
"sayang...lusa aku harus ke Jakarta yank,ada yang proyek yang harus aku selesaikan,kamu mau ikut?" tanya Bram menatap istrinya yang sedang mengolesi krim malam
" kenapa mendadak mas?" tanya Intan
" iya...tadi mas baru di kabari oleh pihak sana,mas ingin menyelesaikan segera, setelah ini tidak mengambil proyek di sana lagi,maklum lah dulu masih bujangan masih melalang buana sekarang sudah punya pendamping dan harus tau arah pulang karena istri cantik mas menunggu di rumah" goda Bram menaikkan Alisnya
" nggak ada ya mas,aku lelah..." protes Intan cepat yang mulai mengerti dengan kode dari Bram
" sudah mengerti kode kamu sekarang yank"? tanya Bram terkekeh
" bagaimana aku tidak cepat mengerti,dapat suami mesum nya minta ampun" keluh Intan
" ini salah satu bentuk keharmonisan rumah tangga yank,selalu bermesraan di mana pun berada dan kapan pun ada waktu"
" tapi tidak tiap malam juga mas,bisa mati aku..."ketus Intan
__ADS_1
" tidak ada orang mati karena melakukan nya tiap malam,mungkin ang ada orang mati karna melakukan nya berkali-kali dalam satu malam" jelas Bram memeluk Istrinya
" alasan saja kamu,,sudah tidur besok mau ke kantor kan?"
" iya....bagaimana yank...lusa kamu ikut mas ke Jakarta?" tanya Bram lagi sambil mencium tengkuk Istrinya dari belakang
"tidak bisa mas aku tidak bisa ikut,soalnya lusa kontrol terakhir ku" ucap Intan
" astaga mas lupa sayang,,jadi bagaimana mas tidak bisa menemani mu" ucap Bram penuh penyesalan
" kenapa cepat sekali Kak Vino datang,bukannya kita liburan masih 3 mingguan lagi?" tanya Bram
" kak Vino kebetulan menghadiri acara perusahaan nya di sini besok,dan Lusa dia sudah selesai,jadi bisa menemani ku dulu ke dokter sebelum kembali ke Semarang" jelas Intan
" mas jadi semakin merasa bersalah yank,bukan nya mas sebagai suami mu yang menemani tetapi malah kakak mu" ucap Bram lemas
__ADS_1
" tidak masalah mas,kamu kan pergi untuk bekerja,bukan hura-hura tak jelas,tapi jangan terlalu lama" ucap Intan menarik tangan Bram untuk mempererat pelukannya
" paling lama cuma satu hari yank, setelah selesai langsung pulang,kenapa? kamu tidak bisa berjauhan dengan mas?" tebak Bram bangga
" bukan.....minggu ini kan Arkan dan Naura mau syukuran Raka,tidak enak kalau kamu tidak datang" ucap Intan
" huff...mas pikir kamu akan merindukan mas" keluh Bram kecewa
Intan tertawa cekikikan melihat wajah kecewa suaminya ini...
" jangan pasang wajah begitu,tidak cocok dengan usia mu mas,,ayo tidur...mana mungkin aku tidak merindukan suami ku yang tua ini" goda Intan
" pria tua ini lah yang mengajari mu banyak hal yang,mulai dari yang enak sampai nikmat semua nya kamu rasakan" bisik Bram membuat bulu kuduk Intan berdiri
kalau sudah begini Intan mulai paham apa yang di ingin kan suaminya..
__ADS_1
" tenyata jika dia sudah menginginkan tidak bisa di tolak,ada saja cara nya membuat ku tidak bisa tidur sebelum melayani nya, seperti nya menikah dengan duda membuat ku harus bekerja keras tiap malam" batin Intan yang tanpa sadar sudah di himpit oleh Bram....