
SEBELUM LANJUT BACA, TOLONG BACA YANG DI BAWAH INI.
MINTA MAAF BANGET SAMA KALIAN SEMUA KARENA CERITA KU MAKIN HARI MAKIN NGACO DAN NGGA NYAMBUNG, TERUTAMA MEMBOSAN KAN, AUTHOR MINTA MAAF YANG SEBESAR-BESAR NYA🙏🙏.
******************************
-
-
Dia jengkel dengan sifat Angkasa yang pengatur itu, dia hendak melawan tapi tubuh dan hati nya malah tak sinkron, haduhh memang nya jatuh cinta membuat orang gila, karena memang definisi cinta sendiri adalah gila, dan terkadang juga bisa menyesat kan seseorang ke jalan yang tidak benar.
Untuk Angkasa dan Agnez tak seperti itu.
-
-
-
...L A N J U T A N...
...P A R T...
...K E M A R I N . . ....
-
-
-
Di kelas 11 IPS 3.
Di kelas itu hanya ada 5 serangkai. Tiba-tiba... .
"Assallammu'allaikum." Salam Angkasa dengan menahan senyum bahagia.
"Wa'allaikum sallam, nah ini nih! Si tokoh utama yang habis Anggur sama Agnez." Cetus Pamungkas nyleneh.
"Anggur?." Beo Wulan tak paham, dia menatap Pamungkas mengingin kan kejelasan.
"Apell maksud aku Wulan." Kata Pamungkas di akhiri kekehan pelan nya.
Angkasa sudah menduduk kan bokong nya di bangku sebeleh Pamungkas masih dengan senyum-senyum sendiri.
"Bang Angkasa sehat kan?." Tanya Wulan dengan tangan nya hendak menyentuh dahi putih Angkasa.
Tapi baru saja ingin bangun dari duduk nya, Albhi menahan nya lengkap dengan menatap Wulan datar.
Semua menatap Albhi hanya geleng-geleng kepala.
Kembali ke Angkasa.
"Paijo?! Lo tadi dari ngapel sama si Agnez yah?." Tanya Pamungkas menggoda Angkasa.
Angkasa menatap Pamungkas dengan senyum miring nya yang terkesan menakut kan.
__ADS_1
"Dih di tanya bukan nya jawab malah nyeringai nakutin orang gitu, merinding sendiri Gua jadi nya!." Cetus Pamungkas sambil bergidik ngeri.
Angkasa tak menghirau kan ucapan Pamungkas dan kembali menyungging kan senyum nya pelit.
"Kasmaran nya Angkasa beda dari lain nya Kas, kamu harus tau itu, kita kalo kasmaran senyum nya manis, kaya orang gila, kalo si Angkasa senyum miring kaya pshyco nemu sasaran nya, bikin merinding." Cetus Damar panjang.
"Iya, Bang Angkasa nakutin." Cicit Wulan ikut-ikutan.
Angkasa masih tak merespon, dan itu membuat 5 sahabat lain nya geleng kepala kemudian menepuk dahi masing-masing dengan pelan.
Tapi tiba-tiba... .
"Aku kaya nya ngga akan bareng kalian kalo berangkat sekolah mulai hari ini, ngga papa kan?." Kali ini Angkasa benar-benar meminta ijin dengan tulus pada 5 sehabat nya itu.
Pamungkas, Damar Wulan, Albhi, dan Kristal saling pandang dan menatap Angkasa yang memasang wajah memelas.
Kemudian mereka saling melempar angguk kan pelan hanya sekali.
Dan... .
"It's ok kok Angkasa, ngga masalah." Ujar Damar mengijin kan.
"Pasti mau antar jemput Agnez." Kata Wulan menggoda.
Angkasa hanya tersenyum kecil menanggapi sepupu perempuan nya ini.
"Ada perkambangan apa tentang Agnez?." Tanya Kristal antusias.
"Aku tadi habis pindahin dia ke bangku yang ngga ada cowok nya, ternyata kemarin dia duduk sama cowok!." Cerita Angkasa dengan nada bicara geram, alis nya sudah menyatu bak angry bird.
