Nikah Muda Karena Perjodohan

Nikah Muda Karena Perjodohan
Seratus limapuluh enam


__ADS_3

SEBELUM LANJUT BACA, TOLONG BACA YANG DI BAWAH INI.


MINTA MAAF BANGET SAMA KALIAN SEMUA KARENA CERITA KU


MAKIN HARI MAKIN NGACO DAN NGGA AKUNYAMBUNG, TERUTAMA MEMBOSAN KAN, MAAF SEBESAR-BESAR NYA🙏🙏.


******************************


-


-


Sekarang, Rafka Zarine tengah duduk di sofa kamar dengan posisi, Zarine duduk bersandar pada dada bidang Rafka yang polos tak memakai baju.


Tangan Rafka mengelus perut Zarine lembut, Zarine mengajak Baby kembar yang ada di perut nya itu mengobrol.


"Sayang? Kita turun yuk, aku laper banget nih, ouh iya, bentar lagi para tetuah mau dateng buat bahas suatu hal, kemarin malem mereka chat grup." Ujar Rafka walau tak sepenuh nya mengungkap kan.


"Wih... ayo turun!." Zarine semangat, dia sudah berdiri dari duduk nya, mengambil baju di ruang ganti dan memakai nya kepada Rafka.


"Ayo cepat!." Zarine manarik Rafka paksa dari duduk manis nya.


Suami Zarine itu hanya terkekeh pelan melihat tingkah ke kanak-kanak kan Zarine.


Sampai di meja makan.


"Wah wah wah! Yang ngajak ketemua malah bangun nya siang." Cetus Papa Rafka.


"Ngga siang Pa, orang ini masih jam 6.30 kok." Bela suami Zarine ini pada diri nya sendiri.


-


-


-


...L A N J U T A N...


...P A R T...


...K E M A R I N . . ....


-


-


-


"Hilih ngeles aja kamu, ayo kita sarapan, habis itu kita bakal bicara kan banyak hal bentar lagi." Ujar Papa Rafka menyuruh Rafka Zarine duduk di kursi meja makan.


Zarine duduk di sebelah Akifa.


Mata Zarine menatap seluruh menu sarapan di atas meja.


Bibir nya cemberut dan itu tak luput dari pandangan Rafka.


"Why Yang?." Tanya Rafka lembut dengan berbisik.


"Aku ngga selera sama menu sarapan ini." Ujar Zarine berbisik juga di telinga Rafka.


Calon Ayah itu tersenyum mendengar keluhan sang istri yang sudah dia tebak sebelum nya.


"Kamu mau makan apa emang?." Tanya Rafka lagi.

__ADS_1


"Makan nasi goreng enak juga deh kaya nya." Kode Zarine pada Rafka.


"Ayo aku bikinin, tapi makan nya entar sepiring berdua yah?." Pinta Rafka.


"Ok deh, kamu agak banyakin aja nasi nya." Ujar Zarine setuju.


2 sejolo itu berdiri dari duduk nya, hendak menuju dapur.


"Kalian mau kemana?." Tanya Bunda pada anak menantu nya itu, semua mata sontak menatap Rafka Zarine yang berdiri.


"Zarine ngga selera sama menu saraoan nya Bun, dia minta nasi goreng, jadi Rafka mau bikinin." Cetus Rafka menjelas kan panjang.


"Bumil satu ini termasuk pemilih makanan yah, ya udah sana cepet!." Usir Mama Rafka sambil tertawa pelan, Zarine membalas nya dengen cengiran khas nya.


Di dapur.


"Yang? Tolong ambilin nasi nya yah." Pinta Rafka yang di jawab acungan jempol oleh Zarine.


Rafka menyiap kan bumbu memasak nasi goreng untuk istrinya ini.


Beberapa menit kemudian nasi goreng dengan 2 porsi sudah tersaji di atas piring.


"Wihhh!." Seru Zarine dengan mata berbinar bahagia terpancar jelas.


Tangan nya bertepuk kecil dengan senyuman indah nya.


