Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
masalah mainan


__ADS_3

" beb..kalau ada yang kamu mau kasih tau,jangan di pendam sendiri,,nanti anak kita ileran" ucap Rangga sambil menggosok perut Kirana pelan,saat ini mereka sedang berada di ranjang karena hendak tidur..


" sudah lama aku tak berkumpul bersama Bunda dan yang lain nya yank,,minggu besok antar aku kerumah bunda ya" ucap Kirana


" sudah baikan??bukan nya kamu masih sakit"


" kapan aku sakit,,aku hamil yank,ini bukan penyakit,ini suatu rezeky yang di berikan tuhan,,ini lah proses nya ibu hamil,jadi di nikmati saja" ujar Kirana tersenyum


" maaf jika anak ku membuat mu tak nyaman"


" aku tidak pernah mengeluh selagi kamu ada di samping ku,ini bukan hanya anak mu,anak kita,,semua yang aku alami bukan salah mu,tapi proses untuk menjadi seorang ibu, mengajarkan aku untuk sabar menjalani nya,agar saat anak kita lahir nanti aku sudah terbiasa merasakan susah..." ungkap Kirana

__ADS_1


" aku tak ingin kau merasa terbeban beb,aku ingin saat dia lahir nanti kita berdua yang mengurus nya,,"


" iya...do'a kan semua berjalan lancar,,," Kirana tersenyum manis menatap Rangga


Rangga membaringkan kepala Kirana di pundaknya,,


" dulu aku mempunyai kesalahan,dan tak memiliki kesempatan untuk menembus nya,tapi kali ini aku tak akan menyia-nyiakan apa yang sudah di berikan tuhan,,aku menyadari pentingnya bersyukur,,karena kita tak kan pernah puas dengan apa yang di berikan padahal apa yang menjadi milik kita belum tentu di miliki oleh orang Lain,,dan milik yang kita sia-sia kan malah di ingin kan oleh orang lain,,, semoga dengan pelajaran yang sudah pernah ku dapat menjadi kan ku pribadi yang lebih baik lagi" ucap Rangga membatin dan mengecup Pucuk kepala Karina


****


" yank... kenapa kembar menangis?" tanya Bram keluar dari kamar dengan menenteng tas kerja nya

__ADS_1


" berebut mainan mas, mereka sudah pintar membolak-balikan badan nya,dan menarik benda yang ada di sekeliling nya" adu Intan pada suaminya


" bilang jangan menangis nanti papa borong semua mainan yang ada di toko mainan" ucap Bram sombong sambil memberikan dasi pada Intan untuk di pasang kan


" jangan membeli yang tidak perlu,,cukup mainan yang ada" ucap Intan sambil menyimpul dasi Bram


Bram yang sudah terbiasa di layani Intan menjadi bergantung pada istrinya ini,mereka saling membutuhkan satu sama lain...


biasanya Bram yang mengingatkan untuk berhemat, tetapi sejak memiliki kembar D Bram seperti lupa diri,,dia terlalu bahagia dengan kehadiran anak nya,sehingga apa pun yang di ingin kan kembar D pasti di turuti nya, terkadang tak jarang Bram dan Intan bersitegang karena setiap pulang dari kantor Bram membawakan mainan...


Bram yang saat pulang melihat toko mainan pasti teringat anak nya,dan saat meeting di luar jika melewati toko mainan juga akan berhenti untuk membeli...

__ADS_1


kasih sayang ayah tak kan bisa di ukur oleh apapun,,apa yang dia punya akan di berikan nya pada anak nya,, seburuk-buruk apa pun ayah pasti punya sisi sayang pada anak nya,,


hanya saja terkadang materi yang membuat mereka tak bisa memenuhi keinginan seorang anak,,


__ADS_2