Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
rumah sakit


__ADS_3

" ma...kenapa bisa begini" gumam Rangga pelan Melihat mama nya terbaring di ranjang rumah sakit..


" ngga..kenapa mama?" tanya Papa nya yang tergesa-gesa datang saat mendapat kan kabar dari Rangga kalau istrinya di larikan kerumah sakit


" jantung mama kumat pa" jawab Rangga pelan


" kenapa lagi ngga,sudah lama mama tidak merasakan sakit sejak mengenal Tami, kenapa lagi Sekarang?" kesal Papa Rangga


Tami yang sering menemani mama Rangga terapi dan menemani hari-hari nya membuat mama Rangga sangat menyayangi Tami,apalagi Tami adalah anak dari Sahabat nya... Tami memenang selalu bisa membuat suasana rumah Rangga jadi bahagia tetapi Rangga terlambat menyadari nya...


" maaf kan aku pa,aku tidak bisa membuat kalian bahagia" ucap Rangga menunduk


" sudah....saat ini fokus pada kesembuhan mama,jangan pikirkan yang lain" ujar papa Rangga


" aku harus bisa membuat Tami kembali pada ku,apa pun cara nya" ucap Rangga membatin


***


siang ini Tami sudah janjian bersama Vino untuk jalan-jalan karena Vino masih libur,besok dia sudah mulai bekerja pada Bagas....


"kemana?" tanya Tami saat menjemput Tami di luar rumah nya


" hari ini terserah kamu mau kemana,aku hari ini akan menjadi sopir setia" jawab Vino tersenyum


Tami memutuskan untuk jalan ke mall menghilangkan rasa suntuk nya hari ini...


" kita coba game itu" tunjuk Vino pada sebuah permainan

__ADS_1


" kak...jadi kamu menerima tawaran papi Bagas?" tanya Tami


" iya,, seperti nya aku memang harus pindah kesini,selain menemani mama dan papa aku harus menyelesaikan misi ku" sahut Vino


" misi???apa ??" tanya Tami penasaran


" aku harus melulukan hati seseorang"


"wah..kau sedang mengejar wanita kak?"


" hmmmm...tapi sampai saat ini belum kejelasan,aku terlalu takut mengungkapkan perasaan Sekarang karena kami baru beberapa hari berdekatan" jelas Vino


" hampir saja aku mengenal kan mu pada mama" batin Tami


" semoga berhasil kak" ucap Tami lesu


" hey... kenapa jadi tidak bersemangat,lelah??? ayo kita makan" ajak Vino merangkul pundak Tami dan mengajak nya memasuki restoran yang ada di mall


" kamu harus coba ini,,ini makanan favorit di sini Tam,rasa pedas nya enak" ucap Vino menyuapi Tami


" kak...kenapa sikap mu bertambah manis,aku takut patah hati lagi" batin Tami terdiam


" aaaa....." ucap Vino yang tak berhenti menyuapi Tami


" kenyang....kenapa jadi aku yang banyak makan,,,kakak makan juga,butuh tenaga menemani ku berkeliling" canda Tami


Vino mengarahkan sendok pada diri nya...

__ADS_1


" Tam....aku ingin mulai sekarang kamu bahagia, jangan lagi memikirkan lelaki itu" ungkap Vino


" tenang saja kak,aku sudah sangat bahagia sekarang,,kakak jangan khawatir aku sudah mencampakkan Rangga dari hati ku,hanya saja aku perlu menyakinkan mama untuk semua itu" jelas Tami


" pasti mama mu mengerti, setelah ini kemana?" tanya Vino


" temani aku belanja cemilan kak,malam ini aku ingin nonton drakor"


" tapi aku tak bisa menemani mu nonton"


" bisa..!!" seru Tami


" bagaimana caranya?" tanya Vino


" kita VC,kalau aku menangis kakak bisa langsung menghiburku" jawab Tami


" baiklah,,nanti setelah makan malam aku menghubungi mu,,tapi jangan terlalu sering bergadang tak baik untuk kesehatan" ingat Vino


" iya....tenang saja..ayo kita pergi sekarang sebentar lagi mau magrib kak" ucap Tami menarik tangan Vino


mereka berkeliling di supermarket mencari beberapa cemilan kesukaan Tami


" jangan yang itu" ujar Vino


" kenapa??"


" itu terlalu pedas dan asin... tidak baik untuk kesehatan,yang lain saja ya" bujuk Vino

__ADS_1


Tami sedikit memanyunkan bibirnya dan mengambil makanan yang lain


setelah selesai mereka pulang.....


__ADS_2