy minta tolong sama Damar dan Albhi urusin yang di sini." Pinta Daddy Rafka yang langsung mendapat angguk kan dari Damar dan Albhi bersamaan.


"Itung-itung kalian belajar bisnis, semua bisnis bakal turun ke tangan kalian semua nanti, jadi harus banyak-banyak belajar." Cetus Daddy Rafka panjang lebar.


"Iya deh Dadd, kita bakal usahain jadi yang terbaik soal mengurus semua masalah kantor di sini, ngomong-ngomong Daddy sama lain nya ke Jepang berapa hari?." Tanya Damar penasaran ingin tahu.


"Ngga lama Dam... paling 2-3 hari an atau paling banyak 7 hari." Jawab jujur Daddy Rafka tanpa ada yang di tutupi atau di sembunyi kan.


"Kalau sampai Daddy lebih dari 7 hari di sana, kami para istri bakal ikutin Daddy sama lain nya ke sana dan tarik ajak pulang!." Sahut Mommy Za sambil menatap sang suami tajam yang wajah nya ada di sebelah kiri nya.


"Iya kita semua bakal tepat waktu pulang nya." Cetus Daddy Rafka yang sedikit takut dengan ancaman sang istri.


"Kalian sekolah nya gimana? Lancar kan? Si Haris itu ganggu kalian kah tadi?." Tanya Mommy Za yang tak menghirau kan jawaban dari sang suami tercinta tadi.

__ADS_1


"Lancar aja sih Momm, soal Haris ngga usah di tanya, dia tuh udah kek orang ngga punya malu, masang wajah sok polos dan lugu di depan para gadis kita, dia sekarang ngincer dua orang, Wulan-." Belum selesai Damar bercerita tentang kejadian di sekolah nya tadi, Daddy Rafka memotong perkataan anak cowok nya itu.


"Selain ngincer Wulan dia juga ngincer Agnez kan?." Tebak Daddy yang langsung tepat sasaran.


"Hmmm... gitu deh Uncle, maka nya aku ngga ikhlas rasa nya kalau Agnez pergi sekolah." Timpal Angkasa lesu dengan menunduk kan kepala nya dalam-dalam.


"Ya gitu deh resiko punya musuh dan resiko punya cewek kaya Agnez si Hiper Aktif." Celutuk Daddy Rafka sambil mengangguk-angguk kan kepala nya tanda paham.


"Terus tadi karena kita geram, kita memberi dia teka-teki Dadd." Cerita Damar berlanjut.


"Tentang apa? Asal usul dia gitu maksud kamu?." Tanya Daddy Rafka yang di angguki oleh para pria muda di depan nya ini.


"Sebener nya dia anak siapa sih Uncle? Seharus nya kan Pak Andre itu jadi Kakek nya, umur nya aja sama kaya Kakek dan Nenek jika masih hidup, kenapa malah jadi Ayah dari Haris?." Tanya Angkasa heran.


Daddy Rafka dan Mommy Za saling pandang kemudian melempar tatapan yang sulit di arti kan oleh para muda-muda.


"Gini aja! Kalian ngga perlu tau apa yang jadi rahasia hidup Haris, biar kan dia tau sendiri, cukup kami para tetuah saja yang tau asal usul nya itu." Kata Mommy Za menatap para pria muda-muda itu dengan tatapan penuh kelembutan.


"Tapi kan kami penasaran Momm, masa kasih teka-teki yang ngasih malah ngga tau jawaban nya? Kan ngga lucu." Gerutu Damar sambil menghembus kan nafas lelah nya.


"Kalian akan tau sendiri nanti, sekarang cukup diam aja, jangan kepo masalah apa pun." Cetus Daddy Rafka membuat para muda-muda mendengus kesal.


"Sabar wahai anak-anak Mommy yang ganteng-ganteng." Kata Mommy Za menghihur anak-anak nya yang tengah kesal pada suami nya itu.


"Emmm... Dadd?." Panggil Damar yang tak menggubris perintah sang Ayahanda tercinta.


"Apa?." Tanya Daddy Rafka sambil menaik kan ke dua alis nya ke atas.


"Apa ngga sebaik nya kita beri tau Kristal dan Wulan soal Haris?." Tanya Damar sambil menatap Daddy Rafka lamat-lamat.


"... ." Diam.


Hening tak ada jawaban, ouh lebih tepat nya masih belum ada jawaban dari bibir tipis Daddy Rafka.


"Ngga usah kasih tau ke dua gadis itu!." Tegas Daddy Rafka menatap tajam 4 pemuda di depan nya ini.


"Tapi... why?." Tanya Para pria muda itu bersamaan.


"Kalian mau melihat mereka khawatir? Dan lebih parah nya lagi mereka akan selalu ikut ke dalam masalah kalian bersama biadab Andre itu, Haris itu berhubungan dengan Andre, bahkan musuh besar kalian adalah Andre, Haris hanya perantara." Jelas Daddy Rafka panjang yang di angguki oleh 4 pria muda tanpan itu.


"Yang di kata Daddy Rafka benar, kalian harus urus ini hanya ber 4, jangan melibat kan para gadis, sekali pun Kak Rain dah tau, tapi tetap jangan libat kan dia! Ingat pesan Mommy ini di hati dan otak kalian!." Timpal Mommy Za ikut memberi kan petuah pada 4 pria tampan muda di depan nya ini.


4 pria itu pun mengangguk kan kepala setuju untuk tak melibat kan para gadis agar tak terjadi hal yang berbahaya pada mereka semua nanti nya.


-

__ADS_1


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung... .


Lanjut besok ya readers tersayang ku, tercinta ku, wkwkwk😁.


Like & komennya ditunggu ya guys... .


Maaf ngga nyambung😢🙏.


Maaf kalo garing😢🙏.


Maaf typo di mana-mana🙏😢.


Maaf banget kalo makin hari ceritaku makin ngga menarik.


Maaf cerita nya membosan kan😢.


Maaf gantung cerita nya😂.


Di lanjut besok ya readers😂.


Jangan marah karena di gantung yak guys😂.


Saya penulis yang masih pemula dan amatiran mohon memaklumi kalo banyak kekurangan nya yah🙏😊.


Jaga kesehatan selalu readers.


Salam sayang dari ViCa😍.

__ADS_1


__ADS_2