Nikah Muda Karena Perjodohan

Nikah Muda Karena Perjodohan
Seratus limapuluh dua


__ADS_3

SEBELUM LANJUT BACA, TOLONG BACA YANG DI BAWAH INI.


MINTA MAAF BANGET SAMA KALIAN SEMUA KARENA CERITA KU


MAKIN HARI MAKIN NGACO DAN NGGA AKUNYAMBUNG, TERUTAMA MEMBOSAN KAN, MAAF SEBESAR-BESAR NYA🙏🙏.


******************************


-


-


"Terus Lu mau nya gimana?." Tanya Abhi datar.


"Rencana nya setelah Tika terima ijazah kita bakal ke London untuk beberapa tahun ke depan." Jujur Bang Idan.


"Tika setuju?." Tanya Bang Rafa.


"Dia setuju, yaaa meski Gua tau hati dia ngga terima." Jawab Bang Idan dengan menyungingkan senyum nya.


"Kalo itu rencanaa yang terbaik kita dukung Lo kok Bang, asal di sana Lo jangan lama-lama, jauh dari keluar tuh ngga enak tau." Pesan Rafka pada Abang kandung nya ini.


"Pasti Gua usahain di sana ngga lama, kalo aja Hans bisa atur semua nya di sana pasti Gua ngga mungkin turun tangan sendiri." Kata Bang Idan dengan menghela nafas.


-


-


-


...L A N J U T A N...


...P A R T...


...K E M A R I N . . ....


-


-


-


Di dalam supermarket.


5 wanita tengah memilah-milah barang di sebuah rak yang berisi penuh camilan.


Di tengah kebisingan 4 orang, Tika diam memperhati kan mereka dengan sesekali ikut tertawa.


Zarine yang menyadari Kakak Ipar nya ini tengah dalam ke adaan yang tak baik dia bertanya secara berbisik pada Tika.


"Tika? Are you ok?." Tanya Zarine.


"Ya aku ngga papa kok." Jawab Tika sambil tersenyum manis.


"Dengar, kita ini saudara ipar, cerita sama aku atau sama lain nya kalo ada masalah, aku ngga akan paksa kamu sih kalo ngga mau cerita juga ngga papa." Ujar Zarine panjang lebar menjelas kan.


Tika diam tak menjawab perkataan Zarine.


Lalu... .


"Kantor Kak Zaidan yang di London hampir bangkrut." Jujur Tika akhir nya.


"Hah?! Kok bisa?." Kompak Akifa, Zarine, Kak Raina dan Alfi bersamaan, padahal Tika berbicara dengan nada sepelan mungkin.


Sengaja tadi Akifa, Kak Raina, dan Alfi tak ikut berbicara dan memilih menyuruh Zarine yang mewakili.


"Ya bisa aja kalo kok nya di hapus, hahaha... ." Tawa Tika terdengar.


Zarine, Akifa, Alfi, dan Kak Raina menatap Tika dengan pandangan jengah.


Mungkin kalo ada suara jangkrik akan memeperlengkap suasana nya (Maaf jadi ngelawak😂 #AuthorGesrek).


"Serius! Kita lagi serius sekarang, jangan main-main." Dingin Alfi berucap.

__ADS_1


"Ok maaf aku cuma mau cairin suasana yang lagi panas ini aja, gini cerita nya... ." Tika mencerita kan segala musibah yang menimpa Bang Idan suami tercinta nya itu.


Beberapa menit kemudian.


"Gitu cerita nya." Tika mengakhiri cerita nya.


"Setelah terima ijazah? Berarti bentar lagi dong?." Tanya Zarine.


"He em, bentar lagi, tinggal hitungan hari lagi." Jelas Tika.


"Kita pasti bisa kumpul lagi." Hibur Kak Raina.


5 wanita itu kemudian berpeluk kan sangat erat.


"Pokok nya kalo kerjaan nya udah selesai kita harus kumpul lagi." Kata Akifa meminta.


"Ya wajib." Tegas Zarine.


'Ring ring ring ring... .' Ponsel dari salah satu 5 wanita itu berbunyi nyaring.


"Eh? Ponsel siapa tuh?!." Tanya Alfi memecah keharu an yang tercipta.


"Ponsel aku deh kaya nya." Ujar Zarine.


Dia merogoh kantong gamis nya dan menemukan benda pipih persegi panjang yang bergetar dan berbunyi nyaring.


"Rafka?." Heran Zarine.


