Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
Bulan madu


__ADS_3

Intan hanya bisa berpasrah dengan apa yang akan di lakukan suaminya di tolak juga akan percuma,,


Intan berpikir dia harus bisa mengimbangi gaya hidup Bram,dan harus bisa memanjakan suaminya ini,toh saat ini derajat nya lebih tinggi dibandingkan wanita do luaran sana yang menginginkan suaminya...


Intan ingin meminta bunda Arini untuk mengajarkan nya,karena dia tidak ingin suaminya ini berpaling pada perempuan lain,Intan menjadikan Arini sebagai panutan nya berumah tangga karena mereka seumuran dan mendapatkan suami sama-sama dewasa..


besok saat Bram ke kantor Intan ingin bertemu dengan Arini untuk membahas mantan pacar Bram yang berusaha masuk dalam rumah tangganya...


selesai mendapatkan keinginan nya Bram terbaring lemas di sebelah Intan dan memeluk istrinya ini...


" mas...bangun,,mandi yuk,aku gerah... Asar dulu,tadi kita sudah meninggalkan Zhuhur..." ujar Intan menggosok pelan lengan Bram


"sayang..." panggil Intan lagi mencium pipi Bram


Bram membuka matanya dan tersenyum,tanpa bicara dia mengangkat tubuh Intan dan membawa nya ke kamar mandi


****


sepasang pengantin baru ini keluar dari kamar untuk makan malam

__ADS_1


" yank,mau makan malam di luar apa di rumah?" tanya Bram


" di rumah saja mas,kasihan bik ida sudah masak banyak,masa' mau makan di luar siapa yang akan makan nanti makanan nya banyak" jawab Intan sambil bergelayut di lengan Bram


" kamu kesepian nggak yank di rumah,kalau aku kerja?" tanya Bram


" ya pasti kesepian mas,tapi kan bisa main kerumah bunda Arini di sana rame,di jamin nggak bakal kesepian yang ada kepusingan" ucap intan terkekeh


" yank..kita program anak kembar mau?" ucap Bram


" kenapa mesti kembar mas?" tanya Intan


" kamu tidak mau punya anak banyak mas?


" nggak,,,cukup dua saja,mas tidak mau kamu menanggung sakit melahirkan"


" tapi itu lah perjuangan wanita mas, tidak baik menolak rezeky,kalau memang tuhan memberikan 4 atau 5 apa salah nya,biar rumah kita ramai"


" tidak...cukup dua saja yank,mas tidak ingin di bantah,dua anak cukup membuatmu akan kesulitan nanti nya,apa lagi 4 atau 5 kau akan melupakan ku" tegas Bram

__ADS_1


" jadi takut saingan dengan Anak nih cerita nya,tenang saja mas...kasih sayang ku pada kalian semua sudah ada tempat nya masing-masing,jadi jangan takut...kalau Tuhan percaya pada kita jangan menolaknya sayang" bujuk Intan


" sebelum kita berangkat bulan madu,kita kontrol dulu yank pada Dokter kandungan,apa tidak masalah membuat nya tiap hari nanti"


" ha...yang benar saja mas, masa selama di sana kita berkurung di kamar,itu nama nya bukan liburan" cebik Intan


" siapa yang mau liburan,kan mas sudah bilang kita akan bulan madu,Bagas dan Arini pun juga bulan madu kesana untuk membuat adik Daffa,jadi kamu tidak perlu membawa banyak pakaian karena di sana tidak butuh pakaian"


" kenapa isi otak mu selalu itu mas,tidak usah Liburan lah kalau begitu,cukup di rumah saja,kan juga bisa berkurung setiap hari" kesal intan


" hey...jangan marah yank,,,kan kita bulan madu" bujuk Bram


" bulan madu di rumah saja,,"


" mana seru yank,kita harus mencoba beberapa tempat untuk melakukan nya,agar bisa merasakan sensasi nya" goda Bram yang saat ini tau akan kemarahan Istrinya


ntah kenapa Bram sangat suka melihat wajah Intan yang cemberut menurut nya bertambah imut....


" pergi saja sendiri,,aku di rumah saja" tolak Intan masih kesal..

__ADS_1


"apa semua lelaki begini isi otak nya hanya sel*ngk*n saja" pikir Intan


__ADS_2