Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
cemburu Aska


__ADS_3

"kenapa ka?" Tanya Bram melihat wajah Aska yang cemberut


Aska hanya menggelengkan kepala


"kenapa?" tanya Intan menatap pada Irene


"cemburu...!!!" seru Irene pelan tapi masih di dengar Aska


"Aku tak cemburu ya hanya tak suka cara dia membantu mu...!!! pakai di pegang-pegang begitu" ketus Aska


"Itu sama dengan cemburu" potong Bram menggeleng


"Aku beritahu padamu,kalau cemburu katakan cemburu,,karena hanya akan menyiksa mu nantinya,jangan gengsi pada istri sendiri,,nanti di rebut orang lain baru tau" ucap Bram lagi menunjuk Aska


"Coba saja kalau berani,langkahi dulu diriku" ucap Aska dengan wajah memerah


"Ini yang kau bilang tak cemburu,dari nada bicara mu saja bisa terlihat tuan" goda Bram


"Aku hanya kesal om,dia menabrak Irene dan membantu nya dengan memegang tangan Irene jika orang lain lihat bisa salah paham pada istriku,," jelas Aska

__ADS_1


"Percaya kan Semua nya pada istrimu"


"Aku bisa saja percaya pada Irene tapi penglihatan orang lain beda om,, orang yang tidak tau cerita bisa saja menyangka Irene selingkuh"


"Sudah jangan di perpanjang,,aku tak suka membahas yang tak penting,yang jelas aku tak kenal dia begitu juga sebaliknya,itu murni kecelakaan semata" jelas Irene menatap Aska tajam dia mulai merasa Aska melebar kan masalah


"sudah...ayo kita nikmati berkeliling laut, ketengah pulau" ajak Bram pada Aska dan Irene


Mood Aska sedikit membaik saat Bram mengajak mereka berkeliling di lautan...


*****


"mas....kamu lihat itu?" tunjuk Intan pada salah satu pulau di tengah laut


"Sungguh Indah ciptaan tuhan, aku ingin kelak anak-anak kita juga bisa menikmati masa remaja dan tua nya seperti kita" ucap intan tersenyum


" Om...apa kau tak berniat untuk menambah anak lagi?" tanya Aska


" tidak...cukup Daniel dan Danis,ini saja sudah mengurangi jadwal ku bisa berdua dengan Intan" jawab Bram

__ADS_1


"tapi punya anak perempuan ada keseruan tersendiri om, membuat kita menjadi tertantang untuk menjaga nya dan melarang setiap lelaki yang mendekati nya kelak,,apa lagi bisa menguji Lelaki tersebut sebelum bisa memiliki nya" jelas Aska


"Aku sama sekali tak tertarik untuk itu karena aku trauma sewaktu meluluhkan hati mertua ku,jadi biar anak ku saja yang berjuang nanti aku yang akan mengajarkan trik nya" jawab Bram terkekeh


****


" pih... sepulang dari sini siapkan Toko kue untuk ku,,aku akan belajar berbisnis kue" ucap Arini


" bun,Daffa dan Bianca saja sudah membuat mu repot,dan mengurangi waktu ku,apalagi dengan toko Rotimu..." protes Bagas


"tidak,,aku janji tak kan mengurangi waktu kita berdua,,aku bisa mengajak dua bocah itu mencari uang"


"jangan melelahkan mereka bun,Daffa sedang aktif-aktif nya, meskipun sedikit pendiam tapi dia sangat aktif" jelas Bagas


" iya pih...kalian tetap prioritas pertamaku,aku hanya menghilangkan rasa jenuh sesaat" ucap Arini tersenyum


" baiklah,nanti akan aku minta Arya mencari kan lokasi yang bagus"


" minta dua sekaligus pih,untuk butik Intan agar bisa bersebelahan"

__ADS_1


" tak rumah tak usaha kalian selalu bersama,tidak bosan bertemu terus"ketus Bagas


" tak ada kata bosan untuk sahabat,mereka sudah menjadi keluarga ku pih,,kau dan sahabat ku sama pentingnya,,porsi letak kalian di hatiku sama...selain orang tua ku hanya kalian yang mengerti aku...." ucap Arini memeluk suaminya ini


__ADS_2