Nikah Muda Karena Perjodohan

Nikah Muda Karena Perjodohan
S2 ==> NMKP 213


__ADS_3

SEBELUM LANJUT BACA, TOLONG BACA YANG DI BAWAH INI.


MINTA MAAF BANGET SAMA KALIAN SEMUA KARENA CERITA KU MAKIN HARI MAKIN NGACO DAN NGGA NYAMBUNG, TERUTAMA MEMBOSAN KAN, AUTHOR MINTA MAAF YANG SEBESAR-BESAR NYA🙏🙏.


******************************


-


-


"Iya Te sama-sama." Balas nya.


Suasana di antara mereka hening, tak ada yang berbicara.


-


-


-


...L A N J U T A N...


...P A R T...


...K E M A R I N . . ....


-


-


-


Bunda Raina tak bicara karena sibuk menatap Kak Rain, sedang kan Kak Rain yang di tatap hanya memberi kan senyum manis nya karena salah tingkah.


Yah, gadis baik yang membantu Bunda Raina adalah Kak Rain, siapa lagi memang. (Readers udah pada nebak kali Thor😒 #ReadersYangBudiman).


Kemudian tangan Bunda Raina terulur menyentuh wajah putih mulus milik Kak Rain.


Kak Rain terkejut dan menatap aneh pada Bunda Raina, sekali lagi Kak Rain hanya tersenyum canggung sambil menatap Bunda Raina.


Dalam hati, Bunda Raina berucap... 'Dia bukan nya Rain si gadis bersuara lembut penyanyi di Cafe Rainbow itu? Dari dekat dia begitu mirip dengan Rain, gadis kecil yang beberapa tahun lalu aku temui.' Begitul lah batin Bunda Raina.


Saat sadar, Bunda Raina melepas elusan tangan nya tak lupa mengucap kan maaf.


Posisi dua wanita itu saat ini sedang berdiri sambil tengok kanan kiri mencari taxi. Kak Rain hendak pergi tapi di tahan oleh Bunda Raina dengan seribu alasan nya.


Bunda Raina tau Kak Rain karena beliau juga seorang Bunda gaul yang mengikuti teknologi anak-anak muda, jadi beliau tak ketinggalan jaman.


Di tengah keterdiaman dua orang ini. Kak Rain di dalam hati juga ikut berbicara ketika melihat wajah Bunda Raina.


'Wajah ini kaya Kak Raina dulu yang kasih aku kalung emas putih itu, mungkin sekarang kalo ketemu aku bakal beralih memanggil beliau Tante.' Kata Kak Rain sambil tersenyum sangat tipis hampir tak terlihat oleh orang.

__ADS_1


Setelah lama diam, akhir nya taxi online yang di pesan Bunda Raina telah tiba, Kak Rain siap pergi, tapi tiba-tiba... .


"Nak? Bisa minta tolong?." Pinta Bunda Raina lembut pada Kak Rain.


"Ouh boleh Tante, silah kan, ada yang bisa saya bantu?." Tanya Kak Rain ramah.


"Tante minta tolong bantu in bawa belanjaan ini ke Cafe ZAARA." Ujar Bunda Raina meminta, sebenar nya tanpa meminta bantuan sekali pun Bunda Raina mampu ke sana sendiri, tapi Beliau sengaja meminta bantuan Kak Rain.


Kak Rain juga terheran-heran dalam hati, dia bertanya-tanya dalam pikiran nya, 'Kan udah ada taxi, udah lah di bantu aja, ngga ada rugi nya juga buat aku.' Tapi meski heran, Kak Rain tetap membantu Bunda Raina.


Mereka berdua pun masuk ke dalam mobil dan duduk manis di kursi penumpang.


Beberapa menit perjalanan, 2 wanita ini pun sampai di Cafe ZAARA.


Kak Rain di tuntun masuk oleh Bunda Raina bak Ibu yang tak mau kehilangan anak nya.


Sampai di dalam Cafe tepat nya di sofa pojok Cafe dekat jendela, di sana ada Zarine, Alfi, Akifa, Tika. Mereka ber 5 terbengong saat melihat Kak Rain dan Bunda Raina datang bersamaan dengan tangan kiri Bunda Raina penuh belanjaan.


