
SEBELUM LANJUT BACA, TOLONG BACA YANG DI BAWAH INI.
MINTA MAAF BANGET SAMA KALIAN SEMUA KARENA CERITA KU MAKIN HARI MAKIN NGACO DAN NGGA NYAMBUNG, TERUTAMA MEMBOSAN KAN, AUTHOR MINTA MAAF YANG SEBESAR-BESAR NYA🙏🙏.
******************************
-
-
Sedang kan orang-orang yang melihat nya malah terkikik geli sendiri.
"Mamam tuh jahil!." Ejek Pamungkas.
"Diem!." Tukas Angkasa berseru jengkel.
-
-
-
...L A N J U T A N...
...P A R T...
...K E M A R I N . . ....
-
-
-
"Agnez?! Kembali ke tempat di sebelah ku! Jangan di sana!." Panggil Angkasa jengkel pada little girl nya.
"Ndak mau! Aku mau duduk sini aja, deket Mas Angkasa bikin Agnez hipertensi!." Tolak Agnez mentah-mentah.
"Kamu-." Belum selesai berucap Wulan sudah memotong nya terlebih dahulu.
"Udah! Jangan berantem! Kita ngga akan selesai-selesai kalo berantem terus, bosen tau aku denger nya, please! Stop berantem!." Panjang Wulan berucap.
Dia jengkel pada pertengkaran yang tak ada batasan nya itu.
Mendengar penuturan kesal Wulan, semua nya diem kicep tak bicara.
"Nah gitu diem! Jangan berisik!." Kata Wulan di lengkapi senyum manis nya.
Angkasa mendengus kasar mendengar perkataan sepupu nya ini.
Sedang kan Agnez? Dia terkikik geli sendiri😂.
Setelah melewati drama Angkasa Agnez, sekarang kita ke drama Albhi Wulan.
Wulan tengah fokus pada pekerjaan nya,
Albhi tak mengerja kan tugas nya.
Mata nya sibuk menatap raut wajah indah di depan nya.
Wajah siapa kah itu? Tentu saja wajah Wulan, gadis kesayangan nya😅.
'Kalo aku ganggu in Lanlan sama kaya Angkasa ganggu in Agnez, bisa-bisa di geplak ama buku aku.' Monolog Albhi dalam hati.
Pikiran nya kembali berkelana mencari ide bagaimana cara nya mengerjai gadis nya tanpa mendapat pukulan.
__ADS_1
Karena tak mendapat ide, Albhi menjatuh kan kepala nya pelan ke pundak Wulan.
Gadis itu hanya menatap Albhi sebentar kemudian melajut kan kembali pekerjaan nya.
Sekitar 5 menit Albhi bersandar tapi dia tak kunjung mendapat ide juga, karena lelah bersandar, cowok tampan itu melorot kan duduk nya menjadi berbaring berbantal kan paha Wulan.
Wulan kembali diam tak bergeming, dia lagi-lagi hanya menatap tingkah Albhi lalu kembali mengerja kan tugas nya.
Setelah berbaring, Albhi tak jua menemu kan ide untuk mengerjai Wulan.
Pandangan mata nya menatap wajah Wulan dari bawah.
Dia menatap nya intens, menelusuri setiap jengkel wajah gadis nya itu.
Risih karena di lihat terus, Wulan pun angkat bicara.
"Ada apa Bang Bhibhi liatin aku kaya gitu?." Tanya Wulan sambil mengangkat sebelah alis nya tinggi-tinggi.
"Ngga ada, ngga ada apa-apa kok." Jawab Albhi singkat sambil tersenyum sangat manis.
"Dih?! Dasar aneh!." Kata Wulan lirih yang di jawab kekehan kecil dari bibir Albhi.
"Bang Bhibhi dari pada kurang kerjaan gini mending ngerjain tugas nya biar cepat selesai." Suruh Wulan dengan tegas pada Albhi.
"Engga ah, mending aku ganggu in kamu aja, tapi tenang... aku ngga mau ganggu in kamu kaya si Angkasa ganggu in Agnez, aku cuma mau baring di sini sambil merasa kan sentuhan lembut dari tangan Lanlan." Jelas Albhi panjang.
"Huuuhh!." Desah kesal Wulan.
