
tak terasa mereka sudah sampai di rumah minimalis berlantai dua,rumah Aska terletak di kompleks perumahan elit, suasana nya cukup sejuk membuat betah berlama-lama di sana,saat datang mereka di sambut oleh Bude Sumi, ternyata bude Sumi sudah ada di sana menemani Irene melahirkan...
" Bude sudah di sini?" tanya Arini
" iya,,sehari setelah Irene lahiran bude langsung datang" jawab Bude Sumi ramah
" seperti nya bude mu banyak berubah bun, semoga saja memang tulus" bisik Bagas pada Arini saat bude Sumi mempersilahkan Naura dan Intan masuk
" Vino nggak ikut mas?" tanya Aska yang melihat personil mereka berkurang
" Tami baru juga melahirkan,jadi kasihan di bawa jalan jauh" jawab Bagas
" Kirana dan Rangga mana?" tanya Aska lagi
" seperti nya Kirana sedang hamil muda jadi tak bisa ikut juga" jawab Arini yang semalam menghubungi Kirana tetapi sedang tak enak badan
" ayo masuk bun??" ajak Aska
" dimana dedek bayinya?" tanya Naura tak melihat Irene di ruang tamu
"masih di kamar tamu,Irene belum mau pindah keatas,capek kata nya kalau harus naik turun tangga" sahut Aska
" iya dulu Arini juga tidak mau kamar di atas, Wanita kalau sudah mempunyai anak harus lebih ligat lagi,naik turun tangga memakan waktu.. membuat nya lebih memilih di bawah dari pada di atas,hal itu terbukti dalam segala hal" ucap Bagas menatap Arini
__ADS_1
" jangan mengarah kemana-mana pih,,aku masih mau sesekali di atas" sahut Arini tau dengan arti Tatapan Bagas
" hahaha,,,,bukan waktunya membahas urusan rumah tangga" goda Bram
" iya Bram apa kau juga merasakan nya?" tanya Bagas
" hmm....sama tapi aku tak begitu mempermasalahkan nya gas, hitung-hitung aku yang olahraga" canda Bram terkekeh
" makin tua makin jadi ya kalian" potong Intan sedikit kesal
" itu lumrah yank,,,makin tua makin bersemangat....."
Irene keluar dari kamar tamu dan Anak nya di gendong oleh bude Sumi
" cantik apa nya,makin bengkak gini,agak sedikit kurang nyaman" Jawab Irene yang merasa tubuh nya makin berisi
" tambah seksi lo ren,biarin aja...nanti juga kurus sendiri saat sudah sibuk-sibuknya mengurus anak" ucap Arini yang dulu juga merasakan kenaikan berat badan saat hamil
" bude sini aku mau gendong" pinta Naura mengambil bayi Irene
Bude Sumi memberikan nya pada Naura lalu beranjak ke dapur
" benarkah kata mama lebih cantikan dari dedek Vita" Naura memperlihatkan Anak Irene pada Raka dan Raka pun tersenyum mengangguk
__ADS_1
Daffa terus memperhatikan bayi mungil yang di gendong oleh kakak nya itu..
" siapa nama bayi cantik ini?" tanya Arini
" Aira Larasati" jawab Irene
Bude Sumi keluar membawa beberapa cemilan dan minuman di bawa oleh pembantu mereka...
" silahkan di minum,bude kebelakang dulu" pamit Bude Sumi
" seperti nya mertua mu sudah banyak berubah" ucap Bagas pelan pada Aska
"Alhamdulillah mas,,sejak dia tau Irene hidup bahagia dengan ku,dia berubah 180%"
" tapi kau juga jangan terlalu berlebihan memperlakukan nya,karena tau sendiri kan riwayat kehidupan nya dulu"
" iya...Irene bisa mengatur semuanya mas,oh ya apa kabar oma?" tanya Aska
" dia tadi ingin ikut tapi besok ada arisan sosialita nya,nyonya yang satu itu masih asik menikmati waktu tua nya saat ini,,dua bulan lagi kita akan berangkat ke Lombok ka,kau harus mengatur waktu mu dari sekarang agar kita semua bisa berangkat" jelas Bagas
" tenang saja mas,semua sudah aku atur jauh-jauh hari,papa masih bisa membantuku"
" kali ini aku tidak ingin Liburan kita terganggu dengan hal apapun..." ucap Bagas menepuk pundak Aska
__ADS_1