
" ma...kenapa bisa begini" gumam Rangga pelan Melihat mama nya terbaring di ranjang rumah sakit..
" ngga..kenapa mama?" tanya Papa nya yang tergesa-gesa datang saat mendapat kan kabar dari Rangga kalau istrinya di larikan kerumah sakit
" jantung mama kumat pa" jawab Rangga pelan
" kenapa lagi ngga,sudah lama mama tidak merasakan sakit sejak mengenal Tami, kenapa lagi Sekarang?" kesal Papa Rangga
Tami yang sering menemani mama Rangga terapi dan menemani hari-hari nya membuat mama Rangga sangat menyayangi Tami,apalagi Tami adalah anak dari Sahabat nya... Tami memenang selalu bisa membuat suasana rumah Rangga jadi bahagia tetapi Rangga terlambat menyadari nya...
" maaf kan aku pa,aku tidak bisa membuat kalian bahagia" ucap Rangga menunduk
" sudah....saat ini fokus pada kesembuhan mama,jangan pikirkan yang lain" ujar papa Rangga
" aku harus bisa membuat Tami kembali pada ku,apa pun cara nya" ucap Rangga membatin
***
siang ini Tami sudah janjian bersama Vino untuk jalan-jalan karena Vino masih libur,besok dia sudah mulai bekerja pada Bagas....
"kemana?" tanya Tami saat menjemput Tami di luar rumah nya
" hari ini terserah kamu mau kemana,aku hari ini akan menjadi sopir setia" jawab Vino tersenyum
Tami memutuskan untuk jalan ke mall menghilangkan rasa suntuk nya hari ini...
" kita coba game itu" tunjuk Vino pada sebuah permainan
__ADS_1
" kak...jadi kamu menerima tawaran papi Bagas?" tanya Tami
" iya,, seperti nya aku memang harus pindah kesini,selain menemani mama dan papa aku harus menyelesaikan misi ku" sahut Vino
" misi???apa ??" tanya Tami penasaran
" aku harus melulukan hati seseorang"
"wah..kau sedang mengejar wanita kak?"
" hmmmm...tapi sampai saat ini belum kejelasan,aku terlalu takut mengungkapkan perasaan Sekarang karena kami baru beberapa hari berdekatan" jelas Vino
" hampir saja aku mengenal kan mu pada mama" batin Tami
" semoga berhasil kak" ucap Tami lesu
" hey... kenapa jadi tidak bersemangat,lelah??? ayo kita makan" ajak Vino merangkul pundak Tami dan mengajak nya memasuki restoran yang ada di mall
" kamu harus coba ini,,ini makanan favorit di sini Tam,rasa pedas nya enak" ucap Vino menyuapi Tami
" kak...kenapa sikap mu bertambah manis,aku takut patah hati lagi" batin Tami terdiam
" aaaa....." ucap Vino yang tak berhenti menyuapi Tami
" kenyang....kenapa jadi aku yang banyak makan,,,kakak makan juga,butuh tenaga menemani ku berkeliling" canda Tami
Vino mengarahkan sendok pada diri nya...
__ADS_1
" Tam....aku ingin mulai sekarang kamu bahagia, jangan lagi memikirkan lelaki itu" ungkap Vino
" tenang saja kak,aku sudah sangat bahagia sekarang,,kakak jangan khawatir aku sudah mencampakkan Rangga dari hati ku,hanya saja aku perlu menyakinkan mama untuk semua itu" jelas Tami
" pasti mama mu mengerti, setelah ini kemana?" tanya Vino
" temani aku belanja cemilan kak,malam ini aku ingin nonton drakor"
" tapi aku tak bisa menemani mu nonton"
" bisa..!!" seru Tami
" bagaimana caranya?" tanya Vino
" kita VC,kalau aku menangis kakak bisa langsung menghiburku" jawab Tami
" baiklah,,nanti setelah makan malam aku menghubungi mu,,tapi jangan terlalu sering bergadang tak baik untuk kesehatan" ingat Vino
" iya....tenang saja..ayo kita pergi sekarang sebentar lagi mau magrib kak" ucap Tami menarik tangan Vino
mereka berkeliling di supermarket mencari beberapa cemilan kesukaan Tami
" jangan yang itu" ujar Vino
" kenapa??"
" itu terlalu pedas dan asin... tidak baik untuk kesehatan,yang lain saja ya" bujuk Vino
__ADS_1
Tami sedikit memanyunkan bibirnya dan mengambil makanan yang lain
setelah selesai mereka pulang.....