Nikah Muda Karena Perjodohan

Nikah Muda Karena Perjodohan
Fifty-nine


__ADS_3

Sesuai janji tadi sore, malam ini tepatnya ba'da isya' 6 serangkai pulang berkumpul di rumah Mama Papa Rafka.


Di sana juga sudah ada 6 keluarga senior yang menanti.


Mereka semua, 6 keluarga senior, 3 keluarga junior, juga Bang Rafa dan Bang Idan duduk di ruang santai dengan di temani camilan sambil meminum jus, teh, dan kopi.


"Ok, kayanya formasi udah lengkap, kita langsung mulai saja pembicaraan tentang lamaran Bang Idan juga Bang Rafa." Seru Papa Rafka.


Semua tetua sudah memasang muka serius tapi tetap santai.


Sedangkan yang muda-muda, mereka santai dan malah asyik ngemil.


Zarine, Akifa, Alfi, 3 cewek ini duduk di bawah beralaskan karpet berbulu, kalau Rafka, Abdiel, dan Abhi, duduk di sofa sama seperti lainnya.


Para muda-muda memperhatikan Papa Rafka yang bersiap mengucapkan kata-katanya.


"Aku punya pendapat, ini untuk Adib." Kata Papa Rafka, ia menjeda ucapannya menunggu jawaban dari sang Besan atau mertua Rafka itu.


"Iya silahkan kemukakan saja pendapatmu Suf." Jawab Ayah Zarine.


"Aku berpendapat bagaimana jika pernikahan Bang Idan dan Bang Rafa di jadikan satu seperti pernikahannya Abh dan Abdiel dulu?." Ungkap Papa Rafka.


Ayah Bang Rafa berpikir, menimbang uca


Sesuai janji tadi sore, malam ini tepatnya ba'da isya' 6 serangkai pulang berkumpul di rumah Mama Papa Rafka.


Di sana juga sudah ada 6 keluarga senior yang menanti.


Mereka semua, 6 keluarga senior, 3 keluarga junior, juga Bang Rafa dan Bang Idan duduk di ruang santai dengan di temani camilan sambil meminum jus, teh, dan kopi.


"Ok, kayanya formasi udah lengkap, kita langsung mulai saja pembicaraan tentang lamaran Bang Idan juga Bang Rafa." Seru Papa Rafka.


Semua tetua sudah memasang muka serius tapi tetap santai.

__ADS_1


Sedangkan yang muda-muda, mereka santai dan malah asyik ngemil.


Zarine, Akifa, Alfi, 3 cewek ini duduk di bawah beralaskan karpet berbulu, kalau Rafka, Abdiel, dan Abhi, duduk di sofa sama seperti lainnya.


Para muda-muda memperhatikan Papa Rafka yang bersiap mengucapkan kata-katanya.


"Aku punya pendapat, ini untuk Adib." Kata Papa Rafka, ia menjeda ucapannya menunggu jawaban dari sang Besan atau mertua Rafka itu.


"Iya silahkan kemukakan saja pendapatmu Suf." Jawab Ayah Zarine.


"Aku berpendapat bagaimana jika pernikahan Bang Idan dan Bang Rafa di jadikan satu seperti pernikahannya Abhi dan Abdiel dulu?." Ungkap Papa Rafka.


Ayah Bang Rafa berpikir, menimbang ucapan Papa Rafka.


"Yaaa kalo aku sih ayo aja, tapi lebih baiknya kita tanya sama yang bakal punya acara, setuju Ngga kira-kira?." Tanya Ayah Zarine kepada Bang Rafa dan Bang Idan.


Seluruh penghuni ruang santai menatap Bang Rafa dan Bang Idan.


"Ya aku setuju." Jawab cepat Bang Rafa.


"Alhamdulillah, kita juga rundingkan ini dengan orang tua Tika, terus untuk lamaran secara resminya, Bang Idan?, kita kerumah Tika malam minggu ini, kamu setuju kan?." Tanya Papa Rafka.


"Bang Idan setuju Pa, lebih cepat, lebih baik." Kata Bang Idan.


"Kalo untuk Bang Rafa dan Raina, karena Raina juga sudah tidak mempunyai keluarga, jadi kita langsung rundingkan acara pernikahannya, gimana Bang Rafa?." Ayah Zarine meminta pendapat sang anak yang akan menjadi pengantin ini.


"Ya Bang Rafa setuju." Jawab singkat Bang Rafa.


"Nah, udah kelar nih masalah nikahan, sekarang kita beralih ke resepsi." Celutuk Papa Akifa.


"Resepsi ya?, kita adain nya bergilir aja, pertama yang ngadain resepsi Rafka Zarine, terus Akifa Abdiel, berlanjut, Abhi Alfi, Bang Rafa Raina, dan terakhir Bang Idan Tika, itu kalo calon besan kalian setuju." Jelas Papi Alfi dengan menunjuk Papa Mama Bang Idan.


"Kita rundingkan ini juga malam minggu besok." Kata Papa Rafka.

__ADS_1


"Ini 3 keluarga junior setuju ngga?." Tanya Ayah Zarine.


"Ya, kita setuju." Jawab 6 serangkai atau yang sekarang di sebut 3 keluarga junior oleh para orang tua.


Setelah obrolan yang agak berat tadi, perkumpulan ini pun membicarakan hal-hal yang menyenangkan dan ringan tentunya.


Sampailah pada pukul setengah sepuluh malam, 5 keluarga senior dan 3 keluarga junior pulang ke kediamannya masing-masing.


-


-


-


-


-


Bersambung...


Maaf lama ngga upšŸ™.


Authornya ngga punya kuota🤣.


Ini aja up minta tolong sama Kakak Author☺.


Maaf readers, yang biasanya Author up 1000-3000 kata tapi sekarang malah cuma ratusan.


Maaf sekali lagi, mungkin bulan depan bakal rutin lagi☺.


Makasih buat kalian yang udah mau mampir di novel yang monoton ini.


Jaga kesehatan selalu yaaaašŸ˜‰.

__ADS_1


Salam Sayang dari ViCa😚.


__ADS_2