
pagi ini Iren sudah datang ke kantor Bagas...
" mari silahkan masuk" ucap Anita membawa Iren keruangan Bagas
***
" untuk saat ini belum ada tempat yang tepat untuk kamu,tetapi biar kamu bisa belajar saya tempatkan menjadi sekretaris asisten saya Aska,apa kamu bersedia?" tanya Bagas pada Iren yang duduk berhadapan dengan Bagas di sofa
" saya bersedia pak" jawab Irene sopan
" Anita panggilkan Aska kemari" perintah Bagas
tak lama kemudian Aska masuk kedalam ruangan Bagas
" kenapa Bos?" tanya Aska
" tempatkan Iren menjadi sekretaris mu,saat ini belum ada pekerjaan yang cocok untuk nya,menjadi asisten mu seperti nya cocok,karena kau terkadang suka teledor,biar Iren yang mengingatkan nya" jelas Bagas
" tidak perlu Bos..." bantah Aska yang memang merasa tidak perlu asisten membuatnya menjadi bertambah repot
" aku tidak suka di bantah,terima saja...dan kamu Iren ikuti Aska,kerjakan semua perintah nya"
__ADS_1
Iren mengangguk,Aska keluar dengan wajah kesal,dia tidak suka satu ruangan dengan perempuan yang baru di kenal nya tetapi karena permintaan bos nya mau tak mau Aska menerima nya
****
tak terasa seminggu berlalu Iren kerja di perusahaan Bagas,Iren bersikap seperti karyawan lain nya sopan pada Atasan apa lagi dia anak baru tidak berani berbuat macam-macam...
seminggu ini Arkan selalu lembur,dia berusaha menyelesaikan pekerjaan nya,,tanpa di sadari nya Naura sudah kesepian...
seperti siang ini,Naura yang tidak ada jadwal kuliah pun pulang dengan taksi ke rumah papi nya,Arkan yang biasanya menjemput jadi tidak sempat lagi menjemput Naura
" tumben kesini sendirian kak ra?"tanya Arini
" Arkan sibuk bun,dia lembur terus,aku jadi bosan di apartemen"keluh Naura
" tapi papi nggak gitu bun,lihat saja sekarang ada terus di rumah kan?"
" iya....dulu kan juga gitu,inget nggak kamu,dulu aku sering nginap di sini kenapa,karna papi jarang pulang kan,kalau nggak mana mungkin aku bisa menikah dengan papi" ingat Arini saat pertemuan nya dengan Bagas karena sering menemani Naura
" Sekarang ini papi sudah jarang lembur karena sudah ada Aska yang bisa dia percaya,dan lagi papi juga sudah tua,dulu masih muda nya juga gila kerja kan? ambisi nya masih kuat,sekarang dia tinggal menikmati hasilnya,Arkan begini juga untuk kamu,untuk keluarga kecilnya nanti" Nasehat Arini
" iya bun,,dia mau beli rumah,kata nya nggak bagus tinggal di apartemen,sudah aku sarankan minta sama papi,atau pake' tabungan ku yang dari papi,tapi dia menolak" terang Naura
__ADS_1
" berarti Arkan bertanggung jawab ra,dia tidak ingin dikatakan menikahimu karena kamu kaya,dia ingin membuktikan kalau dia bisa menghidupi mu dan memberikan kenyamanan untuk anak kalian nanti"
" iya bun,,aku berdo'a semoga dia di beri kesehatan agat bisa mewujudkan keinginan nya"
" amiinnnn" jawab Arini
" tetapi kadang bosan juga bun,masih pengantin baru udah di tinggal"
" yang sabar,,,kalau bosan nginep sini saja ra" usul Arini
" kasihan Arkan bun,jauh kerja nya,lagi pula aku harus ke kampus,nanti muter-muter nganterin nya"
" kamu kapan masuk kuliah bun?" tanya Naura
" belum tau ra,nanya papi dulu,kalau sudah di izin kan baru masuk"
"ya.. anak-anak sudah pada nanyain kamu bun"
" salam sama Tami dan Intan Ra,aku juga kangen mereka, kapan-kapan ajak mereka kesini ra,kita buat acara makan-makan bareng"
" boleh,, nanti aku kabari,bun aku mau keatas dulu,sore nanti bangunin aku ya bun" pesan Naura
__ADS_1
" oke" jawab Arini sambil tersenyum