
Arini melirik jam sudah pukul 10 malam tetapi suaminya belum juga pulang,rasa kantung yang sudah menyerang Arini membuat nya terus menguap,Arini teringat pesan Bagas bila sudah mengantuk jangan menunggu nya,,akhirnya Arini memejamkan Matanya
*
*
*
Arini mengerjapkan Matanya, perasaan nya baru saja memejamkan mata tetapi sudah ada tangan kekar yang melingkar di perut nya,di balikan nya badan,pandangan mata Arini beradu dengan manik mata Bagas
pemandangan yang meneduhkan jiwa bagi Bagas, sepulang kerja bisa memeluk istrinya, dikecupnya kelopak Mata Arini yanga sayu karena mengantuk
" kapan pulang yank?" tanya Arini
" baru saja,kalau mengantuk tidur lah,aku mau mandi dulu sayang" ucapnya mengecup pipi Arini
" papi sudah makan?" tanya Arini lagi
" belum,tadi tidak sempat mampir karena terlalu merindukan mu,jadi langsung pulang" jawab bagas
" mandi lalu sholat,aku siap kan makanan dulu"
Arini mengikat rambutnya Asal lalu turun dari ranjang dan keluar kamar untuk menyiapkan makan suaminya
dipanaskan nya lauk dan sayur yang sudah di simpan di kulkas,di letakan nya nasi lalu teh tawar hangat
tak berapa lama bagas keluar dari kamar menuju meja makan
" siapa yang masak yank?" tanya Bagas melihat sudah ada menu ayam kecap pedas manis kesukaannya dan sayur capcay
" aku yang masak,aku ingin kamu selalu memakan masakan ku yank,dan untuk siang nya kalau aku tidak sibuk,akan aku antar atau kirimkan bekal makan siang mu,aku ingin pastikan semua kebutuhan mu aku yang siapkan,aku ingin jadi istri yang sesungguhnya,yang mengurus mu sepanjang hari" ucap Arini mengisi air minum kedalam gelas yang sudah kosong
" tanpa itu semua kamu sudah menjadi istriku yang sesungguhnya" sanggah Bagas
__ADS_1
" tapi aku ingin melakukan nya pih"
" ya..ya...kalau kamu tidak kerepotan aku dengan senang hati menerima nya" jawab Bagas sambil memakan makanannya
setelah selesai makan Arini mencuci piring bekas Bagas makan,setelah selesai mereka segera masuk kedalam kamar
" kenapa malam sekali pulang nya pi? tanya Arini
" pekerjaan ku menumpuk gara-gara cuti menikah kita kemaren,sayang aku ingin menyelesaikan pekerjaan ku akhir bulan ini,bulan depan kita honeymoon" ujar Bagas membaringkan badan nya di kasur dan menepuk pelan dada nya meminta Arini untuk bersandar
Arini mengikuti kemauan suaminya ini disandarkan nya kepalanya di dada Bagas yang hanya berbalut kaos singlet...
" tidak bisa pih,aku baru saja mulai kuliah,bagaimana kalau saat liburan semester" usul Arini
Bagas nampak berpikir sejenak
" baiklah,tetapi kau harus diantar jemput oleh supir,aku akan membelikan mobil khusus untuk mu "ucap Bagas
" pih,kan bisa pergi dengan Naura" protes Arini
" tapi nggak perlu pake sopir segala lah pih,katanya kamu yang mau antar jemput,mana???belum juga kuliah udah ingkar janji" rajuk Arini
" sayang...kalau aku sedang ada keperluan atau keluar kota kan tidak bisa menjemputmu,jadi aku tugas kan sopir untuk mengantar jemput,tapi kalau aku sedang tidak ada jadwal penting akan aku usaha kan selalu ada untuk mu" jelas Bagas lembut
" baiklah,,tetapi jika jadwalnya sama dengan Naura aku boleh pergi bareng Naura ya"
" hmmmm....mau nya di jawab apa ? " goda Bagas
" mmm.....ayank...jangan menggoda ku" rengek Arini
" ya...ya.....boleh,,apa yang tidak untuk bidadari ku,tapi saat ini aku butuh tenaga sayang,seharian capek bekerja" bisik Bagas mencium daun telinga Arini
" mulai deh kambuh mesumnya" gumam Arini
__ADS_1
" mesum sama istri pahala Lo yank,dari pada sama istri tetangga yang ada dosa"
" coba saja kalau berani??"minta di sunat dua kali" ujar Arini galak
" ampun yank...." ucap Bagas terus mencium pipi Arini sampai ke leher meninggalkan tanda kepemilikan disana
" pih,,jangan di merah-merahin...malu" ucap nya pelan
" yah...telat yank,udah jadi tiga" jawab Bagas polos
" ha....tiga...!!!" pekik Arini yang langsung di bungkam oleh Bagas dengan mulutnya
" hmmmm,pih....pa-pi...." ucap nya tak jelas karena bibirnya masih di bungkam Bagas
Bagas melepaskan tautan bibir mereka karena Arini sudah kekurangan pasokan udara.
" papiii...." pekik nya kesal
Bagas hanya terkekeh menanggapi kekesalan istrinya" kebiasaan deh" ucap Arini kesal
Bagas melanjutkan lagi aksi nya tanpa memperdulikan istri kecilnya yang sedang kesal
Bagas dengan cepat membuka pakaian yang dikenakan nya dan Arini lalu segera menguasai Arini di bawahnya,,dengan melakukan sedikit foreplay agar Arini tidak merasakan sakit..
" sayang I love you" bisik Bagas mesra tangan nya menuntun mencari sesuatu dibawah sana
Dengan lembut Bagas memasukinya,Arini merasakan sensasi yang luar biasa dari permainan Bagas,perlakuan Bagas yang lembut membuat Arini selalu terbuai dengan apa yang di lakukan Bagas,pompa an pelan tapi pasti yang di lakukan bagas membuat Arini tak hentinya mengeluarkan desahan merdu ditelinga Bagas
" pih......aku mau..."
" bersama sayang " potong Bagas
semburan lahar panas menerobos dinding rahim Arini,Bagas mencabut miliknya dan mencium perut telanjang Arini
__ADS_1
" semoga cepat hadir Bagas junior" ucap Bagas Lirih yang masih bisa di dengar Arini
" terimakasih sayang,kami selalu bisa memuaskan ku" kecupan mesra di layangkan Bagas di kening Arini,Bagas memakai boxer nya dan menutupi tubuh mereka dengan selimut, tangan Bagas melingkar di perut Arini yang sudah duluan berlayar ke alam mimpi...