
Rangga sudah menunggu di depan parkiran kantor,,,
saat Kirana keluar,Rangga menarik sudut bibirnya tetapi senyuman itu hilang saat Arya mendekati Kirana...
" kenapa ada Arya" gumam Rangga
Arya mencoba bicara pada Kirana tetapi tidak bisa di dengar oleh Rangga
terlihat Arya mencubit pipi Kirana mesra,lalu pergi...
Kirana mendekati Rangga yang sudah menunggu nya..
" sudah lama?" tanya Kirana
" lumayan...boleh aku bertanya?" ucap Rangga
" apa?"
" kamu punya hubungan apa dengan Arya?"
" kau mengenal nya?"
" ya...dulu Arya kakak tingkat ku di kampus,dia pernah memacari Naura" jelas Rangga
" ha....tapi aku tak pernah tau"
__ADS_1
" sudah lama sebelum kau hadir di keluarga Papi Bagas,kalian punya hubungan?" tanya Rangga lagi
" tidak...aku dan Arya hanya seperti kakak adik" ucap Kirana
" tidak ada hubungan kakak adik yang murni kalau kalian tak punya tali darah,, jangan dekati Arya lagi"
" kenapa?"
" aku tak suka"
" alasannya" kekeh Kirana
" aku menyukai mu" ucap Rangga tegas
" aku tak ingin bersaing lagi bersama Arya,aku menyukai mu dari awal bertemu,mau kah kau menjadi kekasihku?" tanya Rangga lagi
" aku tak pantas menjadi kekasih orang seperti mu,aku bukan siapa-siapa,tak punya keluarga,nanti keluarga mu malu"
" aku tak peduli....saat ini aku menyukai mu" tegas Rangga
" beri aku waktu untuk memikirkan nya" jawab Kirana menunduk
" baiklah.....ayo kita pulang" ucap Rangga membuka pintu mobil nya
***
__ADS_1
malam ini Kirana duduk di teras belakang menatap bintang yang menghiasi langit malam...
" boleh aku duduk?" tanya Arini
" boleh...." jawab Kirana
" sedang apa??"
" aku mengingat keluarga ku bun,, setelah kepergian mereka aku sempat takut merasa sendiri,tetapi aku salah...aku masuk di keluarga yang sangat indah yang tak pernah ku temui di keluarga ku,tapi aku tak pernah menyesal memiliki mami seperti mami Karin,,dia sudah berjuang melahirkan ku ke dunia...." jelas Kirana panjang lebar
" hmmm....kita tak boleh menyesali terlahir di dunia ini , mau itu dari rahim siapa...karena kita bisa merubah semua keadaan jadi lebih baik,hanya wajah yang tak bisa di rubah, perilaku bisa...kalau kita baik pada semua orang,pasti orang akan baik juga pada kita" ucap Arini
" kamu tau aku juga harus berterima kasih kepada mami mu,karena dia meninggal kan papi aku jadi bisa menikah dengan lelaki itu" ucap Arini terkekeh
" tapi kamu baik bun,cantik" puji Kirana
"terimakasih...kamu juga Cantik dan baik,pasti akan mendapatkan suami yang tampan,asal bisa menempatkan diri dan menjadi kan diri mu mahal di mata lelaki" ucap Arini
" maksudnya bun??"
" buat dirimu terlihat di puja lelaki,jangan terlalu dekat jika kalian tak punya hubungan, berteman boleh,tapi sewajarnya.... jangan semua lelaki kau jadi kan teman...tak masalah di bilang Sombong asal berkelas,,karena sebejad-bejad apapun lelaki dia akan menginginkan istri yang baik,dan sholeha...itu lumrah na lelaki itu tak meninggalkan bekas,kita perempuan yang rugi...jadi kamu harus bisa menjaga diri,pacaran pun tak boleh berlebihan....jadi tidak terkesan murahan" nasehat Arini pada Kirana
" jadi aku tak boleh dekat lagi pada Rangga bun?"
" jika kalian ada status boleh,tetapi jangan berlebihan belum halal" Arini menepuk pundak Kirana pelan lalu masuk kedalam rumah...
__ADS_1