
Arkan datang dengan mengendarai motor gedenya,kalau memakai mobil akan susah karena jalanan macet...
Arkan melihat keadaan kampus yang sepi tapi mobil Naura masih terparkir di parkiran kampus,tetapi Naura tidak ada...
sekelebat pikiran Arkan akan hal-hal negatif
" Ra,,di mana kamu" gumam Arkan berlari mencari Naura
Arkan samar-samar melihat dua orang masuk kedalam kelas di gedung atas,,dengan berlari Arkan menulusuri koridor kelas dan menaiki tangga...
Brak...
Arkan menendang pintu kelas dan terlihat Naura di baringkan tergeletak di lantai,satu lelaki sedang berdiri dan satu lagi ingin membuka baju Naura
" tidak kamu kunci pintunya" ucap lelaki itu pada rekan nya
" aku pikir tidak ada orang lagi" jawab nya
" Brengsek" Arkan berlari mendekati kedua lelaki tersebut,dengan emosi Arkan menghajarnya mereka..
" tidak sia-sia aku belajar ilmu bela diri" ucap Arkan sombong
__ADS_1
Saat Arkan sedang mengajar satu lelaki, tiba-tiba satu lagi bangun dan menendang Arkan cukup keras membuat nya meringis memegang perut nya karena terpelanting dengan cara tertelungkup....
mereka berdua berdiri dan siap menghajar Arkan,tetapi Bagas datang,dan menendang salah satu dari mereka..
saat ini Bagas tidak tau siapa yang benar dan salah,dia hanya melihat Arkan di serang oleh dua orang,rasa manusiawi saja ingin membantu tanpa melihat anak nya tergeletak di lantai...
" om...." ucap Arkan menahan sakit di Perutnya
" apa yang terjadi?" tanya Bagas
" orang ini ingin melukai Naura" jawab Arkan singkat
seketika emosi Bagas naik,dia melihat pada perempuan yang tergeletak di lantai,dengan tidak bisa mengendalikan diri lagi Bagas mengajar habis kedua orang tersebut
kedua nya masih tidak mau buka suara
" lebih memilih aku membunuh mu atau kau buka suara" Ancam Bagas
kedua nya masih tak bergeming,Arkan mengambil ponsel kedua nya dari saku mereka dan mencari nomor terakhir kali yang mereka hubungi,Arkan memencet nya
" Bos" itu nama yang keluar di ponsel mereka tak berselang lama terdengar suara wanita di sebrang sana
__ADS_1
" hallo,,apa sudah selesai kalian bersenang-senang nya" tanya Wanita itu
Arkan tau jelas suara wanita ini,dengan sedikit menginjak tangan lelaki ini,Arkan berbisik menyuruh bicara
" iy-a bos...su-dah" jawab mereka gugup
" baik lah ,,bagus...besok uangnya aku tranfer" wanita tersebut menutup ponselnya
" Sinta..." gumam Arkan
" siapa??" tanya Bagas
" Sinta om,mereka orang suruhan Sinta" jawab Arkan
Bagas segera menelpon polisi,dan menyerahkan kedua lelaki ini,lalu mereka membawa Naura kerumah sakit untuk memastikan kondisi nya...
"dia masih dalam pengaruh obat bius, sebentar lagi juga sadar" jelas Sang dokter setelah mereka sampai di rumah sakit
Bagas meneliti seluruh tubuh Naura, seperti nya tidak terjadi apa-apa,Arkan yang tau akan apa yang ada di pikiran Bagas segera buka suara..
" tidak terjadi apa-apa om,mereka belum sempat menyentuh Naura" ucap Arkan
__ADS_1
" terimakasih...." ujar Bagas menepuk pelan pundak Arkan
"setelah Naura sadar kita langsung selesai kan masalah ini di kantor polisi,saya harus beri pelajaran anak itu, sudah dua kali dia berani bermain-main dengan keluarga ku,kali ini tidak akan aku biarkan dia lolos lagi..." geram Bagas mengepalkan tangan nya