Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
penjelasan Arkan


__ADS_3

setelah selesai membersihkan diri nya Arkan segera menemui Naura...


Arkan membuka pintu kamar Naura dengan sedikit deg deg kan,karena takut Naura menolaknya..


Arkan mengedarkan pandangannya mencari Naura di kamar tetapi tidak ada, terdengar suara gemericik air di kamar mandi,sudah bisa di pastikan kalau Naura sedang mandi,tak lama kemudian Naura keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk melilit di dadanya,Arkan menelan Saliva nya melihat pemandangan indah yang sudah di rindukan nya beberapa hari ini..


" alihkan pandangan mu" kesal Naura


Arkan segera mengalihkan pandangannya,dia tidak ingin Naura kembali marah, tidak mengusirnya saja dari dalam kamar sudah untung bagi Arkan...


setelah memasang pakaian nya Naura duduk di meja hias nya dengan sedikit memasang bedak dan lipstik agar tidak terlihat pucat


" yank...." panggil Arkan Naura tidak bergeming


" yank...maaf kan aku" ucap Arkan lirih


" untuk??" Naura pura-pura tidak mengerti


" aku memang lelaki bodoh yang sudah menyakiti istriku sendiri,tetapi aku bersumpah yank kalau aku tidak pernah selingkuh" ujar Arkan


" yakin??"


" Sangat yakin" Jawab Arkan lantang


" jadi jalan berdua bergandengan tangan itu namanya tidak selingkuh?" tanya Naura


" aku tidak pernah bergandengan tangan yank,mungkin dia yang menggandeng ku"


" kamu tidak menolak nya kan,bahkan menikmati nya" tunjuk Naura pada Arkan


" yank,aku punya alasan untuk semua itu"


" apa alasannya karena kamu masih mencintainya, menyesal sudah berpisah dengan nya,kalau iya cerai kan aku" bentak Naura


" yank,,jangan bicara sembarangan,aku tidak ingin berpisah darimu,aku sangat mencintaimu" Arkan memeluk tubuh Naura yang mulai bergetar menahan tangisnya

__ADS_1


" cinta kamu bilang,tidak ada cinta jika masih mampu berkhianat"


" sudah berapa kali aku bilang aku tidak pernah berkhianat,aku tidak pernah selingkuh" tegas Arkan


" lalu apa yang aku lihat dengan mata kepala ku,tidak berkhianat tidak berselingkuh,pergi malam-malam meninggalkan ku bertemu dengan nya,menemani nya periksa kandungan kerumah sakit,apa namanya..ha...apa namanya? mendua....."pekik Naura emosi melepaskan pelukan Arkan


" dari mana kamu tau itu ra?" tanya Arkan heran


" ck...aku mengetahui semuanya,kenapa kamu kaget sudah ketahuan,aku semakin jijik dengan mu" maki Naura


Arkan memegang tangan Naura dan di tepis oleh Naura


" yank,,,maafkan aku sudah melukai hati mu,tetapi aku tidak pernah berselingkuh,saat itu aku sudah menabrak nya" jelas Arkan


" jangan berbohong lagi dengan ku,aku sudah meyakinkan hati ku untuk tidak akan menangis melepas mu" ucap Naura duduk di atas Ranjangnya


" sumpah yank,saat aku ingin menjemput mu di rumah papi,ada klien yang ingin minta bertemu, selesai dari sana,aku buru-buru ingin menjemput mu,tapi karena kurang fokus aku menyerempet Sinta yang sedang ingin menyebrang jalan membuat tulang kaki nya cidera" jelas Arkan


" karena aku merasa bersalah jadi aku mengantar nya berobat ke dokter,tetapi dokter meminta dia untuk bedrest total,karena di rumah nya tidak ada siapapun juga jadi aku membantu nya"


" soal itu aku minta maaf yank,karena dia memaksa ku,kalau aku tidak kesana dia yang akan ke apartemen kita,aku tidak ingin ada keributan,apalagi aku tau kamu sangat membencinya,makanya aku sembunyikan semuanya dari mu,aku takut kamu salah sangka tetapi malah begini jadinya" ujar Arkan meremas rambutnya sendiri


" soal di rumah sakit??"Tanya Naura


" itu kontrol terakhir nya,jadi aku menemani nya hari itu,semua nya murni karena merasa bersalah saja yank,tidak ada perasaan lain,sumpah yank.....dia hanya memegang tangan ku karena takut terpeleset saat itu" jelas Arkan lagi


" tapi kamu tidak menikmati nya?"tukas Naura


" mana ada yank,aku merasa jijik saat itu tapi mau bagaimana lagi,aku ingin memastikan dia benar-benar sehat agar bisa terbebas dari nya"


" tapi dari mana kamu tau itu semua yank,jadi kamu mengira aku memeriksa kandungan dengan Sinta?"


" naluri seorang istri yang teraniaya itu kuat,sepandai apa pun kamu menyembunyikannya bangkai pasti akan tercium juga"


" memangnya Sinta mayat yang harus aku sembunyikan,tetapi aku serius yank dari mana kamu tau semuanya?" tanya Arkan penasaran

__ADS_1


" aku mengikuti mu,,,,puas....!!!" pekik Naura malu dengan tuduhannya dan juga masih kesal dengan Arkan


" berarti kamu benar-benar mencintai ku yank,aku minta maaf sudah menyembunyikan nya dari mu"Peluk Arkan


" soal parfum yang menempel di baju mu itu parfum siapa?" tanya Naura lagi


" mungkin saat aku menolong Sinta,karena sesudah aku serempet dia tidak bisa berjalan,jadi aku papah kemobil,mungkin parfum nya menempel" jelas Arkan


" jadi mulai dari parfum itu kamu curiga?" tanya Arkan dan diangguki oleh Naura


" sekarang bagaimana keadaan nya?"


" kata dokter sudah mulai membaik,jadi aku tidka perlu menjenguk nya lagi,sejak kejadian dia masuk penjara orang tuanya meninggalkan nya yank,kini dia hanya hidup sebatang kara"


" jangan bilang kamu kasihan dan ingin menjadikan nya istri kedua" tuduh Naura


" astagfirullah yank,aku tidak pernah berniat mencari istri lagi,kamu saja satu sudah membuat ku pusing karena kalau merajuk menakutkan"


" jadi aku menyusahkan mu?"


" kan salah lagi....nggak....bukan begitu,aku terlalu takut kehilanganmu yank,jangan pergi lagi,kita pulang kerumah ya yank,aku merindukan mu" peluk Arkan


" maafkan aku karena terlalu sibuk kemarin,tapi mulai hari ini aku janji akan selau ada waktu untuk mu,aku tidak ingin kamu tinggal lagi,tidak enak tidur memeluk guling yank" keluh Arkan


" salah sendiri kenapa kamu tidak jujur dari awal"


" aku takut kamu marah karena aku tau kamu sangat membenci Sinta"


" tapi aku heran kenapa kamu tiba-tiba bisa menabrak dia hari itu" ucap Naura


" aku juga tidak tau yank, tiba-tiba dia ada saat aku hendak menjemput mu,tidak usah di pikirkan lagi yank membuat kepala ku pusing,yang penting saat ini masalah sinta sudah selesai" jelas Arkan lagi


" kalau dia masih menghubungi mu, beritahu pada ku,biar aku yang membereskan nya,dengan cara ku" pinta Naura


" iya...aku tidak akan menyembunyikan apapun lagi dari mu yank,aku sudah kapok yank kamu tinggalkan" Bisik Arkan sambil menggigit daun telinga Naura gemas

__ADS_1


__ADS_2