Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
kerumah Intan


__ADS_3

Sore ini Intan memberanikan diri untuk bicara pada mama nya..


" ma...." panggil Intan lirih melihat mama nya sedang memasak di dapur


" hmmmm" jawab mama Intan sambil mengaduk masakan nya


" kalau aku menikah sekarang boleh ma?" tanya Intan pelan


" apa??coba ulangi" tanya Mama nya memastikan kalau pendengaran nya tidak salah


" kalau aku menikah usia sekarang apa mama mengizinkan?" tanya Intan lagi


" kamu bercanda Ntan...kamu tau papa mu kan? pasti dia tidak mengizinkan..kalau mama terserah kamu,kalau jodoh sudah datang tidak bisa di tolak,apa lagi kalau dapat lelaki mapan,yang bisa menjamin kehidupan mu kelak pasti mama setuju" jawab mama Intan


" nggak bisa papa di bujuk ma?"


" susah...papa mu keras orang nya,apa lagi kakak mu belum menikah,pasti papa tidak akan setuju"


" memang nya siapa calon mu,mama tidak pernah melihat mu pacaran, tiba-tiba ingin langsung menikah,jangan bilang kamu hamil??" tebak mama nya


" astagfirullah ma,,nggak boleh ngomong gitu,nanti kedengaran orang budeg malah di sangka benar lagi" kesal Intan


" mana ada orang budeg bisa dengar...nanti mama coba bicara sama papa,yang penting kamu jangan macam-macam ntan.. gara-gara kebelet nikah kamu jadi berbuat yang tidak-tidak,ingat dosa" pesan Mama nya

__ADS_1


" iya..iya....malam ini dia akan datang ma, tolong bujukin papa ya ma" mohon Intan


" mama coba,tapi nggak janji"


" makasih ma" Intan mencium pipi mama nya dan masuk kedalam kamar


***


tidak terasa hari sudah beranjak malam,Intan terus melirik ke arah jam tangan nya,dan membolak-balikan ponsel nya menunggu kabar dari Om Bram,jantung Intan berpacu cukup cepat karena takut kalau Papa nya berkata kasar pada kekasih nya ini....


" assalamu'alaikum...." ucap Bram masuk kedalam rumah Intan dan di sambut oleh Mama Intan langsung


mama Intan sempat tertegun melihat pria tampan berdiri di depan pintu rumah nya,Om Bram memakai sweater putih dan celana levis panjang..



Bram sengaja tidak memakai pakaian formal karena ini adalah kali pertama nya berkenalan dengan orang tua Intan,dan lagi ini bukan acara resmi...


mama Intan masuk kedalam memanggil Intan dan papanya,Intan segera berlari keluar kamar..


" kenapa tidak menghubungiku dulu Om?" tanya Intan duduk di sebelah Bram


" kalau aku hubungi kami banyak sekali alasan nya yank,jadi aku langsung saja" jawab Om Bram sedikit tegang karena akan bertemu calon mertua

__ADS_1


papa Intan keluar dari kamar berjalan berdampingan dengan mama nya


" assalamu'alaikum om,tante" sapa Bram ramah


" waalaikumsalam...." jawab mereka serentak


papa Intan duduk mata nya menatap tajam Bram yang sedang duduk berhadapan dengan nya...


" siapa nama mu?" tanya papa Intan


"Bramantyo om.." jawab Bram


" apa pekerjaan mu?"


" saya bekerja di salah satu perusahaan di kota ini om"


” apa maksud mu datang kesini?" tanya Papa Intan lagi


" pah,,sudah seperti Intel saja bertanya begitu.." kesal Mama intan


" saya bermaksud ingin serius dengan putri om,kalau kalian berkenan saya ingin melamar Intan segera" ucap Bram tegas tetapi masih sedikit grogi


"hmm........apa yang bisa kau janjikan untuk putri ku,dia masih sangat muda,menikah muda bukan segampang yang dia pikirkan"

__ADS_1


" saya tidak bisa menjanjikan apa-apa om,tetapi kalau Intan mau menikah dengan saya, inssallah akan saya bahagia kan dunia dan akhirat" jawab Bram lantang


" saya suka semangat mu,tapi....."


__ADS_2