Sahabatku Anak Ku

Sahabatku Anak Ku
kehidupan berwarna


__ADS_3

Bram memeluk dari belakang tubuh Intan yang sedang berbaring di ranjang...


" yank...maaf kan mas,mas tak bermaksud untuk menyakiti mu apalagi mendua,,mas tak bisa lagi mengelak saat dia menangis dan memohon,mas manusia biasa yank, memiliki rasa iba" jelas Bram mencium tengkuk Intan


Intan pura-pura memejamkan matanya dia ingin melihat seberapa sabar Suaminya ini membujuk dirinya..


" kamu tau sejak bertemu dengan mu di rumah Bagas mas sudah langsung tertarik,mas jarang langsung menyukai seseorang yank,tapi dengan mu berbeda,hidup dengan mu juga penuh warna..apalagi setelah memiliki si kembar,mas merasa menjadi lelaki sempurna dan paling beruntung memiliki istri yang cantik dan anak yang lucu..jangan mempersulit keadaan yank,kamu bagaikan nyawa untuk ku,,di saat kamu diam mas serasa ingin berhenti bernafas" pelukan Bram semakin erat


" sejak kapan kamu belajar menggombal mas??" tanya Intan membuka mata nya


" ini bukan gombal tapi ini isi hati ku"


" aku hanya takut mas,takut kamu goyah,,mungkin kali ini kamu di hadapkan dengan Monica,tetapi kedepannya siapa yang tau kalau kamu bakal di hadapkan dengan perempuan muda dan cantik di luar sana" ungkap Intan


" kalau satu Monica saja kamu sudah merasa iba, bagaimana dengan monica-monica yang lain....aku bukan nya tak boleh kamu mempunyai sifat sosial antara sesama,tetapi ada batasan nya,,aku menyukai cara kamu menghadapi Mila,tetapi kenapa bersama Monica kamu luluh" lanjut Intan


"Monica hanya bilang dia sedang sakit yank,aku juga tak mengiyakan permintaan nya untuk menjadi adikku,aku tau diri antara lelaki dan wanita dewasa tidak akan mungkin ada rasa keluarga bila tak ada tali darah" ucap Bram

__ADS_1


" jadi kenapa kamu membiarkan dia memeluk mu?dan tak langsung menolak" cecar Intan


" kamu keburu datang,aku belum sempat menolak nya" jawab Bram


" jika aku tak datang cuma ada dua kemungkinan kalian berpelukkan lama dengan kamu akan luluh dalam dekapan nya"


" jangan sembarangan...aku tak mungkin mengkhianati mu,rasa pelukan nya saja sudah beda" ungkap Bram


" beda bagaimana??? enakan dia?" tanya Intan melotot


" jauh enakan pelukan dengan kamu" Bram membalikkan tubuh Intan menghadap pada nya dan melu*mat bibir yang membuat nya candu


***


" bagaimana kabar Intan bun?" tanya Bagas


" sudah membaik pih,,kenapa?"

__ADS_1


" hanya prihatin pada Bram jika Intan masih marah pasti Bram tak kan menikmati Liburan ini"


" bukan hanya om Bram kita juga,tidak seru jika salah satu di antara kita dengan mood yang berbeda,semua liburan yang di rancang gagal total, hari ini saja mau belanja jadi gagal nunggu si nyonya itu baikan" jelas Arini


" kenapa perempuan sangat mudah cemburu bun?" tanya Bagas menarik Arini di dekapan nya,saat ini posisi mereka sedang di atas ranjang


" bukan hanya perempuan, Lelaki pun juga begitu,aku tanya kalau aku di peluk oleh mantan pacar atau gebetan kamu marah nggak?" tanya Arini


Bagas mengigit kecil hidung Arini" ya marahlah....jangan kan Pelukan mengagumi lelaki lain saja aku marah" jawab Bagas


" lebih parah kan cemburu nya dari wanita...!!! kami para wanita ini juga tak suka jika milik kami di ganggu pih"


" tapi aku salut pada kalian benar-benar sudah bertransformasi menjadi dewasa,aku saja terkadang tak menyangka bisa takhluk pada bocah remaja seperti mu" Bagas mencolek hidung Arini gemas


" bocah seperti ini sudah menghasilkan dua bocah Lo pih,,,dan bocah seperti ini bisa membuat mu terbang kebulan"goda Arini menyembunyikan kepalanya di bawah leher Bagas dan menggigit kecil


" bun...geli"rengek Bagas

__ADS_1


" kamu harus buktikan ucapan mu bun bisa.membawaku ke bulan"ujar Bagas terkekeh


__ADS_2