Zarine menerima panggilan dari sang suami dengan membesar kan volume suara.


"Assallammu'allaikum Yang?." Sapa Zarine.


"Wa'allaikum sallam." Jawab semua orang di sana.


"Ada apa Raf?." Tanya Alfi.


"Kalian di dalam ngapain? Cuci baju kah? Lama banget, hampir ashar nih kita nunggu in di dalam mobil udah kaya lumut tau ngga!." Gerutu Abhi protes.


"Eh? Udah 35 menit loh kita di sini, hahaha... ngga kerasa yah." Ujar Tika tanpa dosa.


"Cepat balik!." Tegas Abhi berucap.


"Iya-iya OTW nih!." Sahut Alfi tak kalah tegas dan ketus.


"Dih? Pake acara ngambek." Ujar Abhi yang suara nya sudah melunak.


"Mati in Tik!." Perintah Alfi.


'Tut tut tut... .' Panggilan terputus.


"Yuk lah kita ke kasir, kapten-kapten kita nanti esmosi." Kata Zarine mengajak 4 wanita di samping nya untuk membayar belanjaan dan kembali ke mobil.


"Kira-kira Sari sama Roy mau ngga yah dateng ke acara perpisahan kita?." Tanya Tika.


"Ya pasti lah mau, dia ngga bakal nolak, kalo masalah Roy dia bakal ngikut aja sama Sari, dia bakal nganggukin kepala setuju kalo Sari yang minta." Yakin Akifa berucap.


"Yang paling aku ingin dengar dari Sari itu... adalah... kabar dia berbadan dua." Ujar Zarine jujur.


"Uhuy seru dah kaya nya kalo anak-anak kita masuk sekolah bareng, terus kita jemput sekolah bareng-bareng, wah... seru tuh." Ujar Akifa menerawang jauh ke depan sambil tersenyum bahagia.


"Dah ayo balik ke mobil! Jangan banyak nge halu dulu." Kata Kak Raina menghenti kan ke halu an Akifa.


Saat kembali ke mobil.


"Assallammu'allaikum!." Salam 5 wanita itu dengan masuk ke dalam mobil dan duduk di tempat semula.


"Wa'allaikum sallam." Ketus para pria menjawab salam istri-istri mereka.


"Ya allah ketus banget, cepet tua loh kalo katus sama istri." Goda Kak Raina.


"Mana ada kaya gitu?." Sahut Bang Rafa dengan menatap sang istri dari kaca sepion tengah.


"Hahaha... maafin kita deh yang lama banget buat kalian nunggu." Ucap Zarine tulus.

__ADS_1


"Sampe karatan tau Yang kita nunggu." Ujar Rafka mengeluh.


"Hm bener tuh, ampe jamuran nunggu." Timpal Abdiel.


"Ya udah cus kita ke rumah Sari sama Roy." Alfi mengalih kan pembicaraan.


Mobil tak bergerak, Rafka tak berniat menggerak kan nya.


"Loh? Kok belum jalan sih Yang?." Tanya Zarine.


"... ." Rafka diam membisu.


"Ya allah mereka ngambek." Bisik Zarine pada 4 wanita di samping nya.


"Ya udah kita minta maaf aja." Kata Akifa.


"Boy's? Kita para istri minta maaf karena terlalu seru belanja dan bergosip di dalam supermarket." Ucap 5 wanita tulus dari hati.


"... ." 5 pria masih bungkam.


"Jangan diem aja dong." Rajuk para wanita itu.


'Huufffhhh.' Helaan nafas pasrah terdengar.


"Jangan di ulangi lagi, kita maafin kalian, sekarang ayo kita ganggu Roy ama Sari." Ujar Rafka semangat.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Bersambung dulu ya guys😁.


Maaf cuma bisa up 1000 kata lebih😩🙏.


Like & komennya ditunggu ya guys... .


Maaf ngga nyambung😢🙏.


Maaf kalo garing😢🙏.


Maaf typo di mana-mana🙏😢.


Maaf banget kalo makin hari ceritaku makin ngga menarik.


Maaf cerita nya membosan kan😢.


Maaf gantung cerita nya😂.


Di lanjut besok ya readers😂.


Jangan marah karena di gantung yak guys😂.


Saya penulis yang masih pemula dan amatiran mohon memahami nya😊.


Jaga kesehatan selalu readers.


Salam sayang dari ViCa😍.

__ADS_1


__ADS_2