
tak terasa hari libur pun tiba hari ini Naura dan Arini di sibukkan dengan berbelanja barang masakan,besok mereka akan memulai program masak-memasak nya...
" seperti nya sudah semua ra,ayo kita pulang" ajak Arini melihat isi troli belanja mereka telah penuh
" iya bun,, ayo...." jawab Naura yang semangat 45 untuk memulai mengenal bahan makanan yang akan mereka masak nanti
***
" besok di undang langsung aja Arkan nya ra,biar langsung bisa cicipi masakan kamu" ucap Arini saat mereka sudah di dalam mobil
" jangan bun,,,kalau nggak enak kan aku malu,tunggu masakan aku udah layak konsumsi aja baru di undang" tolak Naura
" hahahaha,,,memangnya yang mau kamu masak besok apa? sampai nggak layak untuk di konsumsi,nggak boleh pesimis gitu, pertama kali belajar kalau melenceng sedikit masih di maklumi,yang penting niat nya ra" jelas Arini
" tapi bun,kalau Arkan nggak suka gimana??"
__ADS_1
" yakin deh,kalau udah cinta apapun rasanya pasti di terima,dan lagi Arkan harus bisa melihat perjuangan mu,jangan mau langsung enak nya aja" ucap Arini memberikan semangat pada Anak sambungnya
" oke...besok aku hubungi Arkan untuk datang"
***
" " rewel Daffa nya pi?" tanya Arini saat mereka sudah sampai di rumah
" nggak sayang...Daffa nya ngerti kalau lagi di tinggal bunda,jadinya nggak rewel" Jawab Bagas masih asik bermain dengan putra nya ini
" aku beresin belanjaan dulu ya" Arini meninggalkan Bagas menuju dapur di ikuti oleh Naura
" mau mulai hari ini apa besok?" tanya Arini pada Naura saat mereka membersihkan Ayam dan ikan
" gimana kalau hari ini,bunda yang masak aku jadi penonton nya,besok aku yang masak tapi bunda nggak bisa jadi penonton harus bantuin biar rasanya nggak terlalu kacau" pinta Naura
__ADS_1
" baik lah, hari ini kamu boleh perhatikan semua yang aku masukan ya" ucap Arini sambil memasang Apron di badan nya
Arini memang hobi sekali memasak,karena dari kecil dia sudah mulai tertarik dunia masak-memasak,tiap hari ibu Arini membuat kue dan menerima pesanan masakan,dari SD dia sudah mulai membantu ibunya mencari uang,jadi tidak ada rasa canggung bagi Arini saat berhadapan dengan kompor dapur...
Naura memperhatikan setiap gerak-gerik Arini,mulai dari menakar garam dan menakar bumbu lainnya,Arini benar-benar lihai...
" selesai masakan pertama kita,Ayam rica-rica" ucap Arini mengambil piring untuk menghidangkan
" sekarang masakan kita yang kedua ya,kita buat sambal ikan balado nya" ujar Arini memulai menggoreng ikan
" bun, hati-hati nanti bisa kecipratan minyak panas" ucap Naura takut melihat Arini memasukan Ikan nya
" kalau menggoreng ikan minyak nya dalam keadaan panas dan airnya sudah di tiris kan insaallah tidak akan kecipratan" jawab Arini santai
Arini melanjutkan dengan masakan ketiganya sayur Capcay,setelah semua selesai Arini menata nya di meja makan,Saat mereka memasak tadi bik Sumi memang tidak memperbolehkan untuk ikut membantu karena Arini ingin Naura melihat semua nya,biar bisa mempraktekkan nya besok..
__ADS_1
" sekarang segera bersih-bersih,ajak Papi dan oma untuk makan siang" ucap Arini
" siap bun..." ucap Naura meninggalkan dapur