Nikah Muda Karena Perjodohan

Nikah Muda Karena Perjodohan
S2 ==> NMKP 209


__ADS_3

SEBELUM LANJUT BACA, TOLONG BACA YANG DI BAWAH INI.


MINTA MAAF BANGET SAMA KALIAN SEMUA KARENA CERITA KU MAKIN HARI MAKIN NGACO DAN NGGA NYAMBUNG, TERUTAMA MEMBOSAN KAN, AUTHOR MINTA MAAF YANG SEBESAR-BESAR NYA🙏🙏.


******************************


-


-


Sampai di sekolah.


"Besok aku ngga mau jemput kamu pake motor." Blak-blakan Angkasa berucap.


Agnez terkejut, dan kemudian pancaran kekecewaan terlihat dimata nya yang bening, polos, dan lugu itu.


-


-


-


...L A N J U T A N...


...P A R T...


...K E M A R I N . . ....


-


-


-


Melihat mimik wajah gadis nya yang menggemas kan itu mencipta kan senyum miring muncul di bibir Angkasa. Dan sayang nya Agnez tak menyadari nya di karena dia menunduk kan kepala nya dalam.


Sesaat kemudian senyum miring itu hilang bersamaan dengan dongak kan kepala Agnez, ekspresi Angkasa kembali datar dan dingin, tapi tatapan nya begitu lembut kepada Agnez.


Ekspresi Agnez juga kembali terkontrol tak seperti tadi, yang tersirat kekecewaan di sana.


"Ya bagus deh Mas Angkasa ndak jemput aku lagi." Acuh Agnez sambil langkah nya hendak melangkah meninggal kan Angkasa.


Tapi... .


"Emang aku ada ngomong ngga mau jemput kamu lagi?." Tanga Angkasa sambil menaik kan salah satu alis nya tinggi-tinggi.


"... ." Agnez diam tak menjawab, tapi hati nya bergumam... 'Ndak ada sih, terus maksud nya apa bilang kaya tadi?.' Bagitu lah isi hati Agnez.


Lama diam, Agnez pun berucap... "Tau lah terserah Mas Angkasa aja, aku ndak mau tau, minggir! Aku mau masuk ke kelas!." Seru Agnez mendorong tubuh Angkasa yang menghalangi nya melangkah.


"Jangan pergi kalo aku masih belum bilang pergi!." Tegas Angkasa pada gadis mungil nya yang tengah menatap nya cengo itu.


Karena tak mendapat jawaban dari Agnez, Angkasa pun berbicara lagi.


"Maksud aku ngga mau jemput kamu pake motor, aku mau jemput kamu pake mobil aja besok, gitu aja masa ngga paham sih? Ck ck ck!." Jelas Angkasa di akhiri decak kan pelan.


Agnez mulai paham, dia mengangguk angguk kan kepala nya.


Kemudian... .

__ADS_1


"Tapi aku lebih suka Mas Angkasa jemput pake motor, yang nama nya imam kan di depan bukan di samping." Polos Agnez berucap.


Angkasa yang mendengar menatap Agnez penuh makna di iringi dengan senyum miring nya.


Setelah mengatakan itu Agnez diam mencerna ucapan nya.


1 menit kemudia... .


"Lupain ucapan aku barusan! Udah aku mau balik kelas!." Seru Agnez salah tingkah, pipi nya menghangat dan merona malu sudah seperti kepiting rebus.


Agnez menatap Angkasa yang tak bergeming, kemudian dia pun melangkah pergi.


Baru 2 langkah, tangan Agnez di genggam oleh Angkasa (Dasar drama! Udah kek di film-film aja kalian berdua_-).


"Ayo aku anter!." Perintah sang Raja mutlak.


Yang awal nya Agnez melangkah mendahului Angkasa, kini langkah mereka sejajar.


Jantung Angkasa dan Agnez berdebar seirama, degug kan mereka seperti dapat di dengar oleh telinga masing-masing.


'Ya Allah... jangan sampai degug kan jantung ini sampai di telinga nya!.' Doa Angkasa dan Agnez sama meski tak bekerja sama.


Di perjalanan menuju kelas.


