Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
kampus


__ADS_3

tak terasa hari ini pertama kali Arini dan Naura masuk kuliah,hari ini mereka di sibukkan dengan yang nama nya Ospek untuk mahasiswa baru....



Arini sudah rapi dengan penampilannya yang terkesan natural,Arini bukan tipe perempuan yang berdandan heboh...


"Bun,,bareng aku?" tanya Naura


Arini sekilas menoleh pada suaminya meminta persetujuan


" kan belum ada pembelajaran pih,jadi masih bisa bareng" ujar Naura menjelaskan


" baiklah,hati-hati di jalan" ucap Bagas sambil menyelesaikan sarapannya


mereka keluar bersama setelah menyalami oma, setelah Naura menyalami papinya dia menunggu Arini di mobil sekarang tinggal sepasang pengantin baru yang berpamitan penuh drama...


" sayang,,,ingat jangan genit,tebar pesona,kesana untuk menimba ilmu,di rumah sudah punya suami" berbagai pesan di lontarkan oleh Bagas


" siap pi...." Arini menyalami Bagas dan segera mencium pipi suaminya ini lalu hendak beranjak pergi


" sayang..." panggil Bagas


Arini menoleh lagi kearah Bagas


" aku saja yang antar" ucap nya


" ya ampun pih,sama Naura saja biar kamu langsung berangkat ke kantor" tolak Arini lalu hendak berjalan lagi


"yank...." panggil Bagas lagi


" apa lagi Pi??" ucap Arini sudah mulai jengah dengan suami posesif nya ini


" cincin kawin nya jangan sampai di lepas,biar orang tau kalau kamu sudah punya suami" ucap Bagas nyengir


" astagfirullah...ya nggak mungkin di lepas lah pi,jangan aneh-aneh ah pikirannya,aku berangkat dulu" ucap Arini kesal


" yankk....." pekik Bagas lagi


Arini membalik kan tubuh nya lalu ******* bibir suaminya ini,dia tidak perduli saat ini posisi mereka di teras rumah,bisa saja di lihat oleh orang lain,kalau tidak di bujuk dengan itu bisa-bisa Arini tidak akan bisa ke kampus hari ini...


Naura membunyikan klakson sehingga Arini melepaskan tautan bibir mereka,lalu pergi meninggalkan Bagas yang masih mematung di teras rumah..

__ADS_1


Arini masuk kedalam mobil Naura


" gila kamu bun,,,lihat-lihat tempat donk mau mesra-mesraan nya"omel Naura


" hahaha..maaf-maaf Ra,,kalau nggak gitu,nggak bakal bisa pergi kita" jawab Arini tersenyum


" parah ya tu aki-aki bucin nya kebangetan" ucap Naura menggelengkan kepalanya


****


Naura memarkirkan mobilnya lalu keluar...


"Ra....Rin...." pekik seseorang berlari ke arah mereka


" ya ampun kangen banget gue" ucap Tami memeluk Arini yang masih bengong di samping mobil


" Lo kuliah di sini juga tam?" tanya Naura


" iya,,,intan juga di sini,Rangga dan Farel juga,cuma Putra yang nggak di sini dia lanjut kedokteran di Jakarta" Ucap Tami menjelaskan


" kok lo tau semua Tam?" tanya Arini menutup pintu mobil Naura


" kemaren sempat ketemu mereka waktu Nongkrong bareng di Kafe" jawab Tami


" Bisnis " jawab Naura singkat


" kalau Lo pasti tata boga" tebak Tami


" kok Lo bisa tau?" ucap Naura


" yang kenal Arini juga akan tau kok apa jurusan yang bakal di ambilnya,secara dari dulu hobi masak nya tidak bisa di bendung lagi,,tiba-tiba gue jadi kangen soto buatan Arini deh,kapan kita makan bareng beb,tapi lo yang masakin" cengir Tami


" kapan-kapan ya" jawab Arini lembut


" ngidam Lo" potong Naura


" hust sembarangan,,pacar aja nggak punya mau ngidam pula" jawab Tami


" gue kangen aja sama masakan Arini,apa lagi masakan Buda Surti,weh.....udah nggak ada lawan nya,restoran mahal aja lewat" puji Tami


Tiba-tiba Arini ingat pada ibunya yang sejak menikah dia belum pulang kesana

__ADS_1


" kenapa bengong beb?" tanya Tami


" kangen ibu" jawab Arini pelan


" nanti sepulang kampus aja bun kita mampir" aja Naura


" ha...bun????maksud nya??Lo ganti nama Rin?" tanya Tami heran


" beb...." pekik Intan berlari mengikuti langkah sahabatnya ini


" seneng deh bisa kumpul lagi,gue kira kita bakalan pisah kampus,ternyata sama hehehe" ucap Intan


" hey,,,Lo belum jawab pertanyaan gue,Lo ganti nama?" tanya Tami lagi


" ganti nama apa an masih Arini Estian Putri nama gue" ucap Arini kesal


" terus bun...bun..tadi??


" itu panggilan gue ogeb" ucap Naura


" kok Lo ganti??"


" iya gue manggil Arini Bunda karna dia sudah nikah dengan bokap Gue" jelas Naura


" apa???" pekik Tami dan Intan bersamaan


" Lo ngeprank kita ra,nggak lucu ah" sela intan yang baru datang tidak tau apa-apa


" yah...di bilangin nggak percaya,,Arini sudah hampir dua minggu nikah sama bokap gue"


Tami memutar tubuh Arini


" apa an sih tam" oceh Arini


" lihat beda perawan sama nggak nya,kaya' nya nggak ada beda deh beb,Lo masih kaya' anak perawan..hihihi"ucap Tami cekikikan


" gila Lo....." umpat Arini lalu meninggalkan mereka


" Beb...tunggu"


" Bun.....bareng ke Aula nya" pekik Naura

__ADS_1


Intan yang lambat louding pun berlari mengejar mereka.....


__ADS_2