Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
obrolan Arkan


__ADS_3

di usahakan up sebanyak-banyaknya ya...!!!


di novel ini tidak memasukan pelakor...soalnya cerita ini hanya membahas masalah percintaan remaja...


untuk beberapa part masih membahas kisah cinta Naura,,,,yang nungguin Arini hamil sebentar lagi ya...


sabar....!!! beberapa part lagi kita siksa sedikit papi Bagas nya dengan tingkah bunda Arini yang manja karena hamil,salah sendiri siapa suruh sudah tua masih pengen punya anak...wkwkwkkw


*****


beberapa hari ini Arini disibukan dengan praktek pembuatan kue,,berbagai macam bentuk kue yang di buat Arini sehingga waktunya sedikit berkurang untuk Bagas dan Naura


" ra..." pekik Arya saat melihat Naura berjalan di parkiran kampus


Naura menoleh jengah karena sudah tau siapa pemilik suara itu


" Beb,,aku nggak bisa temenin kamu siang ini ya,soalnya ada urusan" ucap Arya


" nggak masalah" jawab Naura singkat yang tidak mempermasalah nya,toh selama ini dia tidak minta Arya untuk menemani nya,Arya sendiri yang selalu mengintili dirinya...


Naura melangkahkan kakinya,siang ini terasa bete bagi Naura karena Tami tidak hadir,dia sedang keluar kota ada acara keluarga,intan masuk kelas dan Arini sedang praktek,,,baru kali ini dia membutuhkan sosok Arya untuk menemani nya tetapi malah lelaki itu ada keperluan


Naura menyesap es Capucino nya di parkiran kampus


" hay...." sapa Arkan


" hmmm" jawab Naura


" boleh duduk?? tumben sendirian?" tanya Arkan

__ADS_1


Naura menganggukan kepala


" Yang lain pada sibuk,," jawabnya singkat


" pacar kamu??"


" siapa?" tanya Naura


" wah... ternyata kamu play girl juga ya,sampai lupa pacar yang mana,,hehe" ucap Arkan terkekeh


" bukan begitu....malahan gue ngerasa kalau nggak punya pacar makanya nanya"


" terus Arya??"


" dia sendiri yang ngeklaim gue pacar nya,,karena sebuah tanda tangan gue nerima ajakan konyol nya,Lo sendiri kenapa sendirian biasanya selalu ada ekor nya" sindir Naura


" ck...enak banget jadi cowok,bisa seenak nya mutusin kalau nggak cinta.."


" menjalani suatu hubungan harus dengan senyuman dan perasaan,kalau tiap hari cuma hanya pertengkaran kenapa harus di pertahankan,hanya membuat jadi penyesalan" jelas Arkan


" kaya' gue ya..." ucap Naura pada diri nya sendiri


" aku juga,,makanya aku lepas,mungkin dia bisa bahagia dengan yang lain"


" temenin gue ngopi yuk,hitung-hitung ngilangin suntuk kamu?" ajak Arkan


" boleh,gue juga kuliah sore,ntar Antarin kesini lagi ya" jawab Naura berdiri


mereka pergi dengan mobil Arkan menuju kafe yang tidak jauh dari kampus

__ADS_1


" jangan bilang Lo mau deketin gue buat cari tau Arini" tebak Naura saat mereka sudah duduk di sudut kafe dan memesan minumannya


" hehehe....ternyata kamu perempuan yang smart bisa menebak isi kepala ku" kekeh Arkan


" tapi sayang nya kamu harus mengubur semua keinginan mu,Arini sudah milik orang...!!! jelas Naura


" seriously...."


" yes ,,,bahkan sangat serius...dia menikahi papi ku" jawab Naura cuek


" huks...huks..." Arkan terbatuk saat menyesap kopi nya yang baru datang


" panas?" tanya Naura sedikit cemas


Arkan menggelengkan kepala


"pasti dalam pikiran mu papi ku tua,kalau iya,salah besar...papi ku masih mudah dan gagah..." sanggah Naura cepat menepis pikiran Arkan


" kenapa bisa Arini menikahi papi mu?"


" cinta....mereka saling mencintai,jadi tidak ada salah nya menikah"


" ck..ternyata aku kalah cepat..." gumam Arkan


" ternyata beda usia tidak mengurangi rasa cinta seseorang ya" lanjut Arkan


cukup lama Naura berbincang dengan Arkan saat mereka hendak pulang Naura menangkap sosok Arya sedang duduk berdua bersama perempuan cantik


" jadi ini yang dia bilang ada urusan" gumam Naura sambil berjalan meninggalkan Kafe

__ADS_1


__ADS_2