Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
cemburu


__ADS_3

pelakor hanya di jadikan bumbu saja ya pembaca sekalian...tenang Om Bram tidak akan berpaling....cinta nya sudah mentok pada Intan..


yang bilang cerita Intan lebih menarik di banding Naura karena Intan menikah dengan om duda,kan sudah di jelaskan sama bunda Arini menikahi duda itu seperti naik rollercoaster,ada naik turun nya dan ada tegang nya,kalau yang seumuran mengalir seperti air kurang greget,,yang mau cerita Tami menarik juga dukung sama Vino saja...yang dewasa lebih menantang..😂😂🙏


****


sementara itu di kamar pengantin baru ini desahan bersahut-sahutan, benar saja Bram tidak memberikan waktu untuk istrinya keluar kamar,sampai sore mereka masih melakukan nya, tetapi tetap di berikan jeda Oleh Bram..


" yank...belajar lebih cepat lagi menggerakkan pinggulnya kalau di atas" ucap Bram setelah mereka menyudahi acara penyatuannya untuk kedua kali nya


" hmmm....tapi aku masih belum terbiasa mas"


" makanya biasakan main di atas, lama-lama juga akan jago"


" enak di kamu donk,dapat enak nya tanpa bekerja" protes Intan


" hahahha..... sama-sama enak Yank,kan kamu juga keluar,kalau aku keluar sendiri baru kamu protes" Bram menggigit hidung Intan gemas

__ADS_1


" sakit mas" rengek Intan Manja


" yank....kemarin aku bertemu mantan pacar ku di Jakarta" ungkap Bram jujur


" lalu??" tanya Intan bangkit untuk duduk


" dia meminta maaf padaku dan mengajak berteman,aku takut ada yang mengenaliku dan melaporkan nya pada mu" ucap Bram yang dari tadi kepikiran


" terus?"


" baiklah.....tidak masalah" jawab Intan berbaring kembali


" yank...kamu tidak marah atau cemburu?" tanya Bram heran melihat reaksi istrinya hanya biasa-biasa saja


" kamu mau nya aku bagaimana? marah tak jelas?" ujar Intan


" tidak seperti itu juga yank"

__ADS_1


" bohong kalau aku tidak cemburu mas,bohong kalau aku tidak marah,tetapi aku mencoba untuk tidak terpengaruh,agar hubungan kita tetap harmonis,apalagi itu bukan kesalahan mu,bukan kamu yang ingin menemui nya,kalian bertemu tanpa di sengaja dan kamu juga sudah menolaknya kan" ucap Intan


" dari mana kamu tau kami bertemu tidak sengaja,bisa saja aku berbohong padamu, sebegitu percaya nya kamu pada ku yank..." uji Bram


" mas,, walaupun kita menikah bisa di hitung pake jari,tapi aku sudah melihat kesungguhan mu,lelaki mana yang mau berkorban menikahi wanita ber penyakitan seperti ku,lelaki mana yang mau memberikan harta nya untuk ku,dan memberikan kesenangan serta kebahagian nya untuk ku,kalau hanya minta balasan tubuh masih banyak tubuh perempuan yang lebih cantik dan bagus dari pada aku,tetapi kamu memberikan nya semua untuk ku,jadi apa yang harus aku ragu kan, cemburu hanya membuat ku tersiksa sendiri,tetapi jangan di bilang aku tak mencintai mu karena tak cemburu,aku orang pertama yang akan memotong ini mu kalau kau berani macam-macam" Ancam Intan sambil meremas junior Bram


" aww....sakit yank, jangan di remas begitu,di elus atau di cium" rengek Bram manja


" aku tidak akan pernah menyia-nyiakan berlian di rumah ku demi batu kali di luar sana,lagi pula lebih baik menunggu anak dari perut mu dari pada harus menghidupi anak orang lain" ucap Bram memeluk tubuh polos Intan


" tidak boleh begitu,mana tau nanti kalian berjodoh" goda Intan


" amit-amit jabang bayi yank,aku ingin setia sampai akhir hayat bersama mu"


" yank,sekali lagi" pinta Bram menindih tubuh Intan


Intan hanya bisa pasrah menerima serangan dari suami nya ini,, kekuatan Bram benar-benar membuat Intan geleng kepala untung saja tadi dia sudah makan banyak,jadi tidak kehabisan tenaga...

__ADS_1


__ADS_2