Nikah Muda Karena Perjodohan

Nikah Muda Karena Perjodohan
S2 ==> NMKP 220


__ADS_3

SEBELUM LANJUT BACA, TOLONG BACA YANG DI BAWAH INI.


MINTA MAAF BANGET SAMA KALIAN SEMUA KARENA CERITA KU MAKIN HARI MAKIN NGACO DAN NGGA NYAMBUNG, TERUTAMA MEMBOSAN KAN, AUTHOR MINTA MAAF YANG SEBESAR-BESAR NYA🙏🙏.


******************************


-


-


"Iri? Bilang!." Seru Albhi bangga.


"Diem!." Sahut Damar jengkel.


"Udah yah jangan berantem mulu! Cepet tua entar kalian." Lerai Kristal tanpa menatap lawan bicara nya.


-


-


-


...L A N J U T A N...


...P A R T...


...K E M A R I N . . ....


-


-


-


"Kalo Damar mau romantis kaya Albhi Wulan, tuh si Kristal ada di samping kamu." Mama Akifa ikut bersuara memberi ide pada anak nya Mommy Za itu.


"Hah?!." Teriak Damar dan Kristal kompak.


Damar dan Kristal saling pandang, kemudian mereka sama-sama membuang pandangan se akan tak mau melihat.


Padahal mereka berdua bukan tak mau saling melihat, tapi mereka sedang di landa rasa malu atas ucapan Mama Akifa.


"Mama apa an sih?! Ngga ada kaya gitu yah!." Seru Kristal malu, pipi Kristal memerah bak kepiting rebus.


"Iya Ma, ngga ada kaya gitu." Tegas Damar mengikuti ucapan Kristal.


"Hmmmm... masa?." Goda Mama Akifa gencar.


"Iyah!." Kompak Damar Kristal berucap.


"Cieeee... ." Sorak semua orang menggoda Damar Kristal.


Jantung Damar dan Kristal berdebar dua kali lebih cepat, mereka memilih menunduk pura-pura fokus dengan buku di depan mata masing-masing.


Berusaha tak menghirau kan goda an dari semua orang.


Pura-pura tuli padahal mereka mendengar dengan jelas, sejelas jelas nya😂.


"Ciee Mbak Kristal SalTing (Salah Tingkah)." Goda Agnez yang duduk di sebelah Kristal.


"Huts! Anak kecil ngga boleh goda in orang tua!." Seru Kristal menasihati Agnez.


"Hahaha... Mbak Agnez kan cuma beda setahun sama Agnez, jadi ndak papa dong kalo goda in." Kata Agnez sambil tertawa.


Waktu terus berputar.

__ADS_1


Jam sudah menunjuk pada angka 18.10 malam ba'da maghrib.


Semua orang kini berkumpul di meja makan hendak makan malam masih di rumah Daddy Rafka dan Mommy Za.


"Agnez? Gimana kalo kamu nginep aja di sini? Mau yah?." Tanya Mama Tika


"Waduh! Ndak bisa Mam, Ibu sama Ayah Agnez cuma berdua nanti kalo Agnez nginep beliau berdua khawatir." Kata Agnez menolak.


"Halah! Nanti biar si Angkasa yang ijinin." Balas Mama Tika masih berusaha menahan Agnez untuk pulang.


"Tapi-." Belum selesai Agnez berucap Angkasa sudah memotong perkataan Agnez.


"Udah! Ngga ada perdebatan, setelah makan malam ini aku bakal telepon Tante sama Om biar ijinin kamu nginep sini." Kata Angkasa menghenti kan perdebatan antara Agnez dan Ibunda nya.


"Ndak mau Mas! Agnez mau pulang! Habis makan malam ini!." Keukeuh Agenz berucap.


"Ngga usah pulang!." Seru Angkasa ngotot.


Saat Agnez hendak protes, suara tegas Papa Zaidan menghenti kan perdebatan dua orang itu.


"Sudah! Kita bahas nanti lagi! Sekarang kita makan malam dulu, jangan ada yang berisik!." Tukas Papa Zaidan keras.


Seluruh orang di meja makan kicep diam tak ada yang bersuara.


Di tengah ketegangan di ruang makan, di dapur, Albhi dan Wulan sibuk dengan masak kan Omelet yang di buat Albhi.