"Assallammu'allaikum semua, ayo duduk Nak Rain." Suruh Bunda Raina, Kak Rain sedikit tercengang bahwa Tante yang baru di tolong nya ini mengenal diri nya.


Dengan kikuk Kak Rain duduk di sofa itu tepat sebelah Mami Alfi.


Bunda Raina ikut duduk di sofa tunggal yang tepat ada di hadapan Kak Rain.


Suasana di meja ini diam tak ada suara.


Sampai deheman Akifa memecah suasana tegang yang tercipta dari datang nya Kak Rain.


"Kak Raina? Ada apa nih bawa-bawa Nak Rain?." Tanya Mama Tika.


"Manggil nama mereka ribet yah, sama soal nya, hahaha... ." Tawa Akifa pecah, Kak Rain di sana hanya terkekeh pelan.


Mendengar nama Tante yang dia tolong tadi, pikiran dia langsung mengarah pada Kakak yang memberi dia kalung beberapa tahun lalu, yang sampai sekarang kalung nya ia pakai.


"Aku bawa Nak Rain ke sini, aku mau ngobrol sama dia, sekalian ngucapin terima kasih tadi udah di tolong." Jelas Bunda Raina.


"Di tolong? Emang Bunda Raina ngga kuat belanja sendiri? Salah sendiri sih ngga ngajak Mbak ART." Kata Akifa panjang.


"Hehehe... aku ngga bawa Mbak ART soal nya kalo urusan dapur aku sendiri yang urus, kalian juga tau itu, tadi aku di jalan pulang hampir di tabrak mobil karena ceroboh main ponsel sambil nyebrang, ngga tengok kanan kiri lagi." Cerita Bunda Raina detail.


"Hah?! Bunda ngga papa kan?!." keterkejutan ke khawatir 4 orang wanita ini membuat telinga Bunda Raina sakit, teriak kan para Ibu-ibu itu juga membuat para pengunjung langsung menatap sofa mereka.


Dengan senyum tak enak, Bunda Raina meminta maaf dan memarahi 4 Ibu-ibu itu dengan suara lirih, yang di marahi malah tak peduli, dan itu membuat Bunda Raina ingin menangis.


"Jangan bilang sama Abang kalian kalo Bunda hampir ke tabrak tadi." Peringat Bunda Raina tegas.


"Siiap! Laksana kan Capten!." Jawab 4 Ibu-ibu itu kompak.


"Dah kalian duduk sini temenin Kak Rain, ajakin ngomong, aku mau ambilin dia minum sama camilan, duduk sini diam-diam yah Kak Rain." Pamit Bunda Raina, Kak Rain sudah mau angkat bicara ingin menolak tapi Bunda Raina keburu pergi.


Sepeninggalan Bunda Raina.

__ADS_1


"Kak Rain masih kerja di Cafe Rainbow kah?." Tanya Mommy Za.


"Iya Te." Jawab Kak Rain canggung.


"Ouh iya kita belum kenalan, kenalin nama Tante, Zarine, ini Tante Akifa, Tante Tika, dan Tante Alfi." Sebut Zarine satu per satu. Kak Rain menanggapi nya hanya dengan angguk kan kepala sekali.


"Emmm... Tante semua nya kok tau nama saya sih?." Tanya Rain yang penasaran sedari tadi saat dia baru datang dan duduk disofa ini.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung... .


Lanjut besok ya readers tersayang ku, tercinta ku, wkwkwk😁.


Like & komennya ditunggu ya guys... .


Maaf ngga nyambung😢🙏.


Maaf kalo garing😢🙏.


Maaf typo di mana-mana🙏😢.


Maaf banget kalo makin hari ceritaku makin ngga menarik.


Maaf cerita nya membosan kan😢.


Maaf gantung cerita nya😂.


Di lanjut besok ya readers😂.


Jangan marah karena di gantung yak guys😂.


Saya penulis yang masih pemula dan amatiran mohon memaklumi kalo banyak kekurangan nya yah🙏😊.


Jaga kesehatan selalu readers.

__ADS_1


Salam sayang dari ViCa😍.


__ADS_2