"Jadi? Udah nih cerita nya kalo mau di jadi in makmum?." Tanya Angkasa menggoda Agnez tentang pembicaraan Agnez soal imam di parkiran tadi.


"Apa an sih Mas Angkasa diem deh!." Sungut Agnez malu.


Angkasa terkikik geli sendiri mendengar sungutan gadis nya. Angkasa makin gencar menggoda Agnez, saat rona merah muda mulai menyeruak di pipi Agnez, Angkasa terkekeh bahkan tertawa pelan.


Seluruh siswa siswi di koridor yang Angkasa dan Agnez lewati menatap mereka berdua dengan mata melotot, pasal nya seluruh siswa siswi SMA Merdeka tau tabiat Angkasa yang sangat dingin, cuek, dan hanya tersenyum pada orang-orang tetentu kini malah tertawa lebar dengan seorang gadis, junior nya lagi.


Ada yang iri, kagum, takjub menyukai kedekatan Angkasa Agnez, dan juga menatap nya sedih karena Angkasa malah dekat dengan junior.


Rata-rata yang menatap mereka adalah perempuan.


Angkasa yang tau tatapan takut Agnez dia ikut menatap sekeliling nya dengan tajam, dingin, datar ala diri nya.


"Apa liat-liat?! Jaga mata kalian!." Peringat keras Angkasa sambil menatap satu per satu orang di sana.


Mendengar sentak kan Angkasa itu semua orang bubar dan tak menatap Angkasa juga Agnez.


Perjalanan ke kelas berakhir hening sampai di tujuan.


"Mas? Jangan-." Belum selesai Agnez berbicara Angkasa menghenti kan nya.


"Jangan hirau kan tatapan mereka! Mereka cuma iri sama kita, cuma liat aku! Jangan yang lain nya, fokus cuma sama aku dan sekolah kamu, jangan yang lain nya ingat itu!." Tegas Angkasa yang tau arah bicara gadis nya.


Agnez tak menjawab, dia menatap mata tajam tapi teduh jika berhadapan dengan itu dengan tatapan sendu, dia mencari dusta di mata Angkasa yang sayang nya tak ia temu kan barang setitik pun.


Jantung Agnez kembali berdegug kencang.


Beberapa saat kemudian.


"Aku bakal jemput kamu pake motor matic besok, ngga ada penolak kan! Ini perintah bukan tawaran!." Tegas Angkasa berseru.


Setelah mengatakan itu Angkasa masuk kelas Agnez meninggal kan Agnez yang diam terpaku tak daoat bersuara.


Di dalam kelas Agnez.

__ADS_1


"Ehem! Permisi assallammu'allaikum." Salam Angkasa menyapa seluruh kelas 10 kelas gadis nya.


Seluruh siswa siswi di kelas terkejut, mereka tersadar dari lumanan nya, sedari tadi mereka menatap adegan Angkasa dan Agnez dengan seksama, mereka senang dengan kedekatan dua anak manusia itu.


Agnez pun ikut tersadar dia menyusul Angkasa ke dalam kelas nya berdiri di samping Angkasa.


"Wa'allaikum sallam Kak." Jawab seluruh kelas sopan.


"Mas Angkasa mau apa to?." Tanya Agnez berbisik.


"Sttt!!! Tenang aja Sayang, aku ngga bakal buat hal yang ngerugiin kamu, percaya deh sama aku, ok?." Kata Angkasa lembut penuh kasih sayang dan cinta.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung... .


Lanjut besok ya readers tersayang ku, tercinta ku, wkwkwk😁.


Like & komennya ditunggu ya guys... .


Maaf ngga nyambung😢🙏.


Maaf kalo garing😢🙏.


Maaf typo di mana-mana🙏😢.


Maaf banget kalo makin hari ceritaku makin ngga menarik.


Maaf cerita nya membosan kan😢.


Maaf gantung cerita nya😂.


Di lanjut besok ya readers😂.


Jangan marah karena di gantung yak guys😂.


Saya penulis yang masih pemula dan amatiran mohon memaklumi kalo banyak kekurangan nya yah🙏😊.


Jaga kesehatan selalu readers.


Salam sayang dari ViCa😍.

__ADS_1


__ADS_2