Sedari tadi 2 orang itu memasak belum juga selesai, biasa nya jika Albhi memasak sendiri, dia tak kan memakan waktu sebanyak ini.


Tapi karena ada Wulan di sebelah nya, membuat nya menghabis kan waktu lama.


Pasal nya Wulan bukan nya membantu malah mengacau kan kerjaan Albhi.


Tapi cowok tampan itu tak marah sama sekali, dia malah tersenyum bahagia melihat tingkah pengacu Wulan.


"Hm?." Balas Wulan singkat, tatapan nya juga tanpa melihat ke arah Albhi.


Gadis itu sibuk bermain dengan apron yang di pakai oleh Albhi.


"Bisa minta tolong ngga?." Tanya Albhi lembut.


"Apa?." Tanya Wulan, kali ini dia menatap Albhi serius.


"Kamu ke meja makan sana, sebentar lagi masak kan nya selesai." Pinta Albhi dengan senyuman lembut dan penuh kasih sayang.


"Ngga mau! Aku mau nunggu di sini, ke meja makan nya bareng sama Bang Bhibhi aja." Tolak Wulan mentah-mentah.


Posisi Wulan saat ini tengah duduk di kursi meja makan tepat di belakang agak ke samping kanan Albhi berdiri.


"Ya udah kalo gitu, ayo ke meja makan, tolong ambil piring dulu di rak sana buat tempat Omelet nya ini yah." Perintah Albhi pada Wulan.


Dengan semangat 45 Wulan meng iya kan, perintah Albhi.


Di meja makan.


Albhi datang dengan membawa Omelet yang masih ada di penggorengan, semua mata tertuju pada kedatangan Albhi yang membawa penggorengan di tangannya.


"Udah masak nya Bhi?." Tanya Mommy Za.


"Udah Momm." Jawab Albhi singkat.


"Mana Wulan?." Tanya Daddy Rafka.


"Ambil piring di dapur." Albhi kembali menjawab hanya dengan perkataan singkat saja.


Dari arah dapur, Wulan datang dengan membawa piring di tangan kanan nya, gadis itu juga datang dengan berlari kecil, dia tak sabar untuk menyantap makanan yang di buat oleh Albhi.

__ADS_1


"Nih Bang piring nya." Tangan kanan Wulan menyerah kan satu piring lebar kepada Albhi.


"Ok makasih, sekarang duduk sana." Suruh Albhi kembali.


Tanpa di perintah dua kali, Wulan duduk di kursi yang kosong, binar mata bahagia terlihat jelas di raut muka Wulan.


"Wah wah! Enak nih Omelet nya, icip boleh kali yah." Pinta Mami Alfi.


"Boleh kok Mam, Bang Bhibhi tadi buat Omelet nya dengan porsi buanyak." Bukan Albhi yang menjawab, melain kan Wulan yang menjawan dengan suara bahagia.


"Iya Mam, tapi satu-satu dulu yah, Albhi lagi layanin Tuan Putri dulu nih." Ucap Albhi sambil nyengir kuda.


Wulan tak menghirau kan omongan Albhi, dia fokus pada Omelet di piring nya.


Tapi Mami Alfi dan lain nya terkekeh pelan mendengar omongan Albhi, lalu menjawab omongan Albhi.


"Ngga usah deh Bhi, kita semua udah kenyang, kamu aja yang makan." Kata Mami Alfi.


Semua orang memang baru saja selesai makan malam tadi saat Albhi memasuki ruang makan.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung... .


Lanjut besok ya readers tersayang ku, tercinta ku, wkwkwk😁.


Like & komennya ditunggu ya guys... .


Maaf ngga nyambung😢🙏.


Maaf kalo garing😢🙏.


Maaf typo di mana-mana🙏😢.


Maaf banget kalo makin hari ceritaku makin ngga menarik.


Maaf cerita nya membosan kan😢.


Maaf gantung cerita nya😂.


Di lanjut besok ya readers😂.


Jangan marah karena di gantung yak guys😂.


Saya penulis yang masih pemula dan amatiran mohon memaklumi kalo banyak kekurangan nya yah🙏😊.


Jaga kesehatan selalu readers.


Salam sayang dari ViCa😍.

__ADS_1


__ADS_2