"Pasti ini enak." Ujar Zarine dengan sendok siap menyendok nasi di piring nya.


Tapi... tiba-tiba Zarine menghenti kan kegiatan nya dan menyerah kan sendok nya ke Rafka.


"Kenapa?." Tanya Rafka dengan khawatir.


Pikiran nya sudah kemana-mana saat melihat Zarine menyerah kan sendok pada nya.


"Aku mau kamu suapin." Pinta Zarine yang membuat Rafka menghembus kan nafas panjang nya pertanda lega.


"Ya udah sini." Kata Rafka.


2 pasang suami istri ini sarapan dengan satu piring berdua dan berbagi sendok pula.


Di meja makan.


"Ini mereka bikin nasi goreng apa ketiduran sih di dapur?." Tanya Akifa heran.


"Makan di sana kali mereka, udah lah Yang biarin aja, kalo udah sarapan nya pasti mereka bakal balik ke sini kumpul lagi sama kita." Ujar Abdiel.


Pukul 07.00 sarapan telah usai.


Semua telah berkumpul di ruang santai rumah Rafka Zarine.


Camilan dan minuman sudah tersedia di atas meja, perbincangan serius pun harus ada pendamping nya kan.


Para tetuah duduk di atas sofa, sedang kan para muda-muda memilih duduk di karpet bulu yang tersedia di ruang santai itu.


Di tengah obrolan serius, Zarine, Akifa, Alfi, Tika, juga Kak Raina malah asik ngemil.


Bunyi kriuk kriuk dari keripik kentang yang mereka makan terdengar sangat nyaring.


Mereka tak mau duduk terpisah karena juga mau mendengar obrolan yang di bahas oleh para tetuah dan para suami mereka.


"Ok kita sudah berkumpul semua di sini, sekarang? Apa yang akan kita bahas dulu?." Tanya Papa Rafka.


"Kita bahas dulu soal acara lulusan kemarin saat kalian ungkapin status ke public." Datar Rafka berucap.

__ADS_1


Tiba-tiba atmosfer ruangan ini berubah jadi hening diam tak ada yang bersuara.


"Kapan kalian klarifikasi? Satu kantor kita tau, dan jangan lupa kan media juga tau, mereka banyak menghujat Zarine, Akifa, Alfi." Kata Mama Rafka yang menatap anak nya dengan tatapan teduh itu.


"Nanti malam kita akan klarifikasi soal itu, kemarin kita udah minta siapin sama Asisten kita masing-masing, jadi malam ini kita tinggal berangkat untuk klarifikasi itu." Ujar Rafka menjelas kan panjang lebar.


Para tetuah mengangguk kan kepala paham dengan rencana yang di susun oleh Rafka suami dari Zarine ini.


"Lalu yang ke dua? Apa ada yang ingin di bicara in lagi?." Tanya Papa Abdiel.


"Ada, ini soal resep-." Ucapan Bang Idan terpotong oleh Rafka.


"Soal perusahaan Bang Idan di London." Sela Rafka cepat.


"Ada apa sama perusahaan kamu di sana Bang?." Tanya Papa Rafka khawatir.


Bang Idan melotot kan mata nya ke arah sang adik.


"Apa? Lo mau nyembunyi in dari mereka? Lama-lama juga bakal tau, jadi ngga guna buat di rahasiain, jadi mending di umbar aja sekalian biar ngga ada ribut lagi." Jelas Rafka yang memang benar ada nya menurut lainnya.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung dulu ya guys😁.


Like & komennya ditunggu ya guys... .


Maaf ngga nyambung😢🙏.


Maaf kalo garing😢🙏.


Maaf typo di mana-mana🙏😢.


Maaf banget kalo makin hari ceritaku makin ngga menarik.


Maaf cerita nya membosan kan😢.


Maaf gantung cerita nya😂.


Di lanjut besok ya readers😂.


Jangan marah karena di gantung yak guys😂.


Saya penulis yang masih pemula dan amatiran mohon memahami nya😊.


Jaga kesehatan selalu readers.


Salam sayang dari ViCa😍.

__ADS_1


__ADS_2