"Dia ngga marah atau nolak kamu pindahin tempat duduk nya?." Tanya Pamungkas.
"Haduh... sifat pengatur kamu kurangin Angkasa, Agnez bisa-bisa merasa terkekang kalo kamu terus-terusan kaya gitu." Nasihat Kristal yang memang benar ada nya.
Angkasa hanya membalas nya dengan angguk kan kepala pelan, saran Kristal memang benar, tapi dia masih tak mau merubah nya, karena menurut nya itu lah cara nya mencintai Agnez dengan cara nya sendiri tak perlu menjadi orang lain.
Tak lama setelah obrolan mereka itu, bel tanda masuk kelas berbunyi nyaring di seluruh penjuru sekolah SMA Merdeka yang luas itu.
Pelajaran di mulai dengan ekspresi berbeda-beda di setiap kelas dan setiap anak.
Waktu terus bergulir tanpa ada nya hambatan, tak terasa jam sudah menunjuk kan istirahat.
Bel kembali menggemah dan dengan semangat 45 semua siswa-siswi keluar kelas untuk menuju kantin mengisi perut kosong mereka yang habis terkuras oleh pelajaran di kelas.
Di pintu kelas 10 IPS 1.
"Assallammu'allaikum junior kesayangan!!." Sapa Kristal heboh mewakili 5 orang sahabat lain nya, kelas 10 belum keluar semua, mereka memilih tinggal di kelas karena malah berdesak desak kan di tangga dan lift menuju kantin.
"Wa'allaikum sallam." Jawab anak-anak kelas 10 itu. Di sana juga ada Agnez dengan wajah bahagia nya karena kedatangan Kristal dan Wulan.
"Salam nya biasa aja! Ngga usah pake kesayangan juga!." Seru Damar tajam.
"Ya maaf, gitu aja marah, iya-iya aku minta maaf." Ujar Kristal dengan raut menggemas kan menatap Damar.
Melihat ekspresi itu, pipi Damar tampak merona walau tipis, segera dia memaling kan wajah nya sambil mengatakan... "I.. iya aku maafin, jangan ulangi!." Begitu lah kata Damar.
Kristal langsung tersenyum lebar lalu mencubit ke dua pipi Damar gemas. Abang kandung dari Wulan itu hanya memgikuti gerak kan tangan Kristal yang menggoyang-goyang kan tangan nya.
__ADS_1
Semua orang di kelas Agnez itu menahan senyum melihat pertengkaran 2 sejoli itu.
Agnez gemas melihat pertengkaran itu.
"Uh Mbak Kristal sama Mas Damar sweet bangetttt!!." Pekik Agnez memcah moment so sweet itu.
Tiba-tiba... .
"Kita bisa juga tau kaya gitu, bahkan lebih dari itu juga bisa." Cetus Angkasa yang tiba-tiba sudah duduk manis manis di kursi belakang Agnez dan badan nya mendekat di dekat wajah Agnez.
Mendengar suara Angkasa yang seperti tepat di telinga nya, Agnez menengok ke belakang dan wajah nya juga wajah Angkasa hanya berjarak beberapa centi saja.
Pandangan mereka bertemu dan membuat jantung ke dua nya berdebar heboh sendiri didada kiri masing-masing.
Agnez heran, sejak kapan Angkasa ada dibekakang nya? Dia tak melihat Angkasa masuk tadi.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Bersambung... .
Lanjut besok ya readers tersayang ku, tercinta ku, wkwkwk😁.
Like & komennya ditunggu ya guys... .
Maaf ngga nyambung😢🙏.
Maaf kalo garing😢🙏.
Maaf typo di mana-mana🙏😢.
Maaf banget kalo makin hari ceritaku makin ngga menarik.
Maaf cerita nya membosan kan😢.
Maaf gantung cerita nya😂.
Di lanjut besok ya readers😂.
Jangan marah karena di gantung yak guys😂.
Saya penulis yang masih pemula dan amatiran mohon memaklumi kalo banyak kekurangan nya yah🙏😊.
__ADS_1
Jaga kesehatan selalu readers.
Salam sayang dari ViCa😍.