Tapi meski merasa kesal, Wulan tetap menuruti permintaan Albhi, dia mengelus dengan sangat lembut rambut Albhi.
Tangan kanan sibuk menulis, sedang kan tangan kiri sibuk mengelus lembut kepala Albhi.
"Bang Bhibhi udah belum ngerjain tugas nya?." Tanya Wulan tanpa menatap Albhi.
"Emang yah, setiap orang kesukaan nya beda-beda, aku suka Sosio, Bang Bhibhi suka Matematika." Papar Wulan yang di benar kan oleh Albhi.
"Aku emang suka sama Matematika, tapi yang lebih aku suka itu kamu." Ujar Albhi yang sayang nya hanya bisa ia ucap kan dalam hati.
Dia masih tak mau mengungkap kan perasaan nya pada Wulan, karena menurut nya belum waktu nya.
"Lanlan bantu in Abang ngerjain 3 soal tang tersisa itu yah? Mau kan?." Tanya Albhi penuh harap.
"Emmm... gimana yah?." Wulan sok sok an berpikir, dalam hati sebenar nya dia meng iya kan, dia hanya ingin menggoda Albhi.
"Ayo lah bantu orang yang ngga mampu ini, nanti apa pun mau Lanlan, Abang beli in deh, asal ngga berlebihan, jangan minta sesuatu berlebihan ngga baik!." Tutur Albhi menasihati.
"Iya deh Wulan mau bantu Bang Bhibhi, tapi sebagai imbalan nya Bang Bhibhi bikinin Lanlan Omelet, setuju?." Tanya Wulan penuh semangat, binaran antusias terlihat jelas di mata Wulan.
"Wokeng Ibu Negara! Aku bakal bikinin kamu Omelet paling enakkkk!." Sanggup Albhi dengan senyum bahagia.
Drama percakapan itu di dengar oleh semua orang di ruang santai itu.
Niat hati Albhi ingin mengerjai Wulan, tapi justru mereka malah membuat kesepakatan yang bersifat simbiosis mutualisme.
Di satu sisi tugas Albhi akan selesai, di satu sisi Wulan akan mendapat Omelet enak dari Albhi.
Pria tampan anak dari Mami Alfi ini memang sangat jago jika di minta membuat Omelet, bagi Wulan Omelet Albhi seperti resep khusus yang tak semua orang bisa.
Padahal resep nya biasa saja, Albhi mengguna kan bumbu seperti biasa tak ada bumbu khusus.
Ok kembali ke Albhi Wulan.
"Kalo lagi berdua gitu Albhi sama Wulan dunia kaya punya mereka sendiri yak." Kata Mami Alfi yang senang dengan kedekatan 2 sejoli itu.
"Hahaha... lain nya ngontrak ya Wak." Balas Mama Akifa tertawa pelan.
__ADS_1
"Adududududu... romantis nya... udah kek dunia punya kalian aja yah?." Sungut Damar menatap Albhi dan Wulan jengah.
"Iri? Bilang!." Seru Albhi bangga.
"Diem!." Sahut Damar jengkel.
"Udah yah jangan berantem mulu! Cepet tua entar kalian." Lerai Kristal tanpa menatap lawan bicara nya.
.
.
.
Hai hai👋, AuthorGesrek mengucap kan selamat hari raya idul fitri 1442 H, minal 'aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin😊.
Tetep stay di cerita ku yah guys😊.
Ngga maksa kok, bagi yang mau aja deh stay nya.😂
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Bersambung... .
Lanjut besok ya readers tersayang ku, tercinta ku, wkwkwk😁.
Like & komennya ditunggu ya guys... .
Maaf ngga nyambung😢🙏.
Maaf kalo garing😢🙏.
Maaf typo di mana-mana🙏😢.
Maaf banget kalo makin hari ceritaku makin ngga menarik.
Maaf cerita nya membosan kan😢.
Maaf gantung cerita nya😂.
Di lanjut besok ya readers😂.
Jangan marah karena di gantung yak guys😂.
Saya penulis yang masih pemula dan amatiran mohon memaklumi kalo banyak kekurangan nya yah🙏😊.
Jaga kesehatan selalu readers.
Salam sayang dari ViCa😍.
__ADS_1