Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
obrolan bumil


__ADS_3

Arini menyampaikan berita kehamilan nya pada ibu dan mertuanya semua heboh dan bergembira menyambut kehamilan Arini..


***


" kok bisa bareng ya bun kalian hamil nya?" tanya Tami yang saat ini sedang berada di rumah Arini karena semalam mendapatkan kabar kehamilan Arini


" ya iya lah orang buat nya juga bareng waktu di bali" celetuk Naura yang sedang menyusui Raka


" beda satu bulanan gitu ya bun" sahut Intan yang saat ini sedang menikmati rujak buah nya


" wah seru ya bisa seumur gitu" ucap Tami


"makanya kamu gerak cepat,,biar bisa nyusul Bunda sama Tante intan,kan tambah seru lagi tuh kalian pada buncit berjamaah" ucap Naura terkekeh


" kalau di kasih secepatnya ya Alhamdulillah"jawab Tami


" semoga ya Tam...tapi seru tau kalau kita jalan ke mall berempat perut buncit semua, kumpulan bumil-bumil cantik" ucap Arini ikut terkekeh dengan ucapan nya


" ya kali kalau di bolehin ngemall sama pak suami,mau kesini saja harus ngejalanin serangkaian peraturan" ucap Intan kesal yang makin hari Bram semakin posesif dan banyak aturan

__ADS_1


" memang nya kamu kira kamu saja,papi juga begitu, terlalu takut dia" sahut Arini


" berarti mereka cinta sama kita,nggak isah di perpanjang,anggap saja sedang di karantina sembilan bulan ini,nikmati semua proses nya" ucap Naura


" kamu kenapa nggak ikut hamil ra?" tanya Tami


" Raka masih kecil,kasihan,kalau Daffa sudah mengerti....jadi memang sudah sepatutnya dapat adik,nunggu Raka dua tahun baru produksi lagi"


" pabrik kali produksi" tawa Intan pecah dengan istilah yang di sebut Naura


" jadi persiapan lamaran nya sudah sampai mana?" tanya Arini pada Tami


" Alhamdulillah... semoga kak Vino orang yang tepat untuk kamu Tam,jangan ada lagi air mata di antara kita"ucap Arini


" ya bun,semoga kita semua dalam lindungan Allah dan selalu bahagia ya,,aku jadi nggak sabar nungguin kak Vino sama Tami nikah...!!"seru Intan


" kenapa?" tanya Naura


" pengen bully dia bun,,sesudah malam pertama,dulu dia sering banget ngebully kita,biar dia tau rasanya malam pertama itu gimana"ucap Intan terkekeh

__ADS_1


" kamu harus banyak belajar dari bunda Tam,biar tau cara nya manjain suami itu gimana,apalagi serangan pelakor si luar sana" ucap Naura menakuti Tami


" kak Vino tidak punya mantan pacar yang berbahaya,jadi nggak perlu bersaing" jawab Tami


" siapa bilang nggak punya,punya kok" sahut Intan


" kok dia nggak cerita ntan?" tanya Tami


" mana aku tau,takut kamu marah mungkin" jawab Intan santai


" aku harus tanya semua mantan nya biar aku siap dengan pelakor di luar sana" gumam Tami


" kalau kita manjain suami kita,dan mengurus nya dengan baik inssallah susah di deketin pelakor,lagian suami-suami kita bukan tipe lelaki mata keranjang dan tukang selingkuh,jadi sebisa mungkin kita yang jaga aset kita sendiri agar dia nggak merasa bosan dengan kita...." jelas Arini


" selingkuh penyakit yang nggak bisa sembuh,jadi kalau sudah terbukti sekali nggak usah di maaf kan,langsung tinggalin aja karna nggak akan menutup kemungkinan akan ada yang kedua,dan ketiga" ucap Naura


" untung dulu Arkan nggak selingkuh ya ra" goda Arini


" iihhh.... amit-amit bun,jangan sampai" jawab Naura cepat

__ADS_1


